Mother&Baby Indonesia
Penyebab Sakit Perut Sebelah Kiri saat Hamil Muda

Penyebab Sakit Perut Sebelah Kiri saat Hamil Muda

Cukup banyak keluhan yang dirasakan ibu hamil. Salah satunya adalah munculnya rasa nyeri pada perut sebelah kiri. Rasa nyeri ini biasanya muncul saat usia kehamilan masih muda atau di trimester pertama. Meski tidak perlu panik, Anda juga sebaiknya tidak menganggap sepele masalah tersebut.

Ada sejumlah penyebab yang memicu timbulnya rasa sakit pada perut sebelah kiri. Sebagian adalah kondisi normal yang dialami ibu hamil, tapi sebagian lagi merupakan pertanda adanya masalah pada kandungan Anda. Berikut adalah beberapa di antaranya:

1. Gejala Awal Kehamilan

Bagi sebagian Moms, rasa nyeri di perut sebelah kiri saat hamil muda merupakan hal yang normal selama tidak disertai gejala lain yang parah. Jenis nyeri yang Anda rasakan akibat gejala awal kehamilan biasanya tidak berbeda jauh dari nyeri haid. Perut akan terasa sedikit kram dan kembung, disertai tanda-tanda seperti:



• Muncul banyak jerawat

• Badan terasa lemas dan lelah

• Perubahan suasana hati yang cepat atau mood swings

• Ngidam atau menginginkan makanan tertentu

• Nyeri otot

• Nyeri pada payudara



• Kenaikan berat badan.

2. Efek Pembesaran Perut

Selama tiga bulan atau 12 pekan pertama kehamilan, Anda juga bisa mengalami sakit perut sebagai efek dari ukuran perut yang terus membesar. Ketika proses ini terjadi, ligamen yang tadinya menempel lekat dan kencang perlahan-lahan jadi melebar. Kondisi inilah yang menimbulkan rasa nyeri tapi seharusnya masih bisa ditoleransi oleh Moms. Untuk mengurangi rasa nyeri tersebut, Anda sebaiknya beristirahat dengan cukup dan memastikan Anda dalam posisi yang nyaman saat berbaring maupun duduk.

3. Konstipasi

Konstipasi atau sulit buang air besar merupakan kondisi yang kerap dialami oleh wanita selama masa kehamilan. Efeknya, ibu hamil akan mengalami sakit yang terasa seperti kram di perut bagian kiri bawah.

4. Infeksi Saluran Kemih

Infeksi saluran kemih juga bisa memicu sakit perut sebelah kiri pada ibu hamil, terutama di bagian kiri bawah. Selain sakit perut, infeksi ini biasanya juga disertai dengan gejala lain, seperti sering buang air kecil dan rasa sakit saat melakukannya. Sebagian ibu hamil yang mengalami infeksi saluran kemih juga akan mengalami pendarahan saat buang air kecil. Jika demikian, Moms harus segera berkonsultasi dengan dokter.

5. Kehamilan Ektopik

Kehamilan ektopik terjadi saat sel telur yang sudah dibuahi justru menempel di bagian luar rahim, seperti di tuba falopi. Kehamilan seperti ini tidak dilanjutkan. Janin perlu dikeluarkan menggunakan obat atau prosedur medis yang disarankan dokter. Kehamilan ektopik umumnya terjadi pada usia 4-12 minggu. Selain sakit perut, gejala lain dari kehamilan ektopik adalah perdarahan, nyeri di ujung bahu, dan sakit saat buang air kecil maupun buang air besar.

6. Keguguran

Apabila sakit perut yang dirasakan cukup parah dan disertai dengan kram serta pendarahan, ada kemungkinan Anda mengalami keguguran atau adanya risiko keguguran. Segera kunjungi dokter guna mendapatkan tindakan lebih lanjut. (Wieta Rachmatia/SW/Dok. Freepik)



Tags: kehamilan,   ibu hamil,   sakit perut,   masalah kehamilan,   infeksi,   keguguran