Mother&Baby Indonesia
5 Fakta Osteopati Kranial yang Orang Tua Perlu Tahu

5 Fakta Osteopati Kranial yang Orang Tua Perlu Tahu

Beberapa saat lalu mungkin Moms pernah membaca berita mengenai keponakan Kate Middleton yang menjalani osteopati kranial. Ya, anak berusia 1 tahun tersebut adalah Arthur, putra dari adik Kate yang bernama Pippa Middleton.

Jika Moms masih asing dengan cranial osteopathy atau osteopati kranial, yuk tingkatkan kewaspadaan Anda dengan membaca 5 fakta di bawah ini.




1. Metode untuk Memberi Kenyamanan

Menurut Sutherland Cranial College of Osteopathy (SCCO), kranial osteopati tidak jauh berbeda dengan osteopati pada umumnya, ini adalah bentuk yang lebih lembut dari pengobatan osteopati yang biasanya diberikan pada bayi dan anak. Pengobatan ini memberikan manipulasi pada kepala dan tulang punggung anak, agar ia bisa merasa lebih nyaman.


2. Mengatasi Berbagai Masalah pada Newborn

Kenapa bayi butuh osteopati kranial? Karena ketika anak lahir, mereka bisa mengalami trauma yang ia serap dari tekanan persalinan. Ini bisa membuat bayi terlahir dengan bentuk kepala aneh (atau peyang) dan memar. Walau semua itu bisa sembuh dalam beberapa hari atau minggu, namun proses penyembuhannya bisa jadi tidak sempurna.

Kalau sudah begitu, bayi bisa mengalami ketidaknyamanan dalam waktu lama, dan tentu saja efeknya pun bisa jangka panjang. Ketika ini terjadi pada anak Anda, maka saat itulah pengobatan osteopati kranial diperlukan. Ini juga bisa mengatasi bayi yang mengalami masalah tidur lho, Moms.




3. Melawan Stres pada Bayi

Teknik ini memungkinkan bayi untuk mengeluarkan stres dari tubuhnya. Caranya adalah memberikan gerakan yang disebut involuntary motion, yaitu meletakkan tangan terapis di atas tubuh anak untuk merasakan kontraksi dan ekspansi lembut dari seluruh sel dan jaringan di tubuh anak. Ketika gerakan alami di tubuh anak tersebut terganggu, misalnya saat lahir, maka metode osteopati kranial bisa membuat anak nyaman kembali.


4. Aman dan Alami

“Osteopati kranial merupakan bentuk osteopati yang sangat lembut dan aman, yang menggunakan teknik lembut untuk membuat perubahan pada tubuh. Ini metode tanpa beda, dan tujuannya untuk menyeimbangkan kembali sistem tubuh anak, agar bisa bekerja secara efektif,” jelas Sheila Work, seorang terapis osteopati dari The Natural Practice, pada Baby Magazine UK.


5. Banyak Manfaatnya

Pada bayi dan anak, tulang mereka masih tumbuh dan banyak sistem tubuhnya yang belum matang, maka semua itu bisa dipengaruhi agar lebih baik dengan osteopati kranial. Dampak positifnya, tumbuh kembang anak jadi lebih optimal, sistem imun membaik, dan anak lebih kuat melawan infeksi. (Tiffany/SW/Dok. Freepik)



Tags: kranial osteopati,   osteopathy cranial,   terapi,   anak,   bayi,   newborn










Cover Mei-Juni-Juli 2020