Mother&Baby Indonesia
5 Jenis Minuman yang Harus Dihindari oleh Ibu Hamil

5 Jenis Minuman yang Harus Dihindari oleh Ibu Hamil

Ketika hamil, banyak hal yang yang harus diperhatikan, termasuk memperhatikan asupan makan dan minuman yang masuk ke dalam tubuh. Bukan apa-apa, asupan makanan dan minuman berpengaruh besar buat kondisi kesehatan Anda selama hamil, Moms. Tentunya Anda sering mendengar dari orang-orang di sekitar Anda mengenai makanan apa saja yang dilarang untuk dikonsumsi oleh ibu hamil. Selain itu, ada juga beberapa minuman yang tidak diperbolehkan untuk dikonsumsi oleh ibu hamil. Berikut ini 5 minuman yang harus dihindari oleh Moms yang sedang hamil.

1. Alkohol

Menurut Central for Disease Control dan Prevention, alkohol bisa menyebabkan masalah untuk perkembangan janin selama masa kehamilan, termasuk jika ibu hamil tidak mengetahui kalau ia tengah mengandung. Minum alkohol saat hamil di trimester pertama bisa menyebabkan bayi memiliki masalah dengan ciri wajah yang tidak normal. Alkohol juga menyebabkan masalah pada perkembangan sistem saraf pusat. Otak janin yang baru berkembang sepanjang masa kehamilan bisa terpengaruh oleh alkohol.

Jadi, ketika Ibu hamil minum alkohol, alkohol dengan cepat masuk ke dalam aliran darah, melewati plasenta dan sampai ke janin dalam kandungan. Janin akan memecah kandungan alkohol lebih lambat dan akibatnya menyebabkan kandungan alkohol sangat tinggi dalam darahnya.



2. Minuman Bersoda

Saat hamil, rasa mual pasti kerap muncul, dan minuman bersoda dianggap dapat meredakan rasa mual itu. Namun, mengonsumsi minuman bersoda sebetulnya tidak baik untuk Anda lho, Moms, karena salah satu bahan utama yang ada dalam minuman bersoda adalah kafein dan pemanis buatan serta tinggi kandungan gula. Hal ini dapat meningkatkan risiko diabetes gestasional, yang pada akhirnya bisa memicu risiko komplikasi pada kehamilan dan persalinan.

Moms juga tidak disarankan untuk minum diet soda, karena minuman ini biasanya juga mengandung banyak pemanis buatan, yang bahan utamanya adalah sakarin. Sakarin sendiri merupakan bahan kimia paling ampuh untuk menemukan jalannya melalui plasenta dan mencapai janin. Saat dikonsumsi secara berlebihan, komponen ini pun memengaruhi pertumbuhan janin dan berisiko menyebabkannya mengalami cacat.

3. Teh Hijau

Meski terdengar menyehatkan, minum teh hijau saat hamil juga tidak disarankan lho, Moms! Hal ini dikarenakan teh hijau juga mengandung sejumlah kafein. Mengonsumsinya secara berlebihan pun dapat meningkatkan metabolisme tubuh yang sudah mencapai puncaknya selama kehamilan. Meminum teh hijau juga dapat membuat berkurangnya penyerapan asam folat. Kondisi ini bisa menimbulkan masalah bagi janin.



4. Kopi

Pada dasarnya, ibu hamil tidak diperbolehkan untuk mengkonsumsi minuman yang memiliki kandungan kafein di dalamnya, seperti kopi. Ibu hamil sebaiknya membatasi konsumsi makanan dan minuman yang mengandung kafein karena kafein dapat menembus plasenta sehingga dapat berdampak bagi janin, meningkatkan resiko keguguran, dan berat badan bayi lahir di bawah normal.

5. Susu yang Tidak Dipasteurisasi

Moms yang sedang hamil juga dilarang untuk mengonsumsi susu yang belum melalui proses Pasteurisasi. Pasteurisasi adalah proses yang menangani berbagai jenis bakteri dan mikroba yang ada dalam zat tersebut.

Jika susu tidak dipasteurisasi, bakteri yang ada di dalamnya bisa membahayakan dan dapat menyebabkan infeksi bakteri Listeria yang berbahaya bagi ibu dan janin. Bakteri-bakteri ini pun dapat dengan mudah menemukan jalan ke janin melalui plasenta dan menyebabkan kerusakan permanen. (Binar MP/SW/Dok. Freepik)



Tags: hamil,   kehamilan,   ibu hamil,   minuman










Cover April 2020