Mother&Baby Indonesia
5 Cara Mudah Membuat Bubur Nasi yang Lembut

5 Cara Mudah Membuat Bubur Nasi yang Lembut

Sarapan, makan siang, atau makan malam? Bubur nasi yang lembut memang selalu bisa diandalkan. Mungkin bubur nasi dengan taburan ayam suwir bisa dibilang salah satu comfort food yang selalu disukai orang Indonesia. Bagaimana tidak, bubur nasi tidak hanya enak dan mengenyangkan, tetapi juga mudah dibuat sendiri di rumah.

Cara membuat bubur nasi memang mudah, tetapi dibutuhkan trik yang sempurna untuk menghasilkan bubur nasi dengan tekstur yang lembut, tidak terlalu cair, dan juga tidak menggumpal. Tak sabar mau membuat bubur nasi yang lembut? Yuk, ikuti langkah-langkah berikut ini, Moms!




1. Cuci Beras

Untuk 3-4 mangkuk bubur nasi, beras yang dibutuhkan tidak banyak, hanya sekitar 300 gram. Beras pulen lebih cocok untuk dijadikan bahan bubur nasi dibandingkan beras pera, tentu agar hasil akhir bubur nasi semakin lembut ya, Moms. Beras pera akan lebih sulit menyerap air dan hasilnya pun keras, tidak cocok jika Moms menginginkan bubur nasi yang lembut. Cuci bersih beras dengan cara mengisi wadah beras dengan air mengalir dan membuangnya. Lakukan hingga 3 kali, kemudian tiriskan.


2. Rebus Beras

Untuk 300 gram beras, Moms bisa merebusnya dengan 3 liter air (rasio 1:10). Moms juga bisa mengganti air dengan kaldu ayam, kaldu daging, ikan, atau kaldu sayuran. Pastikan beras dimasukkan saat air atau kaldu sudah mendidih ya, Moms. Memasukkan beras saat air belum mendidih membuat bubur nasi jadi lebih encer dan mudah berair saat sudah dingin nanti.


3. Api Kecil

Lebih besar api yang digunakan, bukan berarti bubur akan lebih cepat matang lho, Moms. Memasak bubur dengan api besar justru akan membuat bubur tidak lembut dan menggumpal. Sebaiknya, pastikan api yang Anda gunakan tidak terlalu besar, api kecil justru lebih baik agar air atau kaldu tidak mudah menyusut. Jangan lupa masukkan 1 sampai 2 lembar daun salam agar aroma bubur nasi semakin menggoda. Masukkan juga 1 sendok teh garam sebagai perasa.




4. Aduk Terus

Semakin sering beras diaduk, maka hasilnya pun bubur nasi akan semakin lembut dan tidak menggumpal. Tujuannya adalah agar kaldu dan beras semakin tercampur hingga menjadi kental. Aduk beras secara merata, teratur dan perlahan agar bulir beras cepat pecah dan menjadi bubur. Proses ini biasanya memakan waktu sekitar 15-30 menit.


5. Koreksi Tekstur dan Rasa

Periksa tekstur bubur, apakah kekentalannya sudah sesuai dengan selera Anda dan keluarga? Jika belum, Moms bisa menambahkan air atau kaldu mendidih sedikit demi sedikit, sambil terus mengaduk bubur hingga tekstur atau kekentalannya sesuai.

Begitu juga dengan rasa bubur. Biasanya rasa bubur nasi sudah gurih alami jika menggunakan kaldu, sehingga tidak diperlukan tambahan garam. Jika Moms hanya menggunakan air saat merebus beras, maka mungkin diperlukan tambahan garam. Cek kembali rasa bubur nasi agar sesuai selera Anda. Tetapi ingat, sebaiknya bubur nasi tidak ditambahkan garam jika akan diberikan untuk MPASI bayi di bawah 1 tahun.

Jika tekstur dan rasa bubur nasi sudah sesuai selera, Moms bisa menyajikannya di mangkuk dengan taburan aneka topping favorit, seperti ayam suwir, daun bawang, kacang kedelai, atau cakwe. Selamat menikmati bubur nasi yang lembut, Moms! (Tiffany/SW/Dok. Freepik)



Tags: keluarga,   bubur nasi,   membuat bubur nasi,   bubur nasi lembut








Cover Maret 2020