Mother&Baby Indonesia
8 Penyakit yang Muncul Jika Kita Malas Mencuci Tangan

8 Penyakit yang Muncul Jika Kita Malas Mencuci Tangan

Salah satu cara mudah dan sederhana yang kerap dianjurkan untuk menjaga kebersihan dan kesehatan tubuh adalah mencuci tangan. Tangan memang menjadi media utama penularan suatu penyakit sebab sering digunakan untuk melakukan kontak langsung dengan berbagai benda. Karena itu, mencuci tangan bisa menghindarkan Anda dari berbagai penyakit yang disebabkan oleh kuman, bakteri, maupun virus.

Maka, penting buat Moms untuk membiasakan seluruh anggota keluarga, termasuk Si Kecil, rutin mencuci tangan. Kebiasaan mencuci tangan sangat efektif guna menangkal bermacam gangguan kesehatan.

Walaupun demikian, membiasakan anak untuk mencuci tangan memang tidak mudah ya, Moms. Padahal kebiasaan baik yang satu ini dapat mencegah anak terkena berbagai penyakit, lho! Berikut ini sejumlah penyakit yang dapat mengancam jika kita malas mencuci tangan.




1. Flu dan Batuk

Salah satu alasan utama mencuci tangan secara rutin adalah untuk meminimalkan perpindahan kuman penyakit lewat tangan. Jika kita malas mencuci tangan setelah memegang atau menyentuh berbagai macam benda, seperti pegangan pintu, uang, atau berjabat tangan, maka bakteri atau virus akan dengan mudah berpindah ke tubuh kita dan memicu penyakit seperti flu dan batuk. Penyakit ini mudah menular lewat perpindahan bakteri maupun virus.


2. Diare

Diare umumnya disebabkan oleh infeksi bakteri Escherichia coli yang biasanya terdapat di kotoran manusia yang terinfeksi. Bakteri bisa menempel di sela kuku atau kulit dan berpindah ke orang lain melalui makanan atau setelah memakai toilet dan tidak mencuci tangan.


3. Hepatitis A

Hepatitis A adalah jenis penyakit yang sering dijumpai pada anak. Hepatitis A merupakan penyakit yang menyerang organ hati dan disebabkan oleh infeksi virus. Penularannya sangat mudah terjadi, terutama jika kita malas mencuci tangan.


4. Tifus

Tifus atau demam tifoid adalah penyakit infeksi akut usus halus yang disebabkan oleh kuman Salmonella thypi. Penularan kuman ini dikenal dengan 5F, yaitu food (makanan), fingers (jari tangan atau kuku), fomitus (muntah), fly (lalat), dan faeces (tinja).




5. Cacingan

Tanpa disadari, beberapa jenis larva cacing bisa masuk ke sela-sela kuku jemari tangan. Penyakit ini memang tidak menyebabkan kematian. Akan tetapi jika tak segera ditangani akan menurunkan kualitas hidup penderitanya. Hal itu disebabkan karena cacing bersifat parasit dengan mengambil nutrisi sehingga melemahkan dan menyebabkan gangguan kesehatan dari tubuh inangnya.


6. Penyakit Kulit

Kulit adalah pelindung utama tubuh dari infeksi. Oleh sebab itu, kulit sangat mudah terinfeksi oleh kuman yang menempel. Tangan yang kotor akan mempermudah masuknya kuman ke lapisan dalam musik sehingga menimbulkan infeksi yang lebih serius. Kuman di kulit juga mudah menyebar ke orang lain atau ke bagian tubuh lain melalui sentuhan, garukan, atau usapan di kulit.


7. Penyakit Mata

Mata merah (konjungtivitis) disebabkan oleh benda asing yang masuk ke dalam mata, alergi, dan infeksi bakteri atau virus. Kuman konjungtivitis mudah menular. Ketika sedang terjadi wabah, sebaiknya Anda tidak mengusap mata dengan handuk, sapu tangan, atau tangan yang belum dicuci dengan sabun.


8. Impetigo

Impetigo merupakan infeksi kulit yang sangat menular dan paling sering menyerang anak-anak. Infeksi kulit ini disebabkan oleh bakteri, berupa lepuh atau bercak luka terbuka pada kulit berwarna kemerahan, umumnya di area wajah dan mulut. Penyakit ini bisa menular karena kontak secara langsung antara kulit dengan kulit atau dengan barang-barang perantara yang telah terkontaminasi bakteri. Impetigo kerap menyerang anak-anak, karena tingginya interaksi fisik anak dengan teman-teman sebaya di lingkungan rumah atau sekolah dan taman bermain membuat anak-anak lebih rentan terkena impetigo. Untuk menghindarinya, biasakan anak mencuci tangan setelah bermain. (M&B/SW/Dok. Freepik)



Tags: cuci tangan,   penyakit








Cover Maret 2020