Mother&Baby Indonesia
Bahaya Kurang Tidur pada Ibu Hamil

Bahaya Kurang Tidur pada Ibu Hamil

Pentingnya tidur untuk kesehatan tubuh sudah tidak perlu diragukan lagi, tidak terkecuali bagi ibu hamil. Namun, tidak sedikit bumil yang mengeluhkan mengalami gangguan tidur. Perlu diketahui, sulit tidur selama masa kehamilan sebenarnya adalah hal yang wajar, karena adanya perubahan hormonal, rasa nyeri, kram dan mual.

Namun, meskipun hal tersebut wajar, kurang tidur pada bumil bisa berdampak buruk untuk ibu dan janin di dalam kandungan. Untuk mengetahui lebih lanjut, berikut ini M&B telah merangkum penyebab sulit tidur dan akibat kurang tidur pada ibu hamil serta cara mengatasinya. Yuk, simak ulasannya, Moms!

Penyebab sulit tidur pada ibu hamil

Ada beberapa hal yang menyebabkan bumil sulit tidur, antara lain:



Adanya Perubahan Hormonal

Seperti diketahui, bumil akan mengalami perubahan hormonal selama masa kehamilan. Perubahan hormonal tersebut bisa berupa peningkatan dan penurunan hormon secara drastis. Perubahan hormonal secara drastis ini tentu dapat mengganggu siklus tidur ibu hamil.

Frekuensi Buang Air Kecil Meningkat

Selain adanya perubahan hormonal secara drastis, selama masa kehamilan, bumil akan mengalami peningkatan frekuensi buang air kecil. Hal ini disebabkan karena pertumbuhan janin yang menekan kandung kemih Anda, sehingga meningkatkan frekuensi buang air kecil. Oleh karena itu, bumil akan sering terbangun untuk buang air kecil.

Mengalami Nyeri, Mual, dan Cemas

Rasa nyeri yang biasa dirasakan oleh ibu hamil seperti nyeri pada bagian punggung bawah dan ulu hati dapat menyebabkannya sulit tidur. Rasa mual juga bisa membuat bumil menjadi sulit tidur dan membuat Anda terjaga sepanjang malam sehingga berakibat kurang tidur. Selain itu, ibu hamil juga kerap mengalami perasaan cemas selama masa kehamilan. Rasa cemas memikirkan kehamilan, persalinan, atau kesehatan janin dapat membuat Anda sulit tidur dan berakibat kurang tidur.

Bahaya kurang tidur pada ibu hamil

• Berisiko mengalami diabetes gestasional. Kurang tidur pada ibu hamil dapat menyebabkan perubahan kadar glukosa darah di dalam tubuh. Hal ini tentu dapat membuat bumil mengalami peningkatan nafsu makan. Jika dibiarkan, hal ini bisa memicu diabetes gestasional.

• Meningkatkan risiko kelahiran prematur.



• Dapat menyebabkan preeklampsia, salah satu penyakit yang dapat menyebabkan komplikasi kesehatan serius bagi ibu dan janin di dalam kandungan.

• Masalah kurang tidur yang terjadi secara terus-menerus dapat menghambat pertumbuhan janin di dalam kandungan.

Baca juga: Apakah Kurang Tidur Dapat Menyebabkan Penuaan Dini?

Cara mengatasi sulit tidur pada ibu hamil

Untuk mengatasi masalah sulit tidur, Anda bisa melakukan beberapa hal berikut ini, Moms.

• Mandi air hangat untuk membuat tubuh rileks, sehingga membantu Anda cepat terlelap di malam hari.

• Perbanyak minum air putih.

• Rutin berolahraga ringan selama masa kehamilan, seperti bersepeda, berjalan santai, dan lainnya.

• Konsumsi makanan yang bergizi.

• Gunakan bantal dan guling yang nyaman, serta jaga suasana kamar tidur tetap tenang dan nyaman. (Fariza Rahmadinna/SW/Dok. Bearfotos/Freepik)



Tags: hamil,   kehamilan,   ibu hamil,   ibu hamil kurang tidur










Cover April 2020