Mother&Baby Indonesia
10 Tanda Bayi Ingin Dipeluk atau Digendong

10 Tanda Bayi Ingin Dipeluk atau Digendong

Beberapa orang mungkin menyarankan Moms untuk tidak terlalu sering menggendong Si Kecil agar ia tak menjadi anak yang manja. Padahal faktanya, menggendong bayi sangat bermanfaat bagi pertumbuhan Si Kecil dan juga bagi Anda orang tuanya lho, mulai dari memupuk perkembangan empati, menjaga kesehatan fisiknya, hingga menjadi momen bonding Anda dan Si Kecil.

Akan tetapi, tidak jarang orang tua juga tidak tahu kapan atau pada momen seperti apa Si Kecil ingin digendong atau dipeluk. Nah, melansir Baby Gaga, berikut beberapa tanda yang ditunjukkan bayi saat ia ingin dipeluk atau digendong oleh Anda, Moms.

1. Menangis

Andai Si Kecil sudah bisa berbicara, mungkin ia sudah meminta Anda untuk menggendongnya sejak awal. Tapi saat masih bayi, menangis adalah bahasa utama yang ia kuasai. Baik ingin makan atau minta digendong, ia akan mengomunikasikan keinginan dan kebutuhannya melalui tangisan.



2. Rewel

Si Kecil mungkin saja tidak menangis, tapi ia bisa menunjukkan kerewelannya untuk mendapatkan perhatian Anda. Yang perlu diingat, ia bersikap rewel bukan hanya karena ia tak nyaman dengan pakaiannya atau popok yang penuh, tapi juga karena ingin digendong.

3. Mencari Anda

Apa yang Anda lakukan saat mencari sesuatu? Pasti Anda akan menunjukkan gestur sedang mencari, mata Anda akan berusaha menganalisis lingkungan sekitar. Ini sama halnya dengan Si Kecil, ia juga melakukan hal tersebut. Ketika ia ingin Anda menggendongnya, maka ia akan 'memindai' lingkungannya dan melakukan kontak mata dengan Anda.

4. Tak Ingin Anda Pergi

Hampir setiap bayi melewati fase separation anxiety, yakni luapan rasa khawatir ketika Anda tak berada bersamanya. Tapi, jika Si Kecil tak ingin Anda keluar ruangan (walau hanya ingin mengambil segelas air) maka besar kemungkinan ia ingin digendong oleh Anda.

5. Berinteraksi

Telah disebutkan sebelumnya bahwa bayi akan membuat kontak mata dengan Anda jika ingin digendong. Tapi jika Si Kecil sudah mulai lihai menggunakan suaranya, maka ia juga akan berinteraksi secara verbal dengan Anda (seperti celoteh atau menggumam), seakan sedang meminta Anda untuk menggendongnya.



6. Mencari Perhatian

Ketika Si Kecil sudah agak lebih besar, ia sudah mengerti peraturan dan bahasa. Namun, mungkin ia dapat saja bertindak ‘nakal’ untuk mendapatkan perhatian Anda. Ia akan melakukan hal-hal yang ia tahu dilarang, dan semua itu ia lakukan agar bisa digendong oleh Anda.

7. Usaha Sia-sia

Si Kecil tetap menangis walau Moms sudah mencoba berbagai cara, mulai dari mengganti popoknya atau memberikan boneka kesayangannya? Sederhana saja, mungkin Si Kecil hanya ingin digendong, Moms.

8. Tidak Tersenyum

Bagi orang tua, senyuman Si Kecil adalah segalanya. Tapi jika ia terlihat tegang atau cemberut, maka mungkin saja ia ingin dipeluk dan digendong. Hal ini juga salah satu cara untuk mengajarkan Si Kecil berinteraksi dengan orang lain. Menggendongnya juga menunjukkan bahwa ia aman dan dicintai, dan ini sangat membantu Si Kecil untuk tersenyum dan merasa bahagia.

9. Lompatan Pertumbuhan

Bagi Si Kecil, menjadi seorang bayi bukanlah hal yang mudah. Perkembangan tubuh dan kognitifnya sedang berlangsung dengan sangat pesat, dan semua hal ini adalah hal baru baginya. Menjadi seorang bayi dapat sangat melelahkan baginya. Oleh karena itu, jangan ragu untuk menggendong atau memeluknya sebagai bentuk dukungan Anda kepada Si Kecil.

10. Sedang Tumbuh Gigi

Masa tumbuh gigi adalah salah satu momen yang paling sulit bagi Si Kecil dan orang tua, karena proses tumbuh gigi menimbulkan rasa tidak nyaman dan rasa sakit pada Si Kecil. Oleh karena itu, Moms bisa memeluk  atau menggendongnya untuk membuat Si Kecil terus merasa nyaman dan aman. (Gabriela Agmassini/SW/Dok. Freepik)



Tags: bayi,   menggendong bayi,   memeluk bayi