Mother&Baby Indonesia
6 Perbedaan saat Menjalani Kehamilan Kedua dan Komplikasinya

6 Perbedaan saat Menjalani Kehamilan Kedua dan Komplikasinya

Yay, selamat atas kehamilan kedua Anda, Moms! Meski mungkin Anda merasa telah berpengalaman menghadapi kehamilan, namun tak sedikit dari Moms mungkin juga penasaran apakah kehamilan kedua ini akan berbeda dengan kehamilan terdahulu, baik soal keluhan-keluhan kehamilan yang akan Anda rasakan maupun perubahan tubuh yang terjadi pada kehamilan kedua ini.

Saat hamil anak kedua, tak sedikit yang mengatakan bahwa Anda akan lebih mudah menghadapi tantangan-tantangan kehamilan, misalnya ketika Anda menghadapi keluhan kehamilan. Hal ini bisa dikarenakan kondisi tubuh yang telah belajar menghadapi tantangan kehamilan tersebut. Soal keluhan kehamilan yang dirasakan pun terkadang berbeda. Berikut ini beberapa perbedaan yang mungkin terjadi pada kehamilan kedua Anda:

1. Intensitas Morning Sickness

Morning sickness merupakan salah satu keluhan yang biasa dirasakan ibu hamil. Namun saat kehamilan kedua, tak sedikit ibu hamil yang malah tidak mengalami morning sickness di kehamilannya, atau sebaliknya justru intensitasnya semakin parah.



2. Perubahan pada Payudara

Rasa nyeri dan perubahan bentuk payudara yang mungkin membuat Anda tak nyaman selama menjalani kehamilan pertama mungkin akan terasa berbeda dan lebih mudah ditangani di kehamilan kedua ini. Pasalnya tubuh Anda telah bersiap untuk menyusui sebelumnya, maka Moms mungkin mengalami lebih sedikit perubahan pada payudara Anda. Karena ini kehamilan kedua, mungkin Anda juga sudah mempersiapkan bra yang tepat dan cocok untuk Anda saat hamil atau ketika menyusui nanti.

3. Bentuk Perut

Melansir laman Healthline, pada kehamilan kedua, perubahan bentuk perut akan terlihat lebih awal, di mana baby bump akan lebih cepat terlihat. Hal ini terjadi karena otot-otot perut dan rahim Anda telah mengendur di kehamilan pertama. Nah, otot yang kondisinya sudah melemah karena telah mengendur ini membuat perut Anda lebih mudah menonjol. Untuk alasan yang sama, benjolan perut Anda mungkin akan lebih besar di kehamilan kedua ini.

4. Pergerakan Janin

Di kehamilan kedua ini, Moms mungkin bisa merasakan pergerakan janin Anda di dalam perut. Karena Anda sudah berpengalaman menjalani kehamilan, seharusnya Anda tahu bahwa apa yang Anda rasakan dari perut Anda bukanlah karena sakit perut atau lapar, melainkan gerakan pertama Si Kecil.

5. Lebih Mudah Merasa Nyeri atau Sakit

Sakit atau nyeri punggung juga menjadi keluhan yang umum dirasakan ibu hamil. Pada kehamilan kedua ini, kemungkinan besar Moms akan lebih sering atau mudah merasakannya. Hal ini dikarenakan adanya hormon relaksin, yaitu salah satu hormon yang diproduksi oleh ovarium dan plasenta yang memiliki banyak peran, termasuk untuk merilekskan ligamen di panggul dan melembutkan serta memperlebar serviks. Nah, ligamen yang lebih longgar di sekelilingnya ini membuat Anda lebih sering merasakan sakit punggung.

6. Proses Melahirkan Lebih Cepat

Pada proses kelahiran pertama, biasanya prosesnya akan memakan waktu rata-rata 12 hingga 18 jam, namun pada kelahiran berikutnya, proses melahirkan bisa memakan waktu 8 hingga 10 jam. Untuk Anda yang melahirkan secara normal, hal ini salah satunya dikarenakan sudah terbentuknya jalan lahir dari proses persalinan sebelumnya.

Komplikasi yang Mungkin Muncul di Kehamilan Kedua

Selain keluhan kehamilan dan perubahan pada tubuh, pada kehamilan kedua, komplikasi kehamilan yang mungkin muncul selama kehamilan bisa berbeda, seperti:

1. Gusi berdarah

Selama hamil, biasanya gusi menjadi bengkak dan sensitif serta lebih mudah berdarah. Hal ini bisa dikarenakan perubahan hormon yang terjadi saat Moms hamil. Maka sangat penting untuk mengatasi gusi berdarah saat hamil agar tidak berkembang menjadi penyakit periodontal, yaitu infeksi pada gusi dan tulang di sekitarnya yang dapat menyebabkan gigi lepas dan keropos tulang.

2. Tekanan darah tinggi



Jika Anda mengalami tekanan darah tinggi pada kehamilan pertama, Moms disarankan untuk memantau tekanan darah Anda pada kehamilan kedua ini. Bila tekanan darah Anda lebih tinggi dari 140/90 mm Hg, dokter Anda tentu akan memberikan saran bagaimana cara mengatasinya.

3. Preeklamsia

Preeklamsia merupakan gangguan tekanan darah yang biasanya terjadi pada trimester kedua atau ketiga kehamilan. Bila Moms pernah mengalaminya pada kehamilan sebelumnya, Dokter Anda tentu akan menangani dengan ekstra hati-hati.

4. Diabetes gestasional

Berdasarkan The National Institutes of Health, diabetes gestasional diperkirakan memengaruhi 5% dari kehamilan.

5. Kelahiran prematur

Biasanya pada kehamilan kedua, kelahiran prematur akan meningkat. Namun tak perlu khawatir, dokter Anda tentu akan memandu Anda untuk mengurangi risiko tersebut.

6. Depresi pascapersalinan

The National Institutes of Health menyebutkan bahwa depresi pascapersalinan memengaruhi sekitar 10 hingga 15% ibu setiap tahunnya. (Vonda Nabilla/SW/Dok. Freepik)



Tags: kehamilan,   ibu hamil,   kehamilan kedua