Mother&Baby Indonesia
Kenali Tanda-Tanda Separation Anxiety pada Bayi!

Kenali Tanda-Tanda Separation Anxiety pada Bayi!

Pada dasarnya, tangisan bayi merupakan caranya berkomunikasi untuk mengatakan kalau ia sakit, lapar, atau mengantuk. Tetapi, bagaimana jika bayi Anda sering menangis saat ditinggal oleh Moms walau hanya semenit? Apakah Moms pernah atau sedang mengalami hal ini? Jika ya, mungkin saja Si Kecil sedang mengalami rasa khawatir saat ditinggal oleh Anda atau istilahnya separation anxiety.

Sebenarnya, hal ini merupakan adaptasi perkembangan yang sangat normal bagi bayi kok Moms, karena hampir semua bayi mengalami kecemasan perpisahan saat usia mereka mencapai 7 hingga 18 bulan. Tahap perkembangan ini menunjukkan bahwa bayi Anda telah membentuk ikatan yang kuat dengan Anda dan telah berkembang secara intelektual. Dengan kata lain, Anda adalah tempat teraman dan ternyaman baginya sehingga ia tidak ingin berada jauh dari Anda.

Meskipun sangat normal terjadi dalam tumbuh kembang anak, tidak ada salahnya kan, jika Moms mengenali tanda-tanda bayi mengalami separation anxiety. Simak penjelasannya berikut ini!




1. Menangis Saat Ditinggal Sendiri

Baru sebentar Moms meninggalkan Si Kecil, namun ia sudah menangis tersedu-tersedu seakan-akan Anda meninggalkannya dalam jangka waktu yang lama. Bahkan, pada beberapa kasus, ada bayi yang tidak hanya ingin dekat dengan ibunya, tetapi ia juga ingin sang ibu menggendongnya. Bayi yang mengalami separation anxiety biasanya tidak ingin ditinggal oleh Anda sepanjang hari.




2. Tidak Suka Main Sendirian

Tanda berikutnya dari bayi yang mengalami separation anxiety adalah ia tidak suka bermain sendirian. Si Kecil selalu ingin Anda ikut bermain dengannya, dan ia akan memastikan ibunya tidak meninggalkannya walau hanya semenit.


3. Pola Tidur Terganggu

Ketika bayi Anda mengalami separation anxiety, sangat normal jika keadaan ini akan mengganggu pola tidurnya. Biasanya, Si Kecil menjadi lebih sering terbangun dan menangis mencari Moms, walaupun Anda tidur di sebelahnya. Saat sudah terbangun, bayi menjadi kesulitan untuk tidur kembali, kecuali jika ditemani dan ditenangkan oleh Anda.


4. Menangis Jika Diasuh oleh Orang Lain

Saat anak Anda mengalami separation anxiety, biasanya ia tidak ingin diasuh oleh orang lain meskipun itu ayahnya. Si Kecil hanya mau diasuh dan bersama dengan Anda. Menurut pakar sleep expert, coba gunakan essential oil sebagai parfum selama 4 sampai 6 minggu. Kemudian minta orang lain yang mengasuh Si Kecil menggunakannya juga. Ini akan membuat Si kecil merasa selalu ada Anda kapan pun ia menghirup wangi essential oil tersebut. (Fariza Rahmadinna/SW/Dok. Freepik)



Tags: anak,   bayi,   separation anxiety