Mother&Baby Indonesia
7 Kalimat yang Tidak Boleh Diucapkan oleh Suami

7 Kalimat yang Tidak Boleh Diucapkan oleh Suami

Sebagai suami, Anda pasti sudah tahu bahwa hidup pernikahan dijalankan oleh dua orang dalam satu rumah. Maka, sejak awal menikah, Anda dan istri telah memutuskan untuk berkomitmen, saling menjaga satu sama lain agar kehidupan rumah tangga tetap harmonis.

Tapi tak bisa dipungkiri, selama menjalani peran sebagai suami dan istri, tetap saja ada kekurangan yang terlihat dan sering menjadi sumber pertengkaran. Selain sikap, perkataan suami juga bisa menyakiti hati sang istri tercinta, lho. Untuk itu, ada sejumlah kalimat yang tidak boleh diucapkan suami dan harus dihindari, seperti berikut ini.

1. “Ma, capek, pijitin dong!”

Meski telah bekerja seharian, Anda sebaiknya tidak langsung menyuruh istri memijat Anda hanya untuk melepas lelah. Istri pun memiliki banyak aktivitas lain, walau hanya berada di rumah saja, sehingga ia tentu merasa lelah juga. Sebelum mengucapkan kalimat ini, ada baiknya Anda mengecek kondisi istri terlebih dulu. Mungkin saja ia yang membutuhkan bantuan.

2. “Mama kayaknya harus mulai diet, nih...”

Apabila Anda merasa bentuk tubuh istri berubah dengan bertambahnya berat badan, Anda sebaiknya tidak langsung menyarankannya untuk melakukan diet, terutama jika istri baru saja melahirkan. Ia masih menyesuaikan kondisi tubuhnya sambil menyusui dan juga mengurus Si Kecil, bahkan saat tengah malam. Sebagai suami, sebaiknya Anda bisa menerima kondisi istri, selama ia merasa bahagia.

3. “Mama kok, sukanya yang begitu, ya.”

Perbedaan pendapat biasa terjadi pada setiap pasangan, termasuk urusan hobi. Jika Anda dan istri memiliki kesukaan yang berbeda, usahakan untuk tidak menentangnya. Sama seperti Anda, Istri juga butuh sesuatu hal yang mungkin dirasa ‘unik’ atau ‘tidak biasa’ agar bisa kembali semangat untuk menjalani peran sebagai istri dan orang tua. Karena itu, cobalah untuk tidak membanding-bandingkan selera atau kesukaan Anda dan istri.

4. “Jangan suka cek hp sembarangan!”


Meski sudah menikah, Anda dan pasangan tentu tetap memerlukan privasi masing-masing. Namun, bukan berarti Anda boleh menutup-nutupi sesuatu sehingga menimbulkan rasa curiga. Akan lebih baik jika Anda dan istri saling mengetahui kesibukan satu sama lain secara garis besar, termasuk data atau kontak di ponsel masing-masing sebagai langkah keterbukaan dan tanda saling percaya.

5. “Dulu dia/ibuku tidak begini, lho.”

Membandingkan seseorang bukanlah hal baik, apalagi jika Anda melakukannya dengan membandingkan antara istri dengan ibu atau bahkan mantan Anda. Ini bisa menimbulkan rasa cemburu tanpa alasan, hingga timbul pertengkaran yang tidak seharusnya terjadi.

6. “Mama selalu begitu...”

Walaupun tengah berdebat, jangan sampai kalimat ini Anda ucapkan, Dads! Mengungkapkan hal buruk yang mungkin sering dilakukan istri, terutama ketika berdiskusi bisa membuatnya marah. Istri tak hanya akan membela diri, tapi juga balik menyerang Anda dan terjadilah pertengkaran. Jika ingin saling mengingatkan untuk mengubah kebiasaan buruk, hindari kalimat ini, ya.

7. “Jangan boros-boros, ya!”

Urusan finansial memang terkadang bisa sensitif, bahkan dalam rumah tangga sekalipun. Saat Anda mengucapkan kalimat tersebut, istri bisa merasa terhakimi dan akhirnya menggunakan uang dengan ‘secukupnya’ dan mungkin masih akan membuat Anda tidak menyukai hal itu. Karenanya, untuk mengetahui kebutuhan rumah tangga sehari-hari dan biaya yang dibutuhkan, Anda boleh sekali-sekali ikut berbelanja dengan istri. (Vonia Lucky/SW/Dok. Freepik)



Tags: keluarga,   seks dan pernikahan,   suami istri