Mother&Baby Indonesia
Rekomendasi Penghilang Bekas Luka Akibat Caesar

Rekomendasi Penghilang Bekas Luka Akibat Caesar

Bekas luka setelah menjalani operasi caesar memang bisa mengganggu, meskipun tidak terlihat secara langsung. Sayatan yang dilakukan biasanya horizontal dan berada di dekat garis rambut kemaluan sekitar 10-15 centimeter. Pada bekas luka ini, sayangnya kulit tidak dapat memproduksi elastin baru untuk memberi kelenturan kulit. Bekas luka pun seluruhnya terbuat dari kolagen, yang bertugas untuk memberikan kekuatan pada kulit.

Apabila kondisi ini membuat kolagen terproduksi terlalu banyak, maka hal tersebut bisa menimbulkan masalah. Bekas luka operasi caesar akan menjadi tampak tebal dan berwarna gelap. Kondisi ini disebut juga dengan luka hipertrofik atau keloid. Moms tak perlu khawatir, karena bekas luka ini nantinya bisa disamarkan. Keloid juga bisa megempis dan membuat Moms merasa lebih nyaman. Caranya, dengan memberikan penghilang bekas luka menggunakan rekomendasi berikut ini.




1. Dermatix Ultra Cream

Bekas luka atau keloid bisa diatasi dengan menggunakan Dermatix Ultra Cream. Di dalamnya terdapat teknologi CPX (cyclopentasiloxane) yang bisa membantu meratakan permukaan kulit yang menonjol dan bekas luka lainnya. Selain itu, juga terkandung vitamin C untuk membantu menerangkan luka yang gelap. Krim gel ini cepat kering dan tidak membuat permukaan kulit menjadi lengket.


2. Bio Oil

Produk perawatan kulit efektif untuk mengatasi bekas luka yang juga bisa Moms pilih adalah Bio Oil. Di dalamnya terkandung Lavender, minyak Chamomile, Rosemary, dan Calendula yang aman digunakan bagi semua jenis kulit, termasuk kulit sensitif. Teksturnya tergolong ringan, mudah diserap kulit, dan tanpa adanya rasa lengket. Selain bekas luka, Bio Oil juga efektif untuk mengatasi kulit kering, garis-garis halus, dan menghilangkan stretch mark.




3. Lanakeloid-E Krim

Krim ini dapat mencegah pertumbuhan keloid dan menghilangkan bekas luka bakar serta operasi. Di dalamnya terkandung bahan alami berupa centella asiatica madecassic acid, asiaticoside, dan madecassoside yang dapat menghambat biosintesa kolagen dengan asam mucopolysacharida. Sedangkan vitamin E juga bisa membantu menghaluskan kulit.


4. Mederma Proactive Gel

Mederma proactive gel memfokuskan perawatan pada berbagai jenis bekas luka, termasuk keloid. Gel ini akan mengurangi efek kemerahan, membuat bekas luka lebih halus, lebih elastis, dan warna lebih merata. Di dalamnya terkandung zat aktif cepalin yang bersifat anti-peradangan dan allantoin yang mendorong proses penyembuhan serta meratakan permukaan kulit. Kandungan aloe vera juga ada untuk melembapkan, memperbaiki, dan meningkatkan vitalitas kulit.


5. Sodermix Cream

Krim Sodermix dapat membantu mengendalikan keloid dan menyembuhkan luka bekas caesar. Kandungan andalannya adalah bahan aktif superoxide dismutase alami (SOD) yang diekstrak dari tomat hijau. Fungsinya, bisa menangkal radikal bebas yang bisa menyebabkan peradangan pada luka, mengendalikan pertumbuhan keloid dan menyembuhkan luka yang menonjol di permukaan kulit, pruritus (gatal pada bekas luka), psoriasis dan eczema. (Vonia Lucky/SW/Dok. Freepik)



Tags: persalinan,   operasi caesar,   luka caesar,   penghilang bekas luka caesar










Cover Mei-Juni-Juli 2020