Mother&Baby Indonesia
Riki Rhino: Hiburan Plus Edukasi untuk Anak

Riki Rhino: Hiburan Plus Edukasi untuk Anak

Berdasarkan data yang dirilis situs World Wide Fund for Nature (WWF), jumlah badak Sumatera yang tersisa di kawasan Gunung Leuser hanya sekitar 60 hingga 80 ekor saja. Menyedihkan, ya!

Bukan hanya badak Sumatera, populasi beberapa jenis hewan seperti harimau, elang jawa, dan bekantan juga sudah semakin berkurang dalam beberapa tahun terakhir. Perburuan liar serta rusaknya hutan yang menjadi habitat asli hewan liar menjadi alasan sejumlah binatang berada di ambang kepunahan.

Menjaga kelestarian hutan serta penghuninya tentu menjadi tugas kita sebagai manusia. Nah, Moms juga bisa mengajak Si Kecil berpartisipasi dalam misi ini. Selain mengajarkan anak untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan hewan-hewan, Anda juga bisa mengajaknya menyaksikan film Riki Rhino.



Film animasi karya anak bangsa yang diproduksi Batavia Pictures ini mengisahkan tentang Riki, seorang anak badak Sumatera. Setelah sang ibu mati karena kebakaran hutan, Riki bersahabat dengan seekor bebek anatidae bernama Beni.

Riki sangat bangga akan cula yang dimilikinya. Akan tetapi pada suatu malam, seorang pemburu bernama Mr. Jak berhasil mendapatkan cula Riki. Tanpa culanya, Riki merasa sangat sedih, takut, dan kehilangan kepercayaan diri.

Namun Beni berhasil meyakinkan Riki untuk mencari Sang Master yang konon bisa memberikan cula baru. Dimulailah perjalanan Riki dari Gunung Leuser ke Taman Nasional Batang Gadis Sumatera Utara, lantas ke kawasan Tesso Nilo di Riau, hingga Taman Nasional Sembilang, dan menyeberang ke Pulau Kalimantan.

Dalam petualangannya bersama sang sahabat, Riki berhasil menyelamatkan harimau dan anak gajah dari serangan pemburu liar. Ia juga mendapatkan pusaka sebagai tanda terima kasih dari para hewan yang telah ditolongnya.

Namun ketika berhasil menemui Sang Master, Riki justru harus berhadapan dengan Mr. Jak yang berusaha menangkap para bekantan dan ingin menghanguskan hutan Kalimantan.   

Lantas berhasilkan Riki mendapatkan cula baru dari Sang Master yang dipercaya memiliki kesaktian luar biasa? Dan bagaimana badak muda ini menghadapi rasa takutnya ketika berhadapan lagi dengan pemburu yang telah memotong culanya?



Petulangan seru Riki dan Beni ini sangat mengasyikkan untuk ditonton bersama anak-anak. Bukan hanya seru, film Riki Rhino juga menampilkan dialog-dialog lucu yang pasti membuat Si Kecil terkekeh-kekeh saat menyaksikannya.



Menjaga Alam

Namun yang paling penting, film Riki Rhino mengajarkan Si Kecil untuk lebih peduli terhadap alam, hutan, dan hewan-hewan yang ada di dalamnya. Film ini mengedukasi anak bagaimana efek perburuan liar terhadap alam.

“Film ini mengajarkan anak-anak untuk mencintai alam dan hewan-hewan punah, khususnya yang hanya ada di Indonesia, dengan cara yang fun, creative, but very educative. Dengan begitu mereka akan antusias menonton dan tidak bosan,” ujar Zack Lee, aktor yang mengisi suara Mr. Jak.

Riki Rhino juga menampilkan Hamish Daud Wyllie, Ge Pamungkas, Aurel dan Arsy Hermansyah, Mikaela Lee, dan M. Ridwan Kamil sebagai pengisi suara. Mau menonton serunya film Riki Rhino? Yuk Moms, ajak Si Kecil ke bioskop kesayangan Anda. Riki Rhino siap menghibur sekaligus mengedukasi keluarga Indonesia mulai 27 Februari 2020. (Wieta Rachmatia/SW/Dok. FB Riki Rhino, MB)



Tags: film,   film anak,   riki rhino,   badak sumatera,   cinta lingkungan










Cover Mei-Juni-Juli 2020