Mother&Baby Indonesia
Tips Menjaga Bayi agar Tidak Tertular Virus Corona

Tips Menjaga Bayi agar Tidak Tertular Virus Corona

Semakin hari, berita mengenai infeksi virus corona semakin mengkhawatirkan ya, Moms. Terlebih, bagi Anda yang memiliki anak kecil di rumah, yang tentu saja daya tahan tubuh mereka belum sebaik orang dewasa. Moms dan Dads mungkin semakin khawatir jika memiliki bayi, tak hanya sistem imun tubuhnya belum baik, mereka juga cenderung gemar menjelajah rumah, sehingga bisa saja ia memegang berbagai benda yang mungkin sudah terpapar virus corona baru atau COVID-19.

Nah, untuk menjaga bayi agar tidak mengalami COVID-19 atau infeksi virus corona, lakukan beberapa langkah mudah di bawah ini, Moms.




Bisakah Anak Terinfeksi Virus Corona?


Menurut laman resmi UNICEF, virus COVID-19 tergolong sangat baru, sehingga belum diketahui bagaimana ini bisa menyerang anak. Namun satu hal yang pasti, virus ini menyerang mereka yang daya tahan tubuhnya lemah, sedangkan seperti yang Anda ketahui, sistem kekebalan tubuh anak belum sempurna seperti orang dewasa.

“Kami tahu siapa saja bisa terinfeksi virus ini, namun sejauh ini kasus anak terinfeksi virus corona baru relatif sedikit,” jelas UNICEF. Walau kasusnya masih sedikit, namun Moms tetap harus ekstra waspada menjaga anak dan bayi agar tidak terpapar virus corona.


Agar Anak Tidak Tertular Corona


“Belum ada vaksinnya, maka setiap orang tua harus melakukan segala cara untuk melindungi anak mereka dari virus corona,” jelas Aaron Milstone, M.D., M.H.S, seorang dokter spesialis anak dari Johns Hopkins Children’s Center dan pakar penyakit infeksi anak.

Menurut dokter Aaron, anak bisa mengalami COVID-19 ketika virus masuk ke mata, hidung, atau paru-paru anak. Ini biasanya terjadi ketika ada orang yang sudah terinfeksi corona bersin atau batuk, kemudian mengeluarkan droplets (cairan) ke udara, wajah anak, atau permukaan benda-benda di sekitar anak, seperti meja, makanan, atau tangan.



Untuk mencegah anak agar tidak menderita COVID-19, dokter Aaron menyarankan untuk melakukan beberapa langkah di bawah ini:

Hindari kerumunan. Sebisa mungkin ajak anak untuk di rumah saja dan jauhi semua area yang ramai orang. Jangan justru mengajaknya liburan, playdate, atau jalan-jalan ke mal ya, Moms.

• Jaga jarak. Istilah social distancing atau jaga jarak antar manusia juga berlaku untuk anak dan bayi, lho. Jika terpaksa membawa anak ke luar rumah, pastikan ia tidak berdekatan dengan orang lain dengan menjaga jarak aman 1,5 meter.

• Menjauh dari orang sakit. Walaupun yang sakit adalah keluarga terdekat, akan lebih aman untuk menjaga Si Kecil tidak mendekati orang sakit. Terutama jika orang tersebut menunjukkan gejala seperti influenza, yaitu batuk, bersin, dan demam.

• Hindari playground. Walau playground (tempat bermain) dan daycare adalah tempat Si Kecil bisa belajar sambil bersosialisasi dengan anak lain, namun di tengah wabah virus corona seperti sekarang, sebaiknya jangan bawa anak ke playground dan daycare terlebih dahulu ya, Moms. Di rumah saja akan jauh lebih baik.

• Lengkapi vaksinnya. Jika selama ini Si Kecil belum mendapatkan vaksin lengkap, maka ini waktu yang tepat untuk melengkapi vaksin sesuai usia Si Kecil. Ingat, setiap anak berhak mendapatkan vaksin, karena setiap anak berhak mendapatkan perlindungan agar bisa hidup sehat.

• Beri ASI. Bagi bayi baru lahir sampai usia 6 bulan, ASI adalah satu-satunya makanan sekaligus minuman yang ia butuhkan. Setelah usianya lebih dari 6 bulan, Moms perlu memberinya makanan pendamping ASI atau MPASI. Ini adalah dua cara mudah untuk menjaga tubuh anak tetap sehat dan terhindari dari virus corona baru, Moms. (Tiffany/SW/Dok. Freepik)



Tags: bayi,   anak,   virus corona,   kesehatan








Cover Maret 2020