Mother&Baby Indonesia
Bayi Gigit Puting saat Menyusu, Atasi dengan Metode Paced

Bayi Gigit Puting saat Menyusu, Atasi dengan Metode Paced

Fase menyusui memang jadi satu pengalaman yang mungkin mengejutkan, terutama bagi ibu yang baru pertama kali merasakannya. Tak hanya mengetahui cara melancarkan ASI, Moms juga perlu tahu masalah yang bisa dihadapi selama menyusui, seperti sulitnya pelekatan hingga mastitis.

Tetapi, selain masalah yang terjadi pada payudara, perilaku bayi yang menggigit puting ketika menyusui juga bisa sangat merepotkan. Hal ini selain membuat puting lecet juga terasa nyeri sehingga Moms tidak nyaman saat memberikan ASI pada Si Kecil.

Bayi mungkin menggigit selama menyusu bukan karena kebiasaan, tetapi karena berbagai alasan. Misalnya saat sedang flu, tumbuh gigi, atau ada infeksi di bagian telinga. Kondisi tersebut akan membuat Si Kecil kesulitan saat menelan, yang disebabkan oleh hidung tersumbat.



Solusi dengan Metode PACED

Jika masalah ini semakin sering terjadi, Moms mungkin saja berpikir untuk menyapih Si Kecil, meski anak masih di usia yang membutuhkan ASI eksklusif. Sebelum memutuskan hal tersebut, ada baiknya jika Moms mencoba melakukan metode yang dikenal dengan PACED.

Metode ini dikenalkan oleh La Leche League International, sebuah organisasi internasional yang memberikan informasi dengan bertujuan untuk mendukung para ibu menyusui agar proses pemberian ASI tetap lancar, setidaknya hingga Si Kecil berusia 2 tahun. Berikut ini adalah panduan singkat untuk melakukan metode PACED:

Positioning (Menentukan Posisi)

• Perhatikan posisi payudara benar berada di mulut bayi.

• Posisikan puting mengarah ke langit-langit mulut, lalu tunggu mulutnya terbuka lebar (bukan memaksa bayi membuka mulut).

• Segera peluk erat Si Kecil saat mulutnya sudah menempel di payudara. Jaga bokong tetap dekat untuk membantu memiringkan kepala.

• Jika pelekatan sudah benar, bayi menyusu dengan aktif dan sudah mendapatkan ASI, hal ini akan meminimalisir bayi mengigit puting atau area payudara lainnya.

Act Fast (Sigap ketika Bayi Hendak Menggigit)

• Saat Si Kecil sudah merasa kenyang setelah rasa lapar awal terpuaskan, ia akan berhenti dan rahangnya menegang. Saat ini terjadi, segera hentikan isapan dengan jari telunjuk Anda yang masuk ke dalam mulut dan berada di antara gusinya. Lalu, jauhkan mulut bayi secara perlahan.

• Hindari tindakan langsung melepas mulutnya dari payudara, karena dapat menyebabkan kerusakan pada puting.

Comfort (Kenyamanan)



• Si Kecil mungkin akan kaget saat Anda melepas isapannya saat ia bersiap untuk menggigit. Maka, Moms bisa berikan pelukan dengan berkata “Jangan digigit ya, Nak,” dengan lembut.

• Apabila bayi sedang tumbuh gigi, Anda bisa berikan teether dingin atau waslap yang sudah direndam dalam es batu untuk menenangkannya.

• Tawarkan payudara jika Si Kecil masih menunjukkan tanda lapar.

Expression/Compression (Mengompres)

• Jika ASI lancar, maka ini akan membuat bayi mengisap dengan aktif dan mengurangi keinginannya untuk menggigit.

• Namun, saat Si Kecil mulai melambat saat menyusu, Moms bisa memberikan tekanan atau kompresi payudara agar aliran ASI kembali lancar.

• Apabila payudara tempat bayi menyusu memang sudah terasa kosong, segera pindahkan posisi Si Kecil untuk menyusu di payudara satunya.

Distract (Alihkan Perhatian)

• Saat menyusui, Moms jangan diam saja. Ajak Si Kecil berbicara mengenai hal-hal yang ingin Anda sampaikan, misalnya rasa sayang Anda padanya. Atau, Anda bisa sebutkan namanya, memainkan rambutnya dan membuat anak menyentuh tangan/bagian tubuh Moms.

• Meski Si Kecil hanya mendengarkan atau fokus pada sentuhan, hal ini bisa mengalihkan perhatian untuk tetap menyusu.

• Apabila ia sudah menggigit, Moms bisa membuat Si Kecil tertawa untuk melepaskan gigitannya di payudara Anda.

Semoga setelah ini, proses menyusui bisa semakin lancar dan nutrisi yang dibutuhkan Si Kecil tetap terpenuhi. Selamat berjuang, Moms! (Vonia Lucky/SW/Dok. Freepik)



Tags: bayi,   ibu menyusui,   metode paced