Mother&Baby Indonesia
5 Alasan Pentingnya Menjaga Kebersihan Setelah Bercinta

5 Alasan Pentingnya Menjaga Kebersihan Setelah Bercinta

Selain membantu menjaga keintiman dan keharmonisan pasangan, seks merupakan aktivitas yang juga menyehatkan. Kendati demikian, Anda dan pasangan juga sebaiknya memperhatikan kebersihan sesudah berhubungan intim agar kesehatan tetap terjaga dengan baik.

Ya, usai berhubungan intim, Anda dan pasangan diharapkan bisa menerapkan beberapa kebiasaan sehat dan bersih, seperti mencuci tangan, membersihkan area genital, bahkan mandi. Pasalnya, hal ini bisa sangat berpengaruh pada kesehatan dan kebersihan tubuh Anda dan pasangan, Moms.

Menjaga kebersihan setelah bercinta juga diketahui dapat menghindari risiko infeksi yang mungkin terjadi akibat aktivitas seksual yang berlangsung selama bercinta. Nah, apa saja ya, manfaat lain bila Anda dan pasangan menerapkan kebiasaan sehat dan bersih setelah bercinta? Berikut ini jawabannya, Moms.

1. Baik untuk Saluran Kandung Kemih

Meski terkadang sulit, setelah bercinta Anda diharapkan untuk bisa buang air kecil (BAK) dengan segera. Hal ini diketahui dapat membantu membersihkan pelumas, air liur, atau elemen asing lainnya yang dapat menyebabkan masalah pada tubuh di kemudian hari. Bila Anda tidak langsung BAK setelah bercinta, dikhawatirkan hal ini bisa memberi waktu bagi bakteri untuk berkembang biak pada tubuh dan menyebabkan terjadinya infeksi.

2. Menghindari Risiko Infeksi Jamur

Menerapkan kebiasaan sehat setelah bercinta merupakan cara tepat untuk mencegah terjadinya infeksi jamur. Pasalnya, sesuatu yang sangat kecil (seperti jamur) dapat memengaruhi keseimbangan kesehatan vagina Anda. Jika Anda terinfeksi jamur, apalagi kondisinya semakin parah, pengobatan adalah satu-satunya cara untuk mengatasi infeksi tersebut

Karena itu, hindarilah risiko infeksi jamur ini dengan selalu buang air kecil dan berkumur setelah berhubungan intim. Bila Anda rentan terhadap infeksi jamur, setelah bercinta Anda juga dapat mengonsumsi yoghurt yang kaya akan probiotik.

3. Menghindari Risiko Infeksi Saluran Kemih

Infeksi saluran kemih (ISK) dapat terjadi bila Anda tidak menjaga kebersihan tubuh dengan baik, apalagi setelah bercinta. Usai berhubungan intim, bakteri dapat berpindah ke uretra Anda dan menyebabkan infeksi saluran kemih. Terkadang hal ini tidak menunjukkan gejala dan Anda tak menyadarinya. Namun, saat gejala muncul, Anda bisa mengalami nyeri kandung kemih dan sensasi terbakar saat buang air kecil.

4. Mengurangi Risiko Infeksi Jamur di Mulut

Tak sedikit pasangan suami istri yang menikmati seks oral. Namun, aktivitas ini perlu diwaspadai karena bisa saja menimbulkan risiko infeksi jamur di mulut. Ini bisa terjadi ketika Anda atau pasangan memiliki infeksi jamur di mulut yang kemudian ditularkan saat aktivitas seks oral tersebut. Hal ini juga disebut kontaminasi silang (antara manusia).

Untuk menghindari risiko ini, pastikan Anda berkumur dengan obat kumur antibakteri setelah melakukan seks oral untuk membasmi bakteri apa pun yang mungkin ada di mulut Anda dan pasangan.

5. Mencegah Kontaminasi Silang dalam Bentuk Lain

Selain kontaminasi silang yang terjadi lewat oral, seks anal juga dapat menyebabkan kontaminasi silang. Bakteri dapat berpindah dari anus ke vagina dan ini cukup berisiko menimbulkan infeksi. Begitu juga saat Anda menyentuh area lain dengan tangan yang terkontaminasi, misalnya saat Anda mungkin lupa dan menyentuh mata Anda atau bahkan menginfeksi kembali vagina Anda dengan tangan yang kotor. Karena itu, penting untuk menerapkan kebiasaan sehat dengan benar setelah bercinta untuk membantu mengurangi risiko kontaminasi silang ini. (Vonda Nabilla/SW/Dok. Freepik)



Tags: pernikahan,   suami istri,   hubungan seks,   kebiasaan sehat setelah bercinta,   rutinitas setelah bercinta