Mother&Baby Indonesia
Kapan Sebaiknya Bayi Boleh Mengonsumsi Yoghurt?

Kapan Sebaiknya Bayi Boleh Mengonsumsi Yoghurt?

Ketika bayi mungil Anda mulai memasuki usia MPASI (makanan pendamping ASI), yaitu usia lebih dari 6 bulan, Anda pasti tak sabar ingin memperkenalkan berbagai makanan enak untuknya. Namun untuk MPASI pertama, sebaiknya Moms mempertahankan rasa alami dari bahan makanan yang digunakan, ya. “Jangan dulu menambahkan gula, garam, atau zat tambahan lainnya,” papar dr. Raissa Edwina Djuanda, SpGK, M.Gizi, dari RS Pondok Indah – Puri Indah.

Lalu, kapan sih bayi boleh menikmati produk susu, seperti yoghurt? Nah, kalau Moms sudah tak sabar ingin mengenalkan yoghurt pada bayi, simak dulu info di bawah ini ya, Moms.




Boleh, Asalkan…


Mengutip Baby Center, bayi boleh saja kok, menikmati yoghurt, asalkan:

1. Usianya sudah lebih dari 6 bulan.

2. Beberapa pakar justru menyarankan menunda pemberian yoghurt hingga usianya 9 bulan.

3. Pilih yoghurt tanpa rasa atau plain yoghurt.

4. Yoghurt tidak diberikan pemanis dan pengawet.

5. Yoghurt harus yang sudah melalui proses pasteurisasi dan biasanya terbuat dari whole milk.

6. Yoghurt diberikan tanpa topping, seperti madu atau gula.




Tips Memberikan Yoghurt untuk Bayi


Beda usia bayi, tentu saja beda cara pemberian yoghurt untuknya. Jika bayi Anda masih berusia 6 bulan atau lebih dan masih ‘belajar’ makan, maka pemberian yoghurt bisa dicampurkan dengan puree buah atau sayuran matang. Namun jika bayi Anda sudah lebih besar, misalnya usia 8 atau 9 bulan, maka yoghurt bisa dicampurkan dengan buah potong yang sudah dilumatkan.

Contoh buah yang enak dan aman untuk dilumatkan bersama yoghurt adalah alpukat, pisang, atau apel kukus. Ingat, jangan berikan madu untuk bayi di bawah 1 tahun ya, Moms, karena berisiko menyebabkan penyakit botulisme pada anak.


Bagaimana Jika Bayi Alergi Susu?


Jika bayi Anda ternyata alergi susu sapi atau sering menunjukkan tanda-tanda alergi susu, maka sebaiknya jangan memberikan yoghurt tanpa izin dokter anak. Sama seperti makanan lain yang sering menimbulkan alergi, sebaiknya Moms tunggu 3 hari untuk mencoba alergen lain, setelah Moms memberikan yoghurt untuk pertama kalinya. Dengan begitu, jika reaksi alergi muncul, maka Moms bisa lebih mudah mengetahui penyebabnya.

Tanda umum bayi alergi yoghurt adalah muncul ruam merah di area mulut atau mata anak, dan muntah dalam 2 jam setelah makan yoghurt. Namun menurut Baby Center, umumnya anak yang intoleransi laktosa jarang menunjukkan reaksi alergi setelah makan yoghurt, karena proses produksi yoghurt memecah laktosa di dalamnya, sehingga yoghurt lebih mudah diterima tubuh bayi dibanding produk susu lainnya. (Tiffany/SW/Dok. Freepik)



Tags: yoghurt,   probiotik,   nutrisi,   bayi,   gizi,   kesehatan