Mother&Baby Indonesia
Rekomendasi Sabun Antiseptik dan Antibakterial

Rekomendasi Sabun Antiseptik dan Antibakterial

Banyak hal yang dilakukan masyarakat guna menjaga diri agar terhindar dari virus corona. Selain menggunakan masker dan hand sanitizer, semakin banyak orang yang menggunakan sabun antiseptik dan antibakterial saat mandi selama masa pandemi COVID-19 ini.

Sabun antiseptik bukan hal baru di Indonesia. Jenis sabun yang satu ini diyakini mampu bekerja lebih efektif dalam hal membasmi kuman maupun bibit penyakit lainnya.

Seiring dengan berjalannya waktu, semakin banyak merek sabun antiseptik yang dijual di supermarket atau apotek. Berikut adalah sabun antiseptik yang direkomendasikan oleh M&B.



1. Lifebouy Total 10

Anda tentu sudah tidak asing lagi dengan merek sabun antibakterial yang satu ini. Lifebouy sudah sangat populer sejak era 80-an. Sabun cair yang satu ini memiliki cukup banyak varian, mulai yang fungsi sampingannya untuk melembutkan kulit hingga mengatasi bau badan.

Namun untuk mengatasi kuman dan bakteri secara menyeluruh, Anda bisa menggunakan sabun cair Lifebouy Total 10. Sabun ini mengandung ActivSilver+ Formula untuk melindungi pertahanan alami kulit dan melawan kuman penyebab masalah. Selain itu, Lifebouy Total 10 juga mengandung timol yang dikenal sebagai antiseptik alami. Lifebouy Total 10 memiliki kemampuan untuk membersihkan kulit secara mendalam dan menghilangkan kuman yang dapat menyebabkan 10 jenis infeksi kulit.


2. Dettol Moisture

Moms mungkin mengenal Dettol sebagai cairan antiseptik. Tapi merek yang satu ini sesungguhnya punya produk yang cukup beragam, termasuk sabun dan sabun cair antiseptik. Variannya juga banyak. Salah satu produk sabun terbaru dari Dettol adalah Dettol Moisture. Selain memberikan 100% perlindungan terhadap kulit, Dettol Moisture juga mampu melembapkan kulit Anda hingga delapan jam setelah mandi karena mengandung Glycerin. Dettol Moisture telah teruji secara dermatologis. Produk ini memiliki keharuman alpukat serta aloe vera atau lidah buaya. 


3. Biore Guard

Kurang bersih! Hal itulah yang biasa terjadi ketika Moms membiarkan Si Kecil mandi sendiri. Padahal jika mandi tidak bersih, akan terjadi penumpukan kotoran sehingga membuat kulit berdaki.

Dengan Biore Guard Bodyfoam, Moms tak perlu khawatir akan terjadinya penumpukan kotoran atau daki di kulit. Sabun cair yang satu ini memiliki formula yang bisa membersihkan daki tanpa harus digosok terlalu kuat. 



Selain membersihkan kotoran di kulit dengan tuntas, Biore Guard juga memiliki kandungan antibakterial IPMP. Biore Guard memiliki empat varian yaitu, Lively Refresh dengan aroma lemongrass (sereh) dan jeruk nipis, Energetic Cool dengan aroma mint segar hingga menimbulkan sensasi dingin, Comfort Mild Scrub, serta Active Antibacterial yang mengandung formula antibakterial ganda IPMP plus sanisol.


4. Betadine Skin Cleanser Antiseptic

Betadine Skin Cleanser Antiseptic mengandung Povidon iodine 7,5% yang berfungsi untuk mengatasi masalah pada kulit seperti jerawat dan gatal-gatal, disinfeksi tangan sebelum operasi, serta menjaga kesehatan kulit. Sabun yang satu ini mengandung antiseptik dan sangat disarankan untuk digunakan setelah berenang, bermain, atau melakukan kegiatan olahraga yang memicu keluarnya banyak keringat.

Perlu diketahui, tekstur Betadine Skin Cleanser Antiseptic tidak seperti kebanyakan sabun cair lainnya. Produk yang satu ini memiliki tekstur lebih encer ketimbang sabun lainnya. Selain itu, Betadine Skin Cleanser Antiseptic berwarna merah dan memiliki aroma seperti halnya obat merah Betadine.


5. Asepso Plus Antiseptic Soap

Asepso juga termasuk merek lawas. Sabun ini berbentuk batangan. Asepso Plus Antiseptic Soap diformulasikan dengan anti-mikroba ganda sehingga mampu memberikan perlindungan maksimal terhadap kuman. Sabun ini beraroma khas cairan antiseptik. Selain melindungi kulit dari kuman, Asepso Plus Antiseptic Soap juga mampu mengatasi biang keringat. (Wieta Rachmatia/SW/Dok. Freepik, blibli, kao, watsons, tokopedia)





Tags: antiseptik,   antibakterial,   kuman,   virus corona,   covid-19