Mother&Baby Indonesia
Kesalahan yang Dilakukan Orang Tua saat Menidurkan Bayi

Kesalahan yang Dilakukan Orang Tua saat Menidurkan Bayi

Moms yang memiliki bayi tentu paham benar bahwa Si Kecil punya siklus tidur yang berbeda, terutama pada masa awal-awal kelahirannya. Bisa jadi ia terbangun saat tengah malam untuk menyusu sehingga Anda harus bangun bahkan terjaga hingga dini hari.

Memang, bukan pekerjaan ringan membuat bayi tertidur dengan nyaman hingga pagi hari. Perlu trik khusus untuk tahu cara melakukannya. Bahkan, tak jarang sebagian orang tua masih melakukan sejumlah kesalahan saat menidurkan bayi.

Melansir Mirror, seperti dikutip dari Okezone.com, berikut beberapa kesalahan umum yang sering dilakukan orang tua untuk menidurkan bayinya.



1. Mengatur harapan terlalu tinggi

Memang, ada bayi yang mulai terbiasa dengan siklus tidur orang dewasa setelah usia beberapa minggu. Akan tetapi, Moms juga perlu tahu bahwa setiap bayi itu berbeda dan bukan berarti perkembangan bayi terkait waktu tidur akan sama dengan bayi lainnya.

Sebagian besar bayi tidak bisa tidur sepanjang malam tanpa menyusu sampai setidaknya usia tiga bulan. Selain itu, banyak juga yang bangun untuk menyusu sampai setidaknya berusia enam bulan. Karena itu, hindari berekspektasi terlalu tinggi pada bayi Anda. Sebaliknya, kenalilah dengan seksama kebiasaan Si Kecil saat ia tidur untuk memudahkan Anda, Moms.

2. Menunggu terlalu lama untuk meletakkan bayi di tempat tidur 

Banyak orang tua percaya bila mengajak bayi mereka bermain sebelum waktu tidur dapat membuat bayi lelah dan cepat tertidur. Tapi sebenarnya ini adalah pemikiran yang salah karena waktu tidur bayi tetap tidak boleh terlambat.

Bayi memang merasa lebih sulit tertidur dan cenderung bangun lebih awal. Namun sebaiknya tetap letakkan bayi di tempat tidur bila sudah waktunya. Jangan menunggu sampai Si Kecil menguap atau memejamkan mata untuk meletakkannya di tempat tidur.



3. Mengandalkan gerak untuk membuat bayi tertidur 

Hal ini sering dilakukan oleh para orang tua. Mereka sering mengayun-ayunkan bayinya untuk membuatnya tertidur. Tapi sebenarnya ini bisa menjadi perangkap berbahaya. Jadi kurangi rutinitas tersebut setiap malam karena kurang praktis.

4. Overstimulasi bayi menjelang tidur 

Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya, banyak orang tua yang menunggu terlalu lama untuk meletakkan bayinya tertidur dan malah mengajak bermain. Hal ini sebenarnya bisa membuat bayi mendapatkan overstimulasi dan malah semakin bersemangat. Akibatnya bayi lebih sulit tertidur.

Cobalah untuk memasang lagu pengantar tidur agar bayi terangsang untuk memejamkan mata. Hindari benda-benda bercahaya seperti ponsel dan lampu karena dapat membuat otak bayi bekerja sehingga menjadi terjaga.

5. Melewatkan rutinitas tidur bayi 

Rutinitas sangat penting untuk semua orang, termasuk bayi. Tak sedikit orang tua yang beranggapan bila bayi masih terlalu kecil untuk memperhatikan rutinitas. Justru sebaliknya, rutinitas dapat membuat bayi mempelajari tindakan yang seharusnya dilakukan. Sebagai contoh, bila orang tua menidurkan bayinya setelah mandi, maka lama kelamaan akan terekam dalam otak bayi jika habis mandi mereka harus tidur. (M&B/SW/Dok. Freepik)



Tags: bayi,   bayi tidur,   menidurkan bayi










Cover April 2020