Mother&Baby Indonesia
Bolehkah Balita Mengonsumsi Makanan yang Dibakar?

Bolehkah Balita Mengonsumsi Makanan yang Dibakar?

Para ahli kesehatan memang sering menyarankan untuk tidak terlalu sering memberi Si Kecil makanan yang digoreng. Namun, bagaimana dengan makanan yang dibakar? Apakah balita boleh mengonsumsi makanan yang dibakar? Sedangkan seperti yang Moms ketahui, makanan yang dibakar bisa meningkatkan risiko kanker, karena hadirnya zat karsinogenik. Nah, untuk menjawab pertanyaan di atas, ketahui penjelasan di bawah ini dan ikuti juga tipsnya ya, Moms.


Dibakar atau Dipanggang?




Kedua cara memasak ini memang dikhawatirkan kurang baik untuk dikonsumsi, karena ada bagian yang gosong dan berbahaya bagi kesehatan. Namun faktanya, anak balita boleh kok, menikmati makanan yang dibakar atau dipanggang, asalkan jika ada bagian yang gosong, bagian itu tidak ikut dimakan ya, Moms.

Jika ditanya, mana yang lebih baik, makanan yang dibakar atau dipanggang? Tentu saja jawabannya makanan yang dipanggang, karena umumnya ini adalah proses memasak di dalam oven dengan temperatur yang sudah ditentukan sebelumnya. Makanan yang dipanggang biasanya tidak dimasak di atas bara api langsung seperti saat membakar sate, sehingga makanan bisa matang dengan lebih merata, dan hanya sedikit bagian yang gosong. Ingat, anak sebaiknya diberikan makanan yang diolah hingga matang sempurna ya, Moms.


Tips Membuat Makanan yang Dibakar


Karena anak sebaiknya selalu diberikan makanan yang matang sempurna, maka pastikan Moms melakukan langkah-langkah berikut ini ketika hendak menyajikan makanan yang dibakar atau dipanggang untuk anak.

1. Marinade

Ini adalah teknik merendam bahan makanan dengan air bumbu hingga meresap. Menurut Keecha Harris, profesor di School of Public Health di University of Alabama, AS, sekaligus juru bicara American Dietetic Association, proses marinade membantu melindungi daging dari area gosong penyebab kanker.



2. Tanpa Lemak

Ketika lemak mencair dan menetes bebas di atas bara, letupan api bisa membuat masakan Anda gosong. Jadi semakin sedikit lemak yang menempel di daging yang Anda masak, semakin bebas gosong juga masakan Anda. Ini termasuk kulit ayam dan ikan ya, Moms.

3. Pakai Spatula

Gunakan spatula atau pencapit makanan untuk membalikkan makanan yang Anda masak, jangan pakai garpu, karena sari daging akan keluar dan mengalir ke bara. Kalau sari mengalir, bara akan semakin besar dan meningkatkan risiko masakan gosong.

4. Potong Kecil

Semakin kecil daging yang dibakar atau dipanggang, akan semakin cepat juga matangnya, sehingga akan semakin kecil juga kemungkinan makanan gosong.

5. Coba Buah & Sayur Panggang

Berita baiknya, buah dan sayuran yang dipanggang tidak menghasilkan karsinogen yang sama dengan daging bakar. Dan aroma panggang pada buah dan sayuran tentu bisa menggoda Si Kecil untuk makan lebih banyak. Tapi pastikan sisa-sisa gosong bekas dipanggang sudah Anda bersihkan ya, Moms. (Tiffany/SW/Dok. Freepik)



Tags: anak,   balita,   makanan,   kesehatan,   karsinogenik