Mother&Baby Indonesia
10 Sayuran Terbaik untuk Dibuat Jus

10 Sayuran Terbaik untuk Dibuat Jus

Pemenuhan vitamin dan mineral tentu diperlukan demi daya tahan tubuh optimal dan kesehatan yang terjaga. Beragam cara dapat dilakukan, salah satunya adalah dengan mengonsumsi jus. Menurut sebuah studi yang dilakukan oleh Vanderbilt University di tahun 2006, meminum jus sebanyak tiga kali dalam seminggu berisiko lebih rendah untuk mengembangkan Alzheimer.

Dibandingkan dengan jus buah, jus sayur-mayur dapat lebih sehat bagi tubuh karena mengandung sedikit gula, sehingga aman bagi penderita diabetes atau yang sedang mengontrol kalori. M&B telah merangkum 10 sayuran yang paling baik untuk dibuat jus. Simak di sini, Moms!

1. Kale




Sayuran hijau ini memiliki rasa yang ringan, sehingga mudah dicampur dengan sayuran lain. Tapi, yang terpenting adalah kandungannya yang sangat bergizi. Kale mentah kaya akan antioksidan, vitamin A, vitamin C, dan vitamin K. Antioksidan mampu menetralkan radikal bebas untuk melindungi tubuh dari berbagai masalah kesehatan. Melansir Healthline, meminum jus kale dapat menurunkan risiko penyakit jantung dan kolesterol tinggi. Namun, konsumsi jus kale mentah terlalu banyak dapat menyebabkan perut kembung. Maka dari itu, pertimbangkan untuk merebus atau mengukus kale sebentar sebelum membuatnya sebagai jus.

2. Seledri


Seledri mungkin salah satu sayuran yang sering diremehkan. Padahal, sayuran ini mengandung banyak air, potasium, dan nutrisi, khususnya vitamin A, vitamin K, dan vitamin C. Tak hanya itu, sayuran ini juga kaya antioksidan, seperti kaempferol, caffeid acid, dan ferulic acid. Sebuah penelitian menemukan bahwa ekstrak seledri dapat memperbaiki kesehatan jantung dengan menurunkan tekanan darah, trigliserida, dan tingkat kolesterol.

3. Wortel


Rasanya yang sedikit manis dan kandungan nutrisinya yang baik membuat wortel menjadi salah satu sayuran yang paling disukai untuk dijadikan jus. Wortel rendah kalori dan mengandung banyak vitamin A, biotin, potasium, dan karotenoid. Karotenoid berperan sebagai antioksidan yang sangat kuat untuk melindungi tubuh. Penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi banyak karotenoid berkaitan dengan menurunnya penyakit mata turunan, penyakit jantung, dan beberapa jenis kanker.

4. Parsley


Tak hanya sangat berguna sebagai garnish dan herb, parsley juga sangat bergizi dan cocok untuk dijadikan sebagai jus. Sayuran ini kaya akan vitamin A, vitamin K, dan vitamin C. Sebuah studi menunjukkan bahwa konsumsi parsley dapat menurunkan kadar gula dalam darah dan memperbaiki tingkat antioksidan dalam darah. Selain itu, parsley juga mampu membantu menjaga fungsi hati.

5. Bayam


Bisa dibilang, bayam merupakan salah satu sayuran hijau kegemaran masyarakat Indonesia. Beragam variasi bisa didapat dari bayam, tak terkecuali dalam bentuk jus. Sayuran ini tinggi akan vitamin A, vitamin C, vitamin K, vitamin E, vitamin B kompleks, antioksidan, dan nitrat. Sebuah studi menunjukkan bahwa mengonsumsi bayam selama tujuh hari dapat menurunkan tekanan darah diastolik dan sistolik, sehingga menurunkan risiko tekanan darah tinggi dan penyakit jantung.



6. Bit


Tak hanya warnanya yang cantik merah keunguan, bit merupakan sayuran dengan nilai gizi yang baik. Dilengkapi dengan mangan, potasium, folat, kolin, dan nitrat, jus bit dapat memperbaiki tekanan darah serta kemampuan atletik dan mental. Selain itu, bit juga kaya akan vitamin C dan antioksidan betakaroten, sehingga berperan ampuh membantu menjaga daya tahan tubuh dan anti radikal bebas.

7. Kol


Mungkin banyak orang yang tidak memasukkan kol ke dalam daftar jus sayur yang digemari. Padahal, rasanya yang lezat dan nutrisi yang lengkap merupakan alasan mengapa jus kol perlu Anda konsumsi. Setiap porsi kol mengandung vitamin K, vitamin C, folat, mangan, dan vitamin B6. Sebagai salah satu crusteferous vegetables, kol dapat membantu menurunkan risiko diabetes, penyakit jantung, dan inflamasi. Kandungan antioksidan dan gizinya membantu menjaga tubuh dari stres dan radikal bebas. Walau begitu, perlu diingat untuk mengonsumsi jus kol secukupnya. Karena bila berlebihan dapat mengganggu metabolisme kelenjar tiroid, khususnya bagi yang sudah memiliki kondisi gangguan tiroid.

8. Timun


Tak hanya lezat dan menyegarkan, timun juga memiliki banyak sekali vitamin yang baik bagi tubuh Anda. Sayuran ini mengandung banyak air, rendah kalori, kaya akan potasium, mangan, vitamin K, vitamin B. dan vitamin C. Tak hanya itu, timun juga kaya akan antioksidan. Maka dari itu, timun dapat membantu menjaga sistem pencernaan dan menurunkan tingkat kolesterol.

9. Brokoli


Secara umum, brokoli mengandung mikronutrien yang penting bagi kesehatan, seperti potasium, vitamin A, vitamin B6, dan vitamin C. Selain itu, brokoli juga mengandung kaempferol, sebuah zat yang mampu melindungi tubuh dari radikal bebas, mengurangi inflamasi, dan mengurangi pertumbuhan sel kanker. Sebuah studi bahkan menemukan bahwa konsumsi sayuran yang kaya akan kaempferol berguna untuk perlambatan kesehatan mental yang terkait dengan usia.

10. Wheatgrass


Wheatgrass adalah sayuran yang berupa rumput dan termasuk salah satu yang paling populer untuk dibuat jus. Padat nutrisi, wheatgrass mengandung zat besi, fosfor, magnesium, dan 17 jenis asam amino. Sayuran ini juga kaya akan klorofil, yang merupakan pigmen pewarna alami dengan kemampuan anti inflamasi dan mencegah kanker. Selain itu, konsumsi wheatgrass dapat memperbaiki kadar kolesterol dalam darah dan membantu produksi sel darah merah. (Gabriela Agmassini/SW/Dok. Freepik)



Tags: jus,   sayur,   nutrisi










Cover April 2020