Mother&Baby Indonesia
Kenali Emosi Bayi agar Lebih Mudah Berinteraksi dengannya

Kenali Emosi Bayi agar Lebih Mudah Berinteraksi dengannya

Moms, buah hati Anda memang masih bayi, tapi di usia tersebut ia juga sudah mulai mengembangkan emosinya, lho! Perkembangan emosi Si Kecil di awal kehidupannya menjadi hal yang penting untuk diperhatikan karena akan menentukan bagaimana sebaiknya Moms dan Dads bersikap.

Mempelajari emosi bayi akan membuat Anda lebih mudah untuk berinteraksi dengan Si Kecil. Jika Anda tahu bagaimana watak Si Kecil, apa yang ia suka dan tidak, bagaimana cara ia menghadapi masalah, pertengkaran antara Anda dengannya pun akan jauh berkurang. Coba lihat seperti apa ia sebenarnya dan bagaimana cara yang tepat untuk menyikapi emosinya.

Aktivitas atau Tingkat Energi

• Rendah: Si Kecil tidak banyak bergerak dan cukup tenang saat Anda membacakan dongeng, mengganti popoknya, atau saat harus duduk di car seat.



Cara menyikapinya: Bayi yang tenang dan santai cenderung lebih mudah distimulasi. Bermainlah bersamanya di lantai, berguling, dan bersenda gurau saat belajar tengkurap, serta berikan pijatan lembut untuk melemaskan otot-ototnya.

• Tinggi: Si Kecil akan terus bergerak, tengkurap lalu telentang di atas kasur, merangkak di lantai, bahkan melompat-lompat di pangkuan saat Anda berusaha memakaikan baju atau popoknya. Ia mungkin juga bisa berjalan lebih cepat daripada usia seharusnya.

Cara menyikapinya: Memang agak sulit berharap agar Si Kecil bisa tenang selagi Anda mengerjakan tugas rumah tangga. Coba letakkan ia di atas bouncer atau gelar playmat, agar ia punya banyak waktu dan area untuk berguling di lantai.

Pendekatan pada Hal-hal Baru

• Rendah: Si Kecil akan memandang setiap mainan atau pengasuh yang baru ia lihat dengan rasa curiga. Saat Anda mengenalkannya pada makanan baru, ia juga akan cenderung rewel.

Cara menyikapinya: Jangan paksa bayi Anda untuk bisa cepat beradaptasi pada situasi yang masih asing baginya. Perkenalkan Si Kecil pada makanan baru perlahan-lahan, berikan waktu yang cukup supaya ia lebih mengenal pengasuh baru. Sebaiknya, jangan tinggalkan Si Kecil sendirian dengan orang yang asing baginya.



• Tinggi: Saat diundang ke pesta, Si Kecil sangat senang dan menikmatinya. Ia juga sangat tertarik pada mainan baru, buku, dan lainnya. Pengasuh barunya pun bisa diterimanya dengan cepat.

Cara menyikapinya: Bayi pemberani Anda bisa menerima berbagai situasi baru dan mampu berkembang dalam kondisi itu. Anda mungkin bisa sedikit bersikap membatasi Si Kecil saat ia bergerak aktif untuk menghindarinya dari risiko cedera yang bisa terjadi saat ia tertarik dan mencoba hal-hal baru.

Intensitas Suara

• Rendah: Tak hanya Anda, tetangga Anda pun jarang sekali mendengar suara berisik di rumah Anda, sebab Si Kecil lebih senang tersenyum daripada tertawa lepas. Dan ketika rewel, Si Kecil hanya mengeluarkan suara dengan volume kecil daripada menangis keras.

Cara menyikapinya: Jangan terlalu ambil pusing, jika bayi Anda tidak bisa melepaskan ekspresi di tengah situasi ramai dan meriah. Namun, Anda juga harus peka terhadap keinginannya, Moms

• Tinggi: Saat bangun, Si Kecil pasti sering tertawa lepas jika melihat sesuatu yang lucu dan menggelikan. Atau menangis keras jika rewel atau tidak suka pada sesuatu.

Cara menyikapinya: Cobalah untuk tidak bersikap berlebihan saat melihat Si Kecil rewel dan meraung, karena sedang tidak mood. Tangisan keras sebagai ekspresi sedih hanyalah sebagai penyeimbang gelak tawanya saat sedang dalam mood yang baik. (M&B/SW/Dok. Freepik)



Tags: bayi,   emosi bayi,   watak bayi