Mother&Baby Indonesia
7 Hal yang Sebaiknya Dihindari saat Hamil Anak Kembar

7 Hal yang Sebaiknya Dihindari saat Hamil Anak Kembar

Saat dokter memberitahu bahwa Anda hamil, tentunya ini merupakan sebuah kebahagiaan yang tiada tara ya, Moms. Apalagi jika ternyata Anda hamil anak kembar. Diberikan kesempatan untuk mengandung anak kembar tentu menjadi anugerah yang tak terkira.

Meskipun begitu, banyak yang bilang jika Anda hamil anak kembar, maka berlipat ganda juga suka dukanya. Mulai dari gangguan yang dialami, seperti mual muntah, hingga risiko melahirkan, karena kehamilan kembar biasanya lebih berisiko daripada kehamilan pada umumnya. Untuk itu, Moms perlu ekstra hati-hati saat hamil anak kembar.

"Kehamilan biasa sudah memberikan cukup banyak tekanan pada tubuh. Jadi, secara fisiologis, kehamilan kembar tentunya akan lebih sulit buat ibu yang mengandung,” jelas Samuel Bender, MD, assistant professor of Obstetrics, Gynecology, and Reproductive Science di Mount Sinai School of Medicine, New York, AS.



Untuk meminimalisir risiko yang mungkin saja Anda alami selama hamil kembar, Moms dianjurkan untuk rajin memeriksakan diri ke dokter kandungan, karena kehamilan kembar rentan mengalami gangguan kesehatan lebih besar, misalnya preeklampsia, persalinan prematur, dan bayi memiliki berat lahir rendah.

Guna mencegah semua itu terjadi pada Anda, ada beberapa hal yang sebaiknya Anda hindari saat tengah hamil anak kembar, Moms, seperti berikut ini.

1. Melakukan aktivitas berisiko tinggi

Jika Anda seorang petualang dan senang melakukan perjalanan, lebih baik tunda dulu kegiatan favorit Anda tersebut. Kondisi tubuh pada kehamilan kembar tidak dapat menopang tubuh Anda untuk melakukan aktivitas yang berat karena akan berisiko pada kondisi kehamilan Anda.

2. Makan terlalu sedikit

Ketika hamil, Moms mungkin sering mendengar dari orang tua bahwa Anda harus banyak makan karena Anda makan untuk berdua. Nah, bagaimana jika Anda hamil kembar? Ini berarti Anda harus mengonsumsi lebih banyak lagi makanan yang bergizi tinggi untuk kebutuhan Anda dan bayi kembar Anda. Penuhi asupan nutrisi dengan konsumsi makanan yang bergizi selama hamil. Jika perlu, Moms bisa berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan informasi tentang kecukupan gizi pada kehamilan kembar.



3. Kurang minum

Tidak hanya makanan yang Anda butuhkan tapi juga minum. Saat hamil Anda butuh banyak sekali cairan, terutama air putih untuk membantu sirkulasi darah. Kurang mengonsumsi air akan berisiko menyebabkan dehidrasi yang dapat memicu kontraksi dan persalinan prematur.

4. Olahraga berat

Hindari olahraga yang melakukan gerakan cepat seperti aerobik, dance, dan lari. Tanyakan pada dokter Anda, olahraga apa yang tepat serta tidak membuat jantung dan otot Anda kelelahan.

5. Alkohol dan rokok

Wah, lupakan saja! Dua hal tersebut hanya menyisakan racun di dalam tubuh dan hanya membuat bayi Anda menderita karena berisiko lahir dengan berat badan rendah, kelainan jantung, serta banyak gangguan lainnya.

6. Kelelahan

Hamil kembar akan menyedot tenaga Anda sehingga tidak akan banyak energi yang tersisa saat Anda melakukan aktivitas rutin. Jika Anda merasa cepat lelah atau kelelahan, segeralah beristirahat. Jangan memaksakan diri untuk melakukan tugas rutin Anda. Mintalah bantuan orang lain untuk melakukannya.

7. Mengabaikan tanda-tanda

Ketika Anda hamil kembar, risiko bayi lahir prematur sangat tinggi. Jadi jangan berpikir, “Itu tidak akan terjadi pada saya”. Segera hubungi dokter jika mengalami tanda-tanda kram, kontraksi, sakit di bagian vagina atau sakit pada bagian pelvic. (M&B/SW/Dok. Freepik)



Tags: hamil,   kehamilan,   ibu hamil,   hamil anak kembar,   kehamilan kembar










Cover Mei-Juni-Juli 2020