Mother&Baby Indonesia
Lidah Belang pada Anak? Ini 6 Fakta Geographic Tongue

Lidah Belang pada Anak? Ini 6 Fakta Geographic Tongue

Kesehatan anak sudah pasti yang utama, namun ada saja masalah kesehatan yang bisa mengintai Si Kecil. Salah satunya adalah lidah belang, atau yang pada dunia medis lebih sering disebut geographic tongue (karena menyerupai gambar peta).

Apa sih penyebab lidah belang-belang pada anak? Bahaya enggak, ya? Untuk menjawabnya, kami telah merangkum informasi dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI). Simak yuk, Moms!





1. Bukan Penyakit

Mengutip artikel dr. Siti Rayhani Fadhila, BMedSc(Hons), dari IDAI, “Penting untuk Ayah dan Bunda ketahui lidah belang-belang bukanlah suatu penyakit melainkan sebuah tanda bahwa ada penyakit yang mendasari. Oleh karena itu, yang perlu diobati adalah penyakit dasar tersebut. Sebagai contoh jika disebabkan oleh alergi, maka yang harus diobati adalah alerginya.”


2. Berkaitan dengan Alergi

Menurut IDAI, lidah belang-belang pada anak ini sering dikaitkan dengan sejumlah penyakit, seperti alergi pada anak dan psoriasis pada orang dewasa.


3. Tanpa Keluhan

Ketika Si Kecil mengalami lidah belang-belang, biasanya anak tidak mengeluh karena ia masih bisa merasakan makanan dengan baik. Namun memang pada beberapa anak, kasus lidah belang-belang membuat lidah anak lebih sensitif saat makan pedas dan asam, sehingga ia merasa perih.

Lidah belang-belang juga bisa menyebabkan lidah anak terasa nyeri, panas, bengkak, dan berwarna merah. Jika ini terjadi pada Si Kecil, tak perlu khawatir berlebih, karena ini bukan radang lidah atau masalah serius lainnya, Moms.




4. Berbeda dengan Sariawan

Saat pertama menyadari lidah anak belang-belang, biasanya orang tua akan mengira anaknya terkena sariawan. Padahal, gejalanya sangat berbeda lho, Moms. Maka jangan memberikan anak obat sariawan, ya.


5. Terjadi pada Anak 2 Tahun ke Atas

“Lidah belang-belang tidak terjadi secara cepat, melainkan hasil dari sebuah proses berulang yang cukup lama. Oleh karena proses terjadinya yang cukup lama, maka lidah belang-belang atau geographic tongue ini jarang terjadi pada usia bayi dan lebih banyak ditemukan pada usia 2 tahun ke atas,” jelas dr. Siti Rayhani dalam situs IDAI.


6. Tidak Berbahaya

Menurut IDAI, lidah belang-belang ini hanya dialami oleh sekitar 3 persen dari populasi umum. Jika anak Anda mengalami lidah belang-belang, jangan panik karena biasanya ini tidak berbahaya, asalkan lidah anak tidak nyeri, bengkak, dan merah. Jika keluhan bertambah, segera konsultasikan ke dokter spesialis anak ya, Moms. (Tiffany Warrantyasri/SW/Dok. Freepik)



Tags: anak,   balita,   geographic tongue,   lidah belang,   kesehatan










Cover April 2020