Mother&Baby Indonesia
Moms, Ini 5 Penyebab Bayi Lahir Melewati HPL

Moms, Ini 5 Penyebab Bayi Lahir Melewati HPL

Semua ibu hamil pasti menantikan momen ketika melihat dan menggendong sang buah hati untuk pertama kalinya setelah proses persalinan usai. Pada umumnya, ibu hamil akan menjalani masa persalinan ketika kehamilan sudah berusia sekitar 38-42 minggu.

Namun, bagaimana jika bayi Anda belum juga lahir pada minggu ke-42 atau lebih? Ada beberapa kemungkinan penyebab bayi lahir melewati tanggal prediksi hari perkiraan lahir (HPL). Apa saja penyebabnya? Simak penjelasannya berikut ini, Moms.

1. Kehamilan Anak Pertama

Apakah ini kehamilan pertama buat Anda? Jika ya, mungkin saja itu bisa menjadi salah satu penyebab bayi belum juga lahir melewati hari perkiraan lahir (HPL), karena berdasarkan hasil penelitian di Amerika Serikat, ditemukan bahwa kelahiran anak pertama cenderung melewati tanggal prediksi. Hal ini diduga karena pengaruh stres dan hormon yang menyebabkan ibu melahirkan melewati tanggal yang diperkirakan.



2. Adanya Kelainan pada Janin

Adanya kelainan pada janin juga bisa menjadi salah satu penyebab bayi lahir lewat dari hari perkiraan lahir (HPL), misalnya, sindrom Down, sindrom Edward, atau kelainan genetik lainnya. Untuk mencegah hal ini terjadi, Anda disarankan untuk selalu rutin melakukan pemeriksaan kandungan dan menjaga kondisi kehamilan sebaik mungkin.

3. Ibu Mengalami Obesitas

Saat hamil, berat badan baiknya memang meningkat, tetapi Anda perlu memperhatikan agar tidak mengalami kenaikan berat badan secara berlebihan. Mengapa? Karena ibu hamil yang mengalami kenaikan berat badan secara berlebihan atau bahkan mengalami obesitas dapat menyebabkan keterlambatan waktu persalinan. Oleh karena itu, perhatikan nutrisi makanan yang dikonsumsi, cukupi kebutuhan cairan tubuh, dan miliki kualitas tidur yang baik. 



4. Perhitungan Usia Kehamilan Kurang Tepat

Salah satu penyebab bayi lahir melewati hari perkiraan lahir (HPL) adalah adanya perhitungan usia kehamilan yang kurang tepat. Kondisi semacam ini cukup sering terjadi, di mana ibu hamil tidak mengetahui secara pasti kapan masa haid yang pertama dan yang terakhir, sehingga keliru memperkirakan waktu persalinan. Untuk menghindari kekeliruan ini, Anda bisa melakukan cek USG agar waktu perkiraan lahir bisa lebih akurat.

5. Perubahan Posisi Janin

Janin di dalam kandungan tentu dapat berubah posisi setiap saat. Namun, ketika posisi bayi tidak kunjung berada di jalur persalinan meskipun sudah memasuki usia kehamilan 38-42 minggu, maka ini bisa menjadi salah satu penyebab bayi lahir lewat dari waktu yang diperkirakan. Hal ini tentu membuat persalinan Anda harus diundur atau Anda bisa memilih proses persalinan caesar.

Jika hal ini mungkin saja terjadi pada kehamilan Anda, tidak perlu merasa cemas berlebihan, Moms. Kuncinya, nikmati dan tetap bahagia selama masa kehamilan. Satu lagi, yakinlah jika akan tiba saatnya Anda melihat dan menggendong sang buah hati. (Fariza Rahmadinna/SW/Dok. Onlyyougj/Freepik)



Tags: ibu melahirkan,   persalinan,   bayi,   hpl,   hari perkiraan lahir










Cover April 2020