Mother&Baby Indonesia
Waspada! 6 Silent killer Ini Bisa Hancurkan Rumah Tangga

Waspada! 6 Silent killer Ini Bisa Hancurkan Rumah Tangga

Moms, sudah berapa lama Anda dan Dads menikah? Sepanjang perjalanan berumah tangga, mungkin saja Anda berdua telah mengalami beberapa kali konflik. Hal ini tentu wajar karena Anda dan pasangan memiliki sudut pandang yang berbeda sehingga perlu saling menyesuaikan satu sama lain.

Namun, sikap Anda dalam menjalani hidup pernikahan juga memengaruhi keharmonisan keluarga, lho. Jika ada hal-hal yang Moms atau Dads tidak sampaikan pada pasangan secara terbuka, hal ini justru bisa menjadi silent killer dan mampu "membunuh" ikatan hingga memicu kehancuran dalam rumah tangga. Apa saja silent killer tersebut? Simak penjelasan yang dilansir dari familytoday.com berikut ini:

1. Silent Nights

Tak hanya sekadar pujian atau memberikan hadiah, namun sebuah hubungan bisa terjaga dan semakin erat dengan adanya komunikasi yang baik. Jika Anda dan pasangan sangat jarang mengobrol dan berkomunikasi pada siang hari akibat aktivitas dan kesibukan Anda, percakapan bisa bisa dialihkan pada malam hari.

Namun sayangnya, rasa lelah kerap membuat Anda atau pasangan jadi enggan berbicara hingga muncul silent nights. Padahal, pillow talk atau mengobrol sebelum tidur mampu menambah kedekatan Anda berdua. Siapa tahu hal tersebut mungkin saja diakhiri dengan bercinta yang justru akan membuat Anda lebih berenergi di keesokan hari.

2. Silent Solidarity

Setelah menikah dan punya anak, Anda berdua pun menjadi lebih fokus pada tumbuh kembang buah hati. Alhasil, waktu kencan yang masih dibutuhkan untuk menjaga ikatan antara Moms dan Dads jadi berkurang. Sama seperti pillow talk, Anda tetap membutuhkan waktu berdua saja dengan cara sederhana, misalnya dengan menikmati kopi saat akhir pekan sambil menitipkan Si Kecil ke keluarga atau kerabat dekat.

3. Silent Sloth

Menurut tradisi, tugas rumah tangga akan lebih sering dibebankan pada sang istri. Padahal, Moms dan Dads bisa bekerja sama untuk membersihkan rumah, mencuci piring dan pakaian, hingga memandikan dan merawat Si Kecil secara bergantian. Jika tidak ada kekompakan dan kerja sama, hal ini justru bisa menimbulkan ketidaksetaraan dalam hubungan dan dapat menganggu keharmonisan Anda dan pasangan.

4. Silent Spending

Wajar jika Anda atau pasangan memiliki keinginan pribadi, misalnya membeli perlengkapan untuk hobi Anda atau jalan-jalan ke suatu tempat sendiri. Tapi, jika ada pengeluaran secara diam-diam dan dilakukan di luar perencanaan keuangan keluarga, hal tersebut justru bisa menimbulkan masalah. Karena itu, sebaiknya Moms dan Dads jujur dengan kondisi keuangan supaya Anda berdua dapat kompak untuk mencapai tujuan keuangan keluarga nantinya.

5. Silent Scrolling

Penggunaan gadget untuk bekerja sekaligus mencari hiburan bisa membuat penggunanya ketagihan. Alhasil, kebiasaan Anda atau pasangan yang sering scrolling ponsel pun akan menghambat jalinan komunikasi. Ada baiknya Moms dan Dads menyediakan satu waktu khusus untuk tidak menggunakan gadget apa pun agar lebih fokus saat mengobrol dan berbagi pikiran bersama.

6. Silent Socializing

Memiliki banyak teman tentu baik, tapi hal ini juga bisa menjadi buruk jika Anda menyembunyikannya dari pasangan. Teman lawan jenis yang Anda kenal, baik secara langsung atau melalui media sosial, bisa menjadi penyebab tuduhan perselingkuhan yang tentunya dapat merusak kehidupan rumah tangga Anda.

Berusaha lebih terbuka pada pasangan tentang banyak hal akan menjadi kunci kerharmonisan dalam pernikahan Moms dan Dads. Semoga keenam silent killer ini tidak menghantui kehidupan keluarga Anda, ya. (Vonia Lucky/SW/Dok. Freepik)



Tags: keluarga,   pernikahan,   rumah tangga