Mother&Baby Indonesia
7 Cara Mengatasi Nyeri pada Puting saat Menyusui Bayi

7 Cara Mengatasi Nyeri pada Puting saat Menyusui Bayi

Air susu ibu atau ASI merupakan nutrisi terbaik bagi bayi. Jadi, jangan heran jika setiap ibu tentunya selalu berusaha untuk memberikan ASI bagi sang buah hati, khususnya selama enam bulan pertama kehidupan Si Kecil.

Namun harus diakui, memberikan ASI eksklusif terkadang tidak semudah membalikkan telapak tangan. Ada saja kendala yang mungkin dialami ibu selama proses menyusui. Salah satu yang paling sering terjadi adalah nyeri puting.



Penyebab rasa sakit pada puting ketika menyusui bisa disebabkan oleh banyak hal, seperti payudara lecet, kering, adanya infeksi jamur, atau bahkan karena posisi menyusui yang salah sehingga terjadi luka di sekitar puting.  

Jika dibiarkan, kondisi ini tentu saja akan memengaruhi proses kelancaran menyusui. Oleh sebab itu, Moms perlu segera mengatasinya. Berikut adalah beberapa cara untuk mengatasi rasa nyeri pada puting saat menyusui.

1. Kompres

Ya, Anda bisa menggunakan handuk yang telah direndam dengan air hangat untuk mengatasi rasa nyeri pada puting ketika menyusui. Tindakan ini bisa membantu menghilangkan kulit kering, sekaligus membuat puting lebih rileks sebelum menyusui. Anda juga bisa menggunakan kompres dingin untuk membantu meredakan nyeri pada puting setelah menyusui. Lakukan kompres ini setiap beberapa menit sekali hingga bengkak dan rasa nyeri berkurang.



2. Gunakan Krim

Saat ini sudah banyak tersedia krim untuk meredakan sakit di puting. Moms bisa mendinginkan krim di dalam kulkas terlebih dahulu agar lebih nyaman saat digunakan. Sebagai catatan, krim yang mengandung lanolin juga bagus untuk mengatasi kulit yang rusak di sekitar payudara. Pada umumnya, krim payudara aman untuk bayi. Tapi tidak ada salahnya jika Anda membersihkan payudara dengan lembut terlebih dahulu sebelum menyusui Si Kecil.

3. Gunakan Pelembap Alami

Jika Moms tidak terbiasa menggunakan produk krim dan sejenisnya, Anda bisa mengoleskan bahan alami untuk mengatasi payudara yang kering dan luka, seperti minyak zaitun, minyak kelapa, atau bahkan madu. Namun jangan lupa untuk membersihkannya sebelum menyusui karena beberapa bahan, seperti madu, tidak boleh dikonsumsi oleh bayi di bawah usia 1 tahun.

4. Hindari Sabun

Salah satu penyebab nyeri pada puting adalah payudara yang kering. Agar kondisinya tidak bertambah parah, sebaiknya Anda hindari membersihkan bagian puting dengan sabun karena hal tersebut hanya akan membuat area payudara jadi semakin kering.

5. Keringkan Puting

Setelah mandi, pastikan payudara dan puting Anda sudah benar-benar kering sebelum mengenakan pakaian. Payudara yang lembap dan tertutup pakaian hanya akan mengundang bakteri sehingga bisa memicu iritasi atau bahkan infeksi.

6. Jangan Salah Pilih Bra

Agar sirkulasi udara berlangsung dengan baik, gunakan bra menyusui yang terbuat dari bahan katun yang lembut. Penggunaan bra jenis ini juga perlu dilakukan untuk meminimalisasi luka akibat gesekan bahan bra dengan payudara Anda.

7. Manfaatkan ASI

Ada kandungan antibakteri di dalam ASI Anda lho, Moms. Setelah selesai menyusui, Anda bisa memeras sekitar dua tetes ASI dan menggosokkannya ke sekitar kulit puting dengan lembut. (Wieta Rachmatia/SW/Dok. Freepik)



Tags: puting,   nyeri puting,   ibu menyusui,   payudara