Mother&Baby Indonesia
Jangan Panik! Ini Fase Ajaib Anak saat di Bawah 1 Tahun

Jangan Panik! Ini Fase Ajaib Anak saat di Bawah 1 Tahun

Saat masih bayi, rasanya Si Kecil tidak banyak melakukan hal-hal yang berbahaya ya, Moms. Tapi, tiba-tiba ia mulai mengenal benda-benda di sekitarnya hingga ingin memegang dan memainkannya. Padahal, benda-benda tersebut bisa berisiko melukainya.

Hal-hal seperti ini tentu akan membuat Moms panik, apalagi Si Kecil masih mengalami fase tumbuh kembang dasar. Namun, jangan khawatir, Moms! Sebab kelima hal ajaib berikut ini, yang biasa dilakukan anak pada usia di bawah 1 tahun, sangat wajar terjadi dan bahkan menjadi tanda ia mengalami tumbuh kembang yang baik.

1. Memasukkan apa saja ke dalam mulutnya (3-4 bulan)

Saat Si Kecil berusia antara 3-4 bulan, mulai timbul rasa penasaran terhadap sesuatu yang tertangkap indranya. Mulai dari penglihatan, pendengaran, perasa, penciuman, dan sentuhan, semua indra ini sedang ia kenali lebih dalam, dengan menggapai, memegang, hingga memasukkan apa saja yang ia temukan ke dalam mulutnya.



2. Menjatuhkan barang berkali-kali (6 bulan)

Karena masih bayi, pergerakan tangan Si Kecil saat menggenggam suatu barang memang belum sempurna. Alhasil, ia akan sering menjatuhkan suatu benda yang ada di tangannya berkali-kali. Nyatanya, pada saat ini ia sedang mempelajari konsep ‘objek permanen’ atau menyadari segala sesuatu tetap ada walaupun tidak terlihat.




3. Berteriak ketika ada orang baru memegangnya (7 bulan)

Mulai di usia 7 bulan, Si Kecil sudah tampak tidak nyaman hingga berteriak ketika bertemu atau disentuh orang baru. Hal ini menandakan bahwa ia sudah mengalami fase memahami orang-orang yang ia kenali dan tidak ia kenal di sekitarnya.

4. Makan berantakan hingga belepotan (7-9 bulan)

Lepas usia 6 bulan, Si Kecil memang sudah mulai dikenalkan dengan MPASI. Ketika Moms ingin melatih kemampuan motorik halusnya, ia pun bisa mengenggam makanan sebagai mainannya. Moms tidak perlu kaget atau bahkan marah saat hal ini terjadi. Wajar jika bayi makan sampai belepotan, sehingga Anda harus ekstra sabar dalam mengatasi kondisi ini, ya.

5. Menangis ketika melihat Moms pergi (9 bulan ke atas)

Sudah berada di usia 9 bulan, Si Kecil pun mulai mengenal konsep perpisahan hingga menimbulkan perasaan cemas. Tandanya, ia bisa menangis hingga histeris saat Moms pergi, meski hanya sekadar ke kamar kecil. Jika sudah begini, Anda bisa mengajak bicara anak secara perlahan mengenai perpisahan sesaat yang sebenarnya tak perlu ditangisi. (Vonia Lucky/SW/Dok. Freepik)



Tags: bayi