Mother&Baby Indonesia
Jangan Asal Makan! Ini Pantangan Makanan bagi Ibu Menyusui

Jangan Asal Makan! Ini Pantangan Makanan bagi Ibu Menyusui

Air susu ibu alias ASI merupakan asupan terbaik bagi bayi, terutama pada 6 bulan pertama kehidupannya. Agar dapat memberikan ASI yang berkualitas, Moms tidak hanya harus menjaga asupan nutrisi tapi juga menghindari beberapa makanan berikut ini.

Pantangan makanan perlu dilakukan oleh ibu menyusui agar tidak memberikan efek negatif bagi ASI yang nantinya akan diberikan kepada Si Kecil. Lantas jenis makanan atau minuman apa saja yang sebaiknya tidak dikonsumsi ibu menyusui? Simak daftar berikut ini ya, Moms.

1. Kafein

Kafein tidak hanya menghambat penyerapan nutrisi dalam tubuh ibu, zat yang satu ini juga bisa masuk ke dalam ASI. Hal ini akan menjadi masalah karena pencernaan bayi yang belum sempurna akan mengalami kesulitan memecah dan membuang kafein.



Alhasil, kafein yang menumpuk dalam sistem pencernaan Si Kecil pun disinyalir menjadi penyebab kolik dan bayi sulit tidur. Meski klaim ini masih memerlukan penelitian lebih lanjut, Centers for Disease Control and Prevention (CDC) menyarankan agar ibu menyusui tidak mengonsumsi kafein lebih dari 300 mg per hari atau setara dengan 2 hingga 3 cangkir kopi.

2. Ikan dengan Kandungan Merkuri Tinggi

Ikan mengandung nutrisi yang cukup baik dan diperlukan ibu menyusui. Hanya saja, hampir semua ikan juga mengandung merkuri, yaitu polutan yang sangat berbahaya karena bisa menjadi racun bagi saraf yang ada di dalam tubuh.

Beberapa ikan mengandung merkuri yang sangat tinggi, seperti ikan tongkol dan ikan todak (swordfish), sehingga perlu dihindari oleh Moms yang tengah menyusui. Jika ingin mengonsumsi makanan ikan atau jenis makanan laut, Moms bisa memilih ikan salmon, tuna, udang, dan beberapa jenis ikan lainnya yang tergolong rendah merkuri. Sebaiknya, konsumsi ikan dibatasi hanya sekitar dua kali dalam seminggu.

3. Minuman Beralkohol

Minuman yang satu ini jelas berbahaya dan bisa menimbulkan efek samping bagi siapa pun yang mengonsumsinya. Nah bagi Moms yang tengah menyusui, mengonsumsi minuman beralkohol bisa menyebabkan zat tersebut masuk ke dalam ASI yang diberikan kepada bayi. Aroma dan rasa dari ASI akan berubah.



Hal ini akan memengaruhi pola konsumsi ASI Si Kecil, sekaligus memengaruhi pola tidurnya. Beberapa penelitian juga berhasil membuktikan bahwa konsumsi bir dapar mengurangi produksi ASI. Pasalnya, bir menghambat refleks untuk mengeluarkan ASI (milk ejection reflex) saat bayi mengisap puting.

4. Buah dan Sayuran Tertentu

Tidak semua buah dan sayur bisa bebas dikonsumsi oleh Moms yang tengah menyusui. Beberapa jenis buah dan sayur diduga dapat memicu alergi serta membuat bayi rewel sehingga sebaiknya konsumsinya dibatasi atau bahkan dihentikan, seperti kacang, kedelai, gandum, bawang, dan kubis. Dalam sejumlah kasus, sebagian ibu menyusui juga mengeluhkan efek dari buah seperti lemon, jeruk nipis, stroberi, kiwi, dan nanas, plus sayuran macam brokoli, timun, serta bumbu kayu manis.

5. Makanan dalam Kaleng

Ikan, daging, dan buah-buahan dalam kaleng biasanya mengandung pengawet, MSG, garam, dan perasa makanan. Semua zat ini bisa memicu terjadinya masalah pada bayi, seperti diare, dehidrasi, dan muntah. Selain itu, zat-zat tersebut juga bisa berdampak buruk bagi organ tubuh bayi yang masih berkembang. Itulah alasan mengapa Moms sebaiknya menghindari berbagai jenis makanan dalam kaleng. Sebaiknya, pilih daging atau ikan yang segar guna menghindari efek samping.

6. Obat-obatan Herbal

Tidak sedikit Moms yang mengonsumsi obat-obatan herbal guna mempercepat proses pemulihan atau membantu menurunkan berat badan setelah persalinan. Masalahnya, Moms tidak benar-benar tahu apa isi dari obat-obatan herbal tersebut dan efeknya bagi tubuh Anda, termasuk ASI. Oleh sebab itu, penggunaan obat-obatan tertentu sebaiknya tetap dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter Anda. (Wieta Rachmatia/SW/Dok. Freepik)



Tags: ibu menyusui,   nutrisi,   asi,   air susu ibu,   pantangan makanan