Mother&Baby Indonesia
5 Kesalahan saat Keramas yang Bisa Merusak Rambut

5 Kesalahan saat Keramas yang Bisa Merusak Rambut

Keramas tidak hanya bertujuan untuk membersihkan rambut dan kulit kepala dari debu serta kotoran yang menempel. Keramas juga merawat rambut agar tumbuh lebih sehat dan terlihat indah.

Sekilas, keramas merupakan hal yang mudah untuk dilakukan. Tapi ternyata jika dilakukan secara sembarangan, hal ini justru akan merusak rambut Anda. Berikut adalah sejumlah kesalahan yang biasanya dilakukan saat keramas sehingga manfaatnya tidak bisa maksimal.

1. Keramas Terlalu Sering

Tidak sedikit wanita yang memiliki kebiasaan keramas setiap hari. Maklum, aktivitas yang padat dan cuaca yang panas sering kali membuat kulit kepala terasa gerah serta lengket. Namun sesungguhnya, frekuensi keramas perlu disesuaikan dengan jenis rambut Anda.



Apabila Anda memiliki jenis rambut normal, Anda cukup keramas dua hingga tiga kali dalam seminggu. Sedangkan untuk pemilik rambut kering, Anda disarankan untuk keramas satu kali dalam seminggu. Jika dilakukan terlalu sering, keramas akan membuat rambut kehilangan minyak alami yang melindunginya. Akibatnya, rambut malah menjadi lebih berminyak. Lain halnya dengan Anda yang memiliki rambut berminyak. Anda justru dianjurkan untuk keramas setiap hari.

2. Mengaplikasikan Sampo Langsung ke Rambut

Menuangkan sampo banyak-banyak langsung ke rambut atau kulit kepala Anda justru akan membuat rambut Anda kering. Sebaiknya, tuangkan sampo sedikit dulu ke telapak tangan Anda, usap hingga berbusa, baru ratakan ke seluruh kepala Anda. Pijat lembut dari atas kepala kemudian menyebar ke bagian kepala lainnya.

3. Salah Memilih Sampo

Apakah Anda pernah memperhatikan perubahan yang terjadi pada rambut Anda saat menggunakan sampo tertentu? Misalnya, rambut Anda menjadi terasa lebih kering, berminyak, atau bahkan bercabang. Bukan tak mungkin, hal itu disebabkan karena Anda salah memilih jenis sampo.

Meski fungsinya sama, tapi kandungan dalam sampo berbeda untuk setiap jenis rambut. Selain itu, Anda juga perlu menghindari sampo dengan kandungan sulfat yang tinggi. Sebagai catatan, kandungan sulfat pada sampo biasanya menciptakan lebih banyak busa. Akan tetapi, kandungan ini menimbulkan efek samping berupa rambut jadi lebih kering dan mudah rontok.



Selain itu, beberapa sampo juga mengandung silikon yang membuat rambut terasa halus. Di sisi lain, kandungan silikon pada sampo secara perlahan akan membuat rambut cepat kering. Silikon juga menghalangi folikel rambut sehingga menghambat pertumbuhan rambut baru. Alhasil, rambut menjadi cepat rontok. Jadi pilihlah sampo yang sesuai dengan jenis rambut Anda.

4. Melewatkan Kondisioner

Kondisioner tidak hanya membuat rambut Anda lebih lembut, tapi juga menutrisi rambut. Tapi jangan salah dalam mengaplikasikan kondisioner. Sangat disarankan Anda hanya menggunakan kondisioner di batang rambut, bukan kulit kepala. 

5. Memijat Kepala dengan Teknik yang Salah

Jangan hanya sekadar membasahi rambut dan menggosoknya dengan sampo saja. Sebaiknya Anda juga memberikan pijatan-pijatan lembut di area kepala ketika keramas. Kebiasaan ini bermanfaat untuk meningkatkan sirkulasi, menguatkan rambut, dan merelaksasi kulit kepala. Akan tetapi jika dilakukan dengan cara yang salah, rambut Anda justru bisa rusak dan kulit kepala justru menjadi berminyak.

Pasalnya, rambut yang basah cenderung lebih rentan rusak. Oleh sebab itu, Anda perlu memberikan pijatan yang lembut. Lakukan pijatan kulit kepala dari dahi menuju arah tengkuk. Lakukan dengan mengikuti garis rambut dan hindari menekan kulit kepala terlalu keras. (Wieta Rachmatia/SW/Dok. Freepik)



Tags: keramas,   rambut rusak,   kesehatan