Mother&Baby Indonesia
Tips Menjaga Konsentrasi Kala Usia Bertambah

Tips Menjaga Konsentrasi Kala Usia Bertambah

Mau menggoreng ayam, eh kok, malah mengambil telur! Apakah Moms pernah mengalami hal semacam ini? Kurang konsentrasi sehingga tidak melakukan sesuatu yang telah direncanakan.

Seiring dengan bertambahnya usia, kerja otak manusia memang cenderung menurun. Hal ini akan diperparah jika kondisi kesehatan Anda kurang baik.

Penelitian yang dilakukan tim dari University College London (UCL) menunjukkan bahwa fungsi otak mulai menurun di usia 45 tahun. Tim meneliti 5.198 pria dan 2.192 wanita yang notabene pegawai negeri sipil Inggris berusia 45-70 tahun selama periode 1997 hingga 2007.



Dari uji memori otak, kemampuan mengingat kosakata hingga kemampuan memahami melalui audio dan visual, terlihat fungsi penalaran turun hingga 3,6 persen pada pria dan wanita berusia 45-49 tahun. Sementara itu, penurunan terbesar terjadi pada responden pria berumur 65-70 tahun, yaitu 9,6 persen, sedangkan pada wanita dengan umur sama hanya 7,4 persen.

Namun Moms tak perlu khawatir. Anda bisa tetap menjaga konsentrasi dan daya ingat otak dengan melakukan langkah-langkah berikut ini:


1. Perhatikan Asupan Gizi

Otak tentu butuh asupan makanan dengan nutrisi yang baik agar kemampuannya tetap terjaga. Moms perlu mengonsumsi makanan seperti sayuran hijau, ikan yang mengandung asam lemak omega-3, teh hijau, dan kacang-kacangan, serta makanan yang mengandung vitamin untuk otak agar fungsi otak lebih terjaga.

Selain itu, hindari minuman beralkohol. Penelitian menunjukkan bahwa kebiasaan mengonsumsi minuman beralkohol dalam jumlah berlebihan dapat berdampak buruk pada fungsi kognitif (proses berpikir) dan memori.


2. Rutin Berolahraga

Berolahraga secara teratur juga bisa menjadi cara untuk menjaga daya ingat yang efektif. Olahraga teratur dapat memperlancar sirkulasi darah di dalam tubuh, meningkatkan suplai darah ke otak, mendorong perkembangan sel saraf baru, mengurangi resistensi insulin, mengurangi peradangan, serta merangsang pelepasan zat biokimiawi yang berpengaruh pada kesehatan otak. Anda disarankan untuk berolahraga ringan seperti berjalan kaki selama 45 menit sebanyak tiga kali dalam seminggu.


3. Olah Otak

Otak juga perlu dilatih agar kemampuannya tetap terjaga, lho! Ada banyak cara untuk mengasah otak agar tetap tajam, antara lain dengan rajin mengisi teka-teki silang, bermain puzzle, rajin membaca, bermain catur, atau memainkan permainan menghafal gambar. Oh ya, bermain musik juga bisa menstimulasi kerja otak Anda. Selain itu, permainan strategi seperti monopoli dan board game lainnya juga membuat otak Anda terus bekerja maksimal.




4. Mengatur Aktivitas

Seiring dengan bertambahnya usia, Anda mungkin akan lebih sering lupa meletakkan barang-barang. Oleh sebab itu, cobalah untuk merapikan hidup Anda. Mulai dari hal sepele, seperti menaruh barang di tempatnya atau menulis agenda harian. Kebiasaan ini akan membantu otak Anda agar lebih fokus dan daya ingat terjaga.


5. Cukup Beristirahat

Tidur berperan penting dalam menjaga fokus dan kemampuan mengingat. Saat tidur, ingatan seseorang akan menyusun kembali informasi dari hal-hal yang sudah terjadi. Cukup beristirahat akan membuat tubuh bugar, juga terhindar dari stres. Biasanya, orang dewasa membutuhkan sekitar 7 hingga 9 jam untuk tidur. Selain itu, tidur yang berkualitas dan cukup dapat membantu daya ingat untuk mempelajari sesuatu hal yang baru.


6. Mengonsumsi Vitamin

Saat ini, cukup banyak beredar vitamin yang membantu memperbaiki kerja otak. Jika memang diperlukan, Anda bisa mengonsumsinya. Akan tetapi sangat disarankan agar Anda berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum menggunakan obat atau vitamin tertentu.


7. Jauhkan HP

Agar Anda bisa lebih fokus dalam mengerjakan sesuatu, tak ada salahnya jika Anda untuk sementara menyingkirkan HP atau telepon genggam. Tanpa adanya gangguan suara handphone atau keinginan melihat update sosial media, Anda bisa lebih berkonsentrasi dalam bekerja.


8. Meditasi

Praktek meditasi menawarkan banyak manfaat. Pelatihan mindfulness semacam ini menekankan fokus perhatian sehingga dapat membantu meningkatkan konsentrasi, daya ingat, dan kemampuan kognitif lainnya. (Wieta Rachmatia/SW/Dok. Freepik)



Tags: konsentrasi,   daya ingat,   usia,   fokus,   asupan gizi,   otak










Cover Mei-Juni-Juli 2020