Mother&Baby Indonesia
Moms, Ini Solusi Jika Anak Tidak Suka Makan Nasi

Moms, Ini Solusi Jika Anak Tidak Suka Makan Nasi

Banyak orang Indonesia yang berkata, “Belum lengkap rasanya kalau belum makan nasi.” Kebiasaan makan nasi pun kemudian diterapkan kepada Si Kecil sejak ia sudah bisa menikmati MPASI. Moms umumnya akan lebih mengutamakan nasi sebagai karbohidrat utama, sementara sumber makanan lain sebagai nutrisi pelengkap lainnya.

Tapi, akan ada saat di mana anak Anda tidak mau makan nasi, bahkan sampai memuntahkannya jika dipaksa. Daripada stres mencari cara agar ia tetap mengonsumsi nasi, ada solusi lain untuk mengatasi situasi ini, yaitu dengan mengganti nasi dengan sumber karbohidrat lainnya.




Ragam Jenis Karbohidrat

Karbohidrat memang menjadi sumber makanan pokok, khususnya bagi orang Indonesia, dan nasi menjadi pilihan. Nasi juga termasuk makanan yang mempunyai risiko alergi sangat rendah dan mudah dicerna, sehingga tentunya aman dikonsumsi anak-anak. Untuk lebih jelas, ada dua jenis karbohidrat yang bisa dikonsumsi, yaitu:

Karbohidrat Kompleks

Jenis karbohidrat ini lebih lama dicerna dan diserap oleh tubuh. Biasanya, makanan yang mengandung serat tinggi yang termasuk sebagai karbohidrat kompleks. Misalnya sayur dan buah dengan kulitnya, oat, gandum, sereal, nasi merah, serta biji-bijian.

Karbohidrat Sederhana

Karbohidrat sederhana merupakan jenis yang paling mudah dicerna tubuh. Fungsinya bahkan bisa menaikkan kadar gula darah dengan cepat, sehingga mampu menyediakan energi bagi tubuh dengan cepat. Kandungan yang ada di antaranya fruktosa, glukosa, dan laktosa.



Namun, sumber dari jenis karbohidrat ini biasanya tidak banyak mengandung nutrisi atau bahkan disebut nol gizi, serta menyumbang kalori yang tinggi dalam tubuh. Sumber tersebut di antaranya nasi putih, permen, gula, kue, sirup, serta makanan dan minuman manis lainnya.


Memilih Karbohidrat yang Tepat


Jika Si Kecil sulit untuk makan nasi, mungkin karena ia merasa bosan dengan tekstur atau rasa yang Anda berikan sebagai asupannya. Untuk itu, Anda bisa menyiasatinya dengan menambahkan sedikit rasa gurih ke nasi saat memasaknya sehingga anak bisa menemukan sesuatu yang ‘baru’ dari makanannya.

Selain itu, sesuaikan juga dengan lauk-pauk yang akan ia konsumsi bersamaan dengan nasi agar tak merasa enek. Tapi, Anda juga bisa mengubah sumbernya dari nasi menjadi kentang rebus atau jagung dan kacang hijau yang bisa dihaluskan dahulu agar mudah dikonsumsi Si Kecil.

Hal yang bisa dilakukan juga adalah mengajak anak untuk membentuk nasi dengan cetakan seperti beruang atau bentuk lain yang unik. Kemudian, ajak ia untuk makan bersama dengan suasana keluarga yang hangat. Dengan begitu, ia akan merasa bahwa waktu makan menjadi lebih menyenangkan dan bisa membuat makanan, termasuk nasi, terasa lebih nikmat. (Vonia Lucky/SW/Dok. Freepik)



Tags: balita,   anak,   nutrisi,   nasi,   karbohidrat








Cover Maret 2020