Mother&Baby Indonesia
Waspada Konstipasi Postpartum, Susah BAB Usai Melahirkan!

Waspada Konstipasi Postpartum, Susah BAB Usai Melahirkan!

Setelah melahirkan, beberapa ibu baru mungkin akan mengalami susah buang air besar (BAB). Masalah ini dikenal dengan istilah konstipasi postpartum, yakni kondisi umum dengan gejala seperti rasa sakit atau tidak nyaman, tegang, dan saat BAB, feses yang dikeluarkan sangat keras. 

Gangguan ini memang biasa dialami oleh sejumlah wanita setelah persalinan. Lantas, apa penyebab konstipasi postpartum dan bagaimana cara mengatasinya? Simak ulasannya berikut ini, Moms!



Penyebab Konstipasi Postpartum

Ada beberapa hal yang menyebabkan ibu baru melahirkan mengalami konstipasi postpartum, yakni:

1. Peregangan Otot dan Penambahan Tekanan

Konstipasi postpartum dapat disebabkan karena proses mendorong saat melahirkan menyebabkan peregangan pada otot dasar panggul atau otot sfingter anus. Hal ini dapat membuat buang air besar jadi sedikit sulit. Selain itu, penambahan berat badan dan adanya tekanan saat menggendong bayi juga dapat menjadi salah satu penyebab sembelit pasca melahirkan.

2. Kurang Tidur, Kelelahan, dan Stres

Dikutip dari laman Healthline, sebagaimana diketahui kurang tidur dan kelelahan adalah masalah umum yang sering dialami oleh orang tua baru. Namun sayangnya, perubahan pola tidur dan kelelahan ini dapat menjadi penyebab sembelit pasca persalinan (konstipasi postpartum), yang disebabkan karena meningkatnya kadar stres yang dapat dialami oleh orang tua baru. Ketika stres, tubuh menghasilkan hormon kortisol dalam jumlah yang banyak. Akibatnya, pada beberapa ibu baru, hal ini dapat menyebabkan mereka mengalami sembelit.

3. Kurang Mengonsumsi Makanan Tinggi Serat dan Kurang Minum Air



Saat sibuk merawat Si Kecil, mungkin Moms sering kali lupa untuk memperhatikan diri sendiri. Padahal, menjaga kesehatan Anda tidak hanya penting bagi bayi, tetapi juga bagi Anda sendiri. Perubahan pola makan seperti kurang mengonsumsi makanan tinggi serat dan kurang banyak minum air atau cairan lain sepanjang hari, terutama saat menyusui, dapat memengaruhi pergerakan usus, yang akibatnya dapat menyebabkan terjadinya sembelit.

4. Kurangnya Aktivitas Fisik

Kurangnya aktivitas fisik ringan setelah melahirkan, seperti kurang berdiri, berjalan, dan aktivitas umum lainnya juga dapat memperlambat saluran pencernaan Anda lho, Moms. Tingkat aktivitas yang lebih rendah setelah melahirkan dapat menyebabkan konstipasi postpartum.

5. Mengonsumsi Vitamin Usai Persalinan

Sama halnya seperti mengonsumsi vitamin kehamilan yang bertujuan untuk membantu menjaga keseimbangan gizi, mengonsumsi vitamin setelah melahirkan bertujuan untuk dapat membantu Moms tetap berenergi dan bergizi. Namun, beberapa vitamin pascapersalinan banyak mengandung zat besi dan nutrisi lain yang terkadang dapat menyebabkan Anda mengalami sembelit, Moms.

Cara Mengatasi Konstipasi Postpartum

Lalu, apa yang dapat dilakukan untuk meredakan masalah tersebut? Moms bisa coba lakukan beberapa cara berikut ini:

• Minum lebih banyak air dan cairan lainnya.

• Tambahkan lebih banyak serat ke dalam menu makanan Anda.

• Konsumsi makanan pencahar alami, seperti buah plum.

• Bergeraklah sebanyak mungkin dan lakukan olahraga ringan di sela-sela kesibukan mengurus dan merawat bayi.

• Lakukan teknik relaksasi atau mandi air hangat untuk meredakan stres.

• Tidak ada salahnya meminta bantuan Dads atau keluarga untuk menjaga bayi Anda agar Anda bisa beristirahat sejenak ataupun makan dengan tenang.

Itulah beberapa penyebab konstipasi postpartum yang biasa dialami setelah melahirkan dan cara mengatasinya. Meskipun begitu, Anda tidak perlu khawatir karena kondisi semacam ini hanya bersifat sementara, Moms. Namun, jika Anda merasa sangat terganggu dengan masalah ini, Moms bisa konsultasikan dengan dokter Anda. (Fariza Rahmadinna/SW/Dok. diana.grytsku/Freepik)



Tags: ibu melahirkan,   konstipasi,   konstipasi postpartum