Mother&Baby Indonesia
7 Tanda Anda Terlalu Banyak Mengonsumsi Kafein

7 Tanda Anda Terlalu Banyak Mengonsumsi Kafein

Kopi menjadi salah satu minuman yang banyak digemari karena memiliki efek yang baik bagi tubuh, salah satu minuman yang bisa membangkitkan semangat positif di dalam tubuh seseorang. Kandungan kafein di dalam kopi dianggap dapat membuat tubuh tetap segar dan menghilangkan kantuk.

Tak jarang, kopi menjadi minuman wajib di pagi hari bagi Moms dan Dads sebelum beraktivitas. Tetapi, ternyata kafein yang terkandung di dalam kopi bisa berbahaya lho, Moms! Apalagi jika dikonsumsi dalam jumlah yang berlebih.

Batasan normal kafein yang bisa diterima oleh tubuh orang dewasa yang sehat hanya 400 miligram sehari, sementara remaja hanya 100 miligram. Tak hanya dalam kopi, kafein juga bisa ditemukan pada teh hitam, minuman bersoda, cokelat, dan lainnya.



Maka, jika dalam sehari Anda mengonsumsi kafein di atas batas normal yang dianjurkan, Anda akan mengalami overdosis kafein yang sangat berbahaya untuk kesehatan tubuh. Nah berikut ini 7 tanda bahwa Anda kelebihan atau overdosis kafein.

1. Sakit Kepala

Jika Moms tiba-tiba mengalami sakit kepala setelah minum kopi atau teh, bisa jadi Anda mengalami overdosis kafein. Hal ini dikarenakan asupan kafein di atas batas normal akan meningkatkan tekanan darah dan menyebabkan sakit kepala. Tak hanya itu, sakit kepala juga bisa terjadi jika Anda menghentikan rutinitas meminum kopi.

2. Jantung Berdebar


Moms, kafein merupakan zat yang menstimulasi sistem saraf pusat yang dapat memengaruhi tekanan darah. Jika kafein masuk ke dalam tubuh dalam jumlah yang berlebihan, maka tekanan darah akan meningkat dan ini juga memengaruhi jantung. Denyut jantung menjadi tidak teratur karena jantung bekerja lebih keras oleh asupan kafein yang berlebih. Bahkan untuk beberapa kasus, sistem kardiovaskular yang tidak berjalan normal karena kelebihan kafein dapat menyebabkan kematian.



3. Sulit Tidur

Jika setelah mengonsumsi minuman yang mengandung kafein Anda merasa kesulitan tidur, bisa jadi Anda kelebihan kafein di dalam tubuh. Taka hanya sulit tidur, Anda juga merasa mudah terbangun ketika tidur. Hati-hati, jumlah kafein yang berlebih dapat mengurangi kualitas tidur Anda.

4. Merasa Lemas Menjelang Sore Hari

Mengonsumsi kafein memang dapat membuat energi kita meningkat. Namun, jika Anda mengonsumsi kafein secara berlebihan, hal tersebut dapat menimbulkan rasa lelah ketika menjelang sore hari. Jadi kondisi energi tubuh Anda bisa turun drastis serta akan mudah merasa lemas dan mengantuk.

5. Mual dan Muntah

Kafein bisa merangsang sekresi asam lambung oleh sel-sel perut yang masuk ke dalam tubuh dan meningkatkan kadar asam lambung. Peningkatan asam lambung inilah yang menimbulkan rasa mual, mulas, dan ingin muntah. Bahkan untuk beberapa kasus yang parah, konsumsi kafein berlebihan akan menimbulkan diare yang sangat berbahaya bagi tubuh.

6. Merasa Cemas

Sensasi awal yang ditimbulkan saat minum minuman berkafein adalah meningkatkan rasa kewaspadaan. Namun jika berlebihan, kafein bisa bertindak sebagai stimulan yang memicu kelenjar adrenal untuk mengeluarkan lebih banyak hormon stres, seperti adrenalin, dan meningkatkan denyut jantung. Jika Anda berlebihan mengonsumsi kafein, kewaspadaan yang berlebihan justru berbalik menjadi kegelisahan dan kecemasan.

7. Diare

Kopi bisa memperlancar pencernaan karena di dalamnya ada zat pencahar. Kopi memiliki asam yang bisa meningkatkan produksi empedu. Enzim dari empedu inilah yang kemudian membuat keinginan buang air besar meningkat hingga memicu datangnya diare. Jadi jika dikonsumsi berlebihan, kopi bisa menyebabkan diare. Hati-hati ya, Moms! (Binar MP/SW/Dok. Freepik)



Tags: kafein,   kopi,   kesehatan










Cover April 2020