Mother&Baby Indonesia
Ini Alternatif Ikan Pengganti Salmon untuk MPASI

Ini Alternatif Ikan Pengganti Salmon untuk MPASI

Ikan kerap menjadi pilihan para Moms sebagai bahan menu MPASI alias makanan pendamping ASI untuk Si Kecil. Ikan apa yang menjadi favorit Anda?

Kebanyakan Moms mungkin memilih salmon sebagai bahan MPASI. Wajar saja mengingat salmon memiliki nilai gizi yang tinggi. Dalam ikan salmon terdapat sejumlah mineral penting seperti kalium, selenium, dan vitamin B12. Kandungan lain yang terdapat di dalam ikan salmon adalah asam lemak omega-3. Zat ini merupakan asam lemak esensial alami dalam salmon, yaitu dalam bentuk asam EPA (eicosapentaenoic acid) dan DHA (docosahexanoic acid).

Namun biasanya tidak mudah mendapatkan ikan salmon. Selain lebih sering dijual di supermarket besar, harganya juga tidak murah. Nah sebagai alternatif salmon, masih ada jenis ikan lainnya yang bisa Moms gunakan untuk menu MPASI Si Kecil, lho.




1. Ikan Kakap

Kakap merupakan salah satu jenis ikan yang sering dijadikan pilihan untuk MPASI. Moms bisa mengolah ikan kakap dengan cara dikukus atau dicampurkan ke dalam bubur beras saring. Ikan kakap tidak memiliki duri halus dan dagingnya tebal. Selain itu, rasanya juga lezat sehingga mudah disukai anak-anak.


2. Ikan Lele

Selain ikan kakap, ikan lele juga merupakan salah satu ikan andalan yang dapat digunakan sebagai bahan MPASI Si Kecil. Selain mudah didapat, harga ikan lele juga tergolong tidak terlalu mahal dan mudah diolah. Lele mengandung protein dan fosfor yang baik bagi perkembangan otak bayi.


3. Ikan Gindara

Ikan gindara memiliki tekstur yang lembut sehingga membuat jenis ikan yang satu ini cocok untuk dijadikan bahan MPASI. Anda bisa membelinya dalam bentuk fillet atau potongan tanpa tulang, guna mempermudah pengolahan. Selain lembut, ikan gindara juga memiliki kandungan asam lemak omega-3 dan asam lemak omega-6 yang penting untuk proses pertumbuhan serta perkembangan anak.




4. Ikan Gurame

Ikan yang banyak ditemukan di supermarket atau pasar ini memiliki kandungan gizi yang tak kalah baik, lho. Menurut penelitian, ikan gurame mempunyai kandungan protein sekitar 19 persen. Kandungan protein gurame lebih tinggi dibandingkan ikan lele. Gurame memiliki tekstur yang kenyal dan tidak terlalu banyak duri sehingga mudah diolah sebagai bahan MPASI.


5. Ikan Tuna

Jenis ikan laut ini mengandung protein, kalium, vitamin B, dan selenium yang penting untuk membantu fungsi kognitif otak, membantu sistem kekebalan tubuh, dan metabolisme hormon tiroid. Tak hanya itu, ikan tuna juga mengandung omega-3 yang cukup tinggi, yaitu 1,2 gram omega-3 dalam 100 gram ikan tuna serta mengandung 147 kalori dalam setiap 113 gram ikan tuna.


6. Belut

Sebagian orang mungkin geli melihat bentuk belut. Akan tetapi, sesungguhnya ikan yang satu ini memiliki nilai gizi yang cukup tinggi. Selain tidak mengandung gula, rendah sodium, dan tinggi fosfor, belut juga sangat kaya akan vitamin A, B1, B2, B12, D, dan E. Tidak banyak yang tahu, belut mengandung omega-3 yang hampir menyamai salmon. 


7. Ikan Kembung

Selain murah, ikan kembung juga kaya manfaat. Ikan yang satu ini mengandung kalsium, zat besi, fosfor, vitamin A, B1, D, E, plus vitamin C. Ikan kembung juga mengandung asam lemak omega-3 yang lebih banyak dibandingkan salmon. (Wieta Rachmatia/SW/Dok. Freepik)



Tags: salmon,   ikan,   mpasi,   lele,   gurame,   tuna,   belut,   ikan kembung,   gindara,   kakap










Cover Mei-Juni-Juli 2020