Mother&Baby Indonesia
Berlebihan Asam Folat Bisa Bahayakan Ibu Hamil!

Berlebihan Asam Folat Bisa Bahayakan Ibu Hamil!

Kebutuhan nutrisi dan gizi seseorang tentu sangat perlu dipenuhi untuk menjaga kesehatan tubuh dan menjauhkan diri dari penyakit. Apalagi untuk ibu hamil, di mana nutrisi dan gizi tak hanya dibutuhkan untuk dirinya sendiri, tetapi juga janin dalam rahimnya.

Dari banyaknya jenis yang dibutuhkan, asam folat menjadi salah satunya. Nutrisi ini berperan penting dalam memproduksi sel darah merah. Hal tersebut tentu membantu mendukung perkembangan tabung saraf janin untuk menjadi otak dan sumsum tulang belakang.




Kadar yang Tepat


Karena itu, kekurangan asam folat bisa membuat bumil mengalami anemia. Sedangkan pada janin bisa mengakibatkan ia lahir dengan cacat saraf sejak lahir. Kecacatan ini di antaranya adalah anensefali (tidak lengkapnya pembentukan bagian utama otak), dan spina bifida (tidak lengkapnya pembentukan sumsum tulang belakang atau tulang belakang).

Karenanya, akan lebih baik jika Moms mampu memenuhi kebutuhan asam folat sesuai dengan yang direkomedasikan oleh para ahli. Agar lebih jelas, berikut ini adalah kadar yang tepat untuk kecukupan asam folat Anda:

• 400 mg per hari - kebutuhan untuk calon ibu yang merencanakan kehamilan.

• 400 mcg per hari - saat 3 bulan pertama usia kehamilan.

• 600 mcg per hari - memasuki usia kehamilan 4-9 bulan.



• 500 mcg per hari - sudah dalam fase menyusui.


Jika Kelebihan Asam Folat

Sayangnya, risiko kesehatan tak hanya dialami saat Anda kekurangan asam folat, tapi juga jika Anda kelebihan asupan jenis vitamin ini. Hal yang paling mencegangkan adalah risiko pada janin, yang bisa membuatnya mengalami autisme, bahkan hingga 2 kali lipat.

Selain itu, efek samping lain pun bisa dialami oleh bumil, di antaranya terjadi defisiensi vitamin B12 dalam tubuh. Kondisi ini berisiko menyebabkan gejala kebingungan, demensia, hingga gangguan sistem saraf yang bisa memengaruhi janin. Meski kasusnya jarang terjadi, akan lebih baik jika hal ini dicegah sejak awal.

Gejala lain yang timbul adalah rasa mual berlebihan, timbul ruam-ruam pada kulit, insomnia atau sulit tidur, juga kesemutan. Risiko bumil terkena hipertensi atau tekanan darah tinggi juga bisa terjadi, akibat kelebihan menerima asam folat.

Karenanya, cegah kekurangan atau kelebihan asam folat dengan mengonsumsi sumbernya dengan porsi yang pas ya, Moms. Beberapa makanan yang bisa Anda siapkan adalah sayuran hijau (bayam atau kangkung), buah jeruk atau lemon, kacang-kacangan, pepaya, atau kubis brussel. (Vonia Lucky/SW/Dok. Freepik)



Tags: kehamilan,   hamil,   ibu hamil,   asam folat,   nutrisi










Cover Mei-Juni-Juli 2020