Mother&Baby Indonesia
Anak Susah Makan? Waspadai Infantile Anorexia, Moms!

Anak Susah Makan? Waspadai Infantile Anorexia, Moms!

Apakah Moms memiliki anak yang lebih suka bermain dan berbicara daripada makan? Jika selera makan rendah adalah masalah yang muncul pada anak Anda, maka Moms perlu mencurigai ia mengalami infantile anorexia.

Menurut organisasi Childrens National, infantile anorexia adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan anak yang kekurangan selera makan, yang biasanya terjadi pada anak usia bayi atau balita (umumnya dari baru lahir sampai 3 tahun). Apakah ini berbahaya? Menurut sebuah penelitian, infantile anorexia justru lebih menyiksa orang tua dari pada anaknya, karena orang tua pasti tertekan saat anaknya ogah makan, betul? Untuk info lebih lengkap mengenai masalah yang satu ini, simak penjelasannya berikut ini ya, Moms.




Gejala Infantile Anorexia


Tentu saja setiap anak memiliki gejala yang mungkin berbeda-beda, namun gejala umum yang sering muncul pada anak penderita infantile anorexia adalah:

• Nafsu makan rendah

• Susah naik berat badan

• Kurang gizi 

• Kesulitan meredakan rasa cemas, yang akhirnya mengganggu tidur dan makan

• Saat sedang senang tidak merasakan lapar

• Lebih memilih main dan bicara daripada makan.


Penyebab Infantile Anorexia

Ada banyak hal yang mungkin menyebabkan infantile anorexia, Moms. Dilansir dari Mom Junction, beberapa penyebab tersebut di antaranya adalah:

• Distraksi membuat anak tidak fokus makan, sehingga ia memilih untuk berhenti makan.



• Ada yang tidak normal dengan mulut Si Kecil yang mengurangi kemampuannya untuk makan, sehingga ia mengalami infantile anorexia.

• Pengobatan yang diberikan saat melahirkan mungkin mengurangi kemampuan anak untuk mengisap dan menelan makanan.

• Sel di bawah lidah anak (frenulum) yang kencang bisa mengganggu kemampuan anak untuk makan, sehingga anak lebih suka bermain dan berbicara, bukan makan.

• Ketika anak kekurangan gizi, maka ia akan mengalami beberapa masalah kesehatan yang memicunya untuk terkena infantile anorexia.

• Sakit fisik mungkin membuat selera makan anak menurun. Karena itu, cek kembali kesehatan Si Kecil ya, Moms.


Cara Mengatasi Infantile Anorexia

Untuk mengatasi masalah ini, Moms bisa melakukan beberapa hal berikut:

• Ajarkan bagaimana cara mengenali rasa lapar dan kenyang

• Terapkan jadwal makan rutin.

• Biarkan anak makan sendiri.

• Kenalkan finger food.

• Makan bersama sebagai keluarga. (Tiffany/SW/Dok. Freepik)



Tags: infantile anorexia,   anak,   balita,   kesehatan








Cover Maret 2020