Mother&Baby Indonesia
Hati-Hati Moms, Ini Bahaya Obesitas pada Ibu Hamil

Hati-Hati Moms, Ini Bahaya Obesitas pada Ibu Hamil

Moms, berapa banyak kenaikan berat badan Anda selama hamil ini? Apakah masih di batas yang wajar atau malah terjadi lonjakan drastis pada berat badan Anda ketika hamil? Perlu diketahui, kenaikan berat badan pada ibu hamil merupakan hal yang wajar. Idealnya berat badan ibu hamil akan mengalami kenaikan sekitar 10-15 kg selama masa kehamilan.

Namun, Anda perlu memperhatikan kenaikan berat badan agar tidak berlebihan, Moms. Kelebihan berat badan atau obesitas selama masa kehamilan dapat meningkatkan risiko komplikasi kehamilan. Lantas, apa saja bahaya yang mungkin mengintai ibu hamil yang mengalami obesitas? Simak pemaparannya di bawah ini, Moms!

Diabetes Gestasional

Diabetes gestasional adalah diabetes yang bisa muncul pada masa kehamilan. Kondisi ini bisa terjadi pada usia kehamilan berapa pun, namun umumnya terjadi pada usia kehamilan minggu ke-24 sampai ke-28. Sama halnya dengan diabetes pada umumnya, diabetes gestasional terjadi saat tubuh tidak mampu memproduksi cukup insulin untuk mengontrol kadar gula darah pada masa kehamilan.



Jika tidak segera ditangani, kondisi seperti ini tentu saja dapat membahayakan keselamatan dan kesehatan ibu dan janin di dalam kandungan, seperti meningkatkan risiko pre-eklampsia dan kemungkinan besar Anda harus melahirkan secara caesar. Sementara bagi janin, diabetes gestasional dapat menyebabkan bayi lahir dengan kadar gula darah rendah, terkena penyakit kuning, kelahiran prematur, dan masalah pernapasan. 

Pre-eklampsia

Bahaya berikutnya yang mengintai ibu hamil yang mengalami obesitas adalah pre-eklampsia. Gangguan kesehatan ini dapat disebabkan oleh tekanan darah tinggi dan kelebihan berat badan. Inilah mengapa ibu hamil yang mengalami obesitas memiliki risiko lebih tinggi mengalami pre-eklampsia.



Salah satu tanda pre-eklampsia adalah terjadinya pembengkakan pada kaki dan tangan yang mengakibatkan aliran darah ke janin terhambat dan bisa berakibat fatal pada keselamatan janin. Oleh karena itu, selalu rutin periksakan kondisi kehamilan, agar dapat meminimalisir terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

Infeksi

Kenaikan berat badan atau obesitas saat hamil dapat meningkatkan risiko ibu mengalami infeksi saluran kemih atau infeksi pasca melahirkan. Hal ini disebabkan karena adanya penyumbatan pembuluh darah di dalam lemak. Kemudian, kuman atau bakteri dapat berkembang biak di dalam penumpukan lemak, sehingga dapat menyebabkan infeksi.

Masalah Saat Melahirkan

Kenaikan berat badan atau obesitas selama masa kehamilan juga dapat mengganggu proses persalinan, sehingga tidak menutup kemungkinan jika Anda membutuhkan penanganan caesar atau induksi saat proses persalinan. Tak hanya itu, kelebihan berat badan saat hamil juga meningkatkan risiko ibu mengalami kelahiran prematur. (Fariza Rahmadinna/SW/Dok. Tirachardz/Freepik)



Tags: hamil,   obesitas,   ibu hamil,   kehamilan,   gangguan kehamilan