Mother&Baby Indonesia
Bayi Baru Lahir dipakaikan Pelindung Wajah Cegah Corona

Bayi Baru Lahir dipakaikan Pelindung Wajah Cegah Corona

Saat ini dunia sedang disibukkan dengan pandemi virus corona. Banyak wilayah di berbagai negara melakukan karantina atau lockdown guna mencegah perkembangan virus berbahaya tersebut. Virus ini memang bisa menyerang siapa pun, tak terkecuali bayi yang baru lahir.

Untuk mencegah hal itu, sebuah rumah sakit di Bangkok, Thailand, memberikan bayi yang baru lahir pelindung wajah atau face shield mini guna menghindari bayi-bayi imut tersebut terinfeksi virus corona. Face shield ini menutupi seluruh area wajah bayi dengan plastik transparan. Bukan hanya bayi, perawat yang bekerja di sana juga memakai pelindung wajah untuk mencegah infeksi.

Foto-foto bayi yang memakai face shield ini pun langsung viral di media sosial. Banyak netizen yang memberikan komentar. Menurut mereka bayi-bayi tersebut jadi semakin terlihat menggemaskan saat dipakaikan face shield.



Mengurangi Risiko Bayi Terpapar Virus

Inisiatif serupa juga diterapkan di Rumah Sakit Ibu & Anak (RSIA) Tambak, Pegangsaan, Jakarta. Bayi yang baru lahir di rumah sakit tersebut langsung dipakaikan face shield atau pelindung wajah, guna mencegah mereka terpapar virus corona. Ini merupakan langkah baru dan akan diterapkan sepanjang masa pandemi COVID-19 di rumah sakit ini.


Menurut dokter spesialis anak RSIA Tambak, dr. Anisa Rahmadhany SpA, seperti dikutip dari Liputan6.com, inisiatif tersebut dibuat pihak rumah sakit sebagai upaya proteksi guna mencegah penularan virus corona pada bayi, dengan tidak melupakan proteksi utama yang harus tetap dilaksanakan, yaitu perawat, dokter, dan orang tua harus mengenakan masker, tetap mencuci tangan menggunakan sabun di air mengalir atau hand sanitizer, serta membatasi kunjungan.

Memang, sejauh ini belum ada rekomendasi khusus penggunaan face shield pada bayi baru lahir. Bahkan, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) belum merekomendasikan penggunaan masker atau pelindung apa pun pada bayi. 

Walaupun begitu, pelindung wajah ini diharapkan bisa mengurangi risiko bayi terpapar droplet dari orang yang tampak sehat tapi sebenarnya sudah memiliki virus corona. Sementara pemakaian masker pada bayi untuk melindungi mereka dari paparan virus dirasakan sulit karena akan membuat bayi merasa tidak nyaman dan malah berisiko mengalami sesak napas.



Face shield yang ada di RSIA Tambak merupakan produksi sendiri, karena memang belum ada rekomendasi resmi, sehingga tidak semua rumah sakit menggunakannya untuk bayi yang baru lahir. Bahan-bahan yang digunakan cukup sederhana dan aman untuk bayi, yaitu plastik mika berukuran tebal, dan pinggirannya dipastikan tumpul sehingga aman dan tidak melukai bayi.

Inisiatif dari rumah sakit tersebut membuat para ibu yang melahirkan anak mereka merasa lebih tenang. Pihak rumah sakit sendiri juga memberikan pelindung wajah yang bisa dibawa pulang, jadi mereka tetap bisa memakaikannya pada Si Kecil di rumah kapan pun dirasakan perlu.

Memang, sejak meluasnya wabah virus corona, banyak ibu hamil yang merasa khawatir saat harus menghadapi persalinan nanti, Belum lagi kecemasan apakah Si Kecil nanti bisa tertular virus tersebut saat di rumah sakit.

Baca juga: Melahirkan saat Pandemi, Benarkah Tidak Boleh Ditemani?

Untuk menghilangkan kekhawatiran dan kecemasan Moms yang ingin melahirkan dalam waktu dekat, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter dan rumah sakit tempat Anda rencananya akan melahirkan, bagaimana proses persalinan nanti, karena mungkin saja akan ada peraturan dan kebijakan baru yang dibuat seiring adanya pandemi ini. Dengan rajin berkonsultasi, diharapkan hal tersebut bisa mengurangi kekhawatiran Anda, Moms. (M&B/SW/Dok. Instagram @jktinfo, Antara/Rivan Awal Lingga)



Tags: bayi,   bayi baru lahir,   face shield,   pelindung wajah,   virus corona,   pandemi,   covid-19