Mother&Baby Indonesia
Tips Atasi Produksi ASI Seret Tanpa Obat-Obatan

Tips Atasi Produksi ASI Seret Tanpa Obat-Obatan

Tidak bisa maksimal dalam memberikan ASI atau air susu ibu buat Si Kecil! Inilah salah satu kekhawatiran terbesar yang kerap dirasakan oleh para Moms yang baru melahirkan.

Faktanya, memberikan ASI terkadang tidak semudah teori. Banyak hal yang berpotensi membuat proses meng-ASI-hi tidak berjalan dengan lancar. Selain kesulitan menemukan posisi yang pas dalam menyusui, terkadang ibu mengalami ASI seret atau produksi ASI tidak mengalir dengan lancar.

Banyak hal yang membuat ASI seret atau berkurang, antara lain:



• Tidak segera menyusui.

• Pelekatan yang tidak sempurna.

• Tubuh ibu yang sedang menyesuaikan dengan kebutuhan bayi.

• Ibu stres atau melalui pengalaman traumatis.

• Gangguan fungsi tiroid.

• Mengonsumsi obat atau efek kontrasepsi tertentu.

• Mengonsumsi terlalu banyak rempah tertentu seperti peppermint, oregano, thyme.


Jangan Panik!

Nah apabila Anda mengalami ASI seret atau tidak lancar, jangan langsung panik ya, Moms! Memperlancar ASI tidak selalu menggunakan obat-obatan tertentu, lho. Ada sejumlah solusi agar ASI Anda tidak seret, yakni:

1. Terus menyusui

Pada dasarnya, tubuh Anda akan menyesuaikan produksi ASI dengan kebutuhan Si Kecil. Jadi jangan berhenti menyusui ya, Moms. Dan yang terpenting, jangan stres.

2. Memompa ASI

Bagi ibu yang bekerja tentunya akan sulit untuk setiap saat menyusui Si Kecil. Sebagai alternatif, Anda bisa memompa ASI secara teratur. Rutin memompa ASI juga bisa membantu menjaga tingkat produksi ASI.

3. Menghindari alkohol dan rokok



Saat menyusui, sebaiknya Anda tidak mengonsumsi minuman keras dan merokok. Kedua hal ini berpotensi mengurangi produksi serta kualitas ASI.

4. Menjaga nutrisi

Moms memerlukan energi ekstra untuk bisa memberi ASI secara optimal kepada Si Kecil. Artinya, Anda harus menjaga tubuh agar kondisinya selalu prima. Salah satu cara adalah dengan mengonsumsi makanan sehat serta banyak minum air putih.


Makanan Pilihan

Selain melakukan hal-hal di atas, Anda juga bisa memperlancar ASI dengan mengonsumsi makanan berikut ini:

1. Sayuran hijau

Salah satu jenis makanan sumber galaktagog adalah sayuran hijau, seperti bayam, brokoli, kale, daun katuk, dan daun jinten. Ibu menyusui dianjurkan untuk mengonsumsi 1-2 porsi sayuran berdaun hijau setiap hari. Perlu diketahui, sayuran hijau juga mengandung senyawa fitoestrogen yang serupa dengan hormon estrogen. Senyawa ini baik untuk mendukung produksi ASI.

2. Gandum utuh dan oat

Gandum utuh dan oat memiliki kandungan serat yang tinggi. Selain bisa membuat ibu menyusui merasa kenyang lebih lama, mengonsumsi bubur gandum atau bubur oat juga dipercaya dapat meningkatkan produksi ASI. Oat juga kaya zat besi yang bermanfaat untuk mencegah anemia yang notabene penyebab menurunnya pasokan ASI.

3. Bawang putih

Bawang putih diyakini bisa membantu meningkatkan produksi ASI pada ibu menyusui. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa bayi akan menyusu lebih lama jika ibunya mengonsumsi bawang putih. Menurut penelitian tersebut, bawang putih, bawang merah, maupun bawang bombay dapat membuat rasa ASI lebih enak.

4. Kacang-kacangan

Kacang-kacangan, seperti kacang merah, kacang almond, dan kacang kenari juga baik dijadikan makanan penambah ASI. Selain mengandung serat yang baik untuk kesehatan pencernaan, kacang-kacangan juga mengandung protein, kalsium, dan zat besi yang dapat menambah produksi ASI.

5. Biji-bijian

Biji-bijian yang berkhasiat untuk memperbanyak ASI antara lain wijen dan biji chia. Biji-bijian ini mengandung senyawa fitoestrogen yang baik untuk meningkatkan produksi ASI. (Wieta Rachmatia/SW/Dok. Freepik)



Tags: ibu menyusui,   asi,   produksi asi,   asi seret