Mother&Baby Indonesia
Kebiasaan Unik Bayi saat Tidur yang Bisa Ganggu Kesehatannya

Kebiasaan Unik Bayi saat Tidur yang Bisa Ganggu Kesehatannya

Tidak ada yang membuat hati kita menjadi damai dibandingkan menyaksikan bayi yang sedang tidur. Anda pasti setuju dengan kalimat tersebut, iya kan, Moms? Tidak bosan rasanya memandangi wajah mungil Si Kecil saat tidur, membuat kita merasa bahagia.

Meskipun begitu, ada kalanya di saat Anda terpaku memandangi wajah bayi, Anda perhatikan ada kebiasaan yang unik sat ia tidur. Kebiasaan ajaib Si Kecil tersebut, walau terlihat lucu dan menggemaskan, ternyata bisa menjadi indikasi masalah yang serius lho, Moms. Apa saja, kebiasaan unik bayi saat tidur? Yuk, kenali Moms, sehingga Anda bisa mengantisipasi jika ada masalah yang dialami Si Kecil!

1. Mendengkur

Sebenarnya tidak ada yang terlalu dikhawatirkan bila Si Kecil tidur sambil sesekali mendengkur. Hal ini disebabkan tenggorokannya masih lunak. Masalah ini umum terjadi, terutama di beberapa minggu pertama usianya. Seiring bertambahnya usia Si Kecil, dengkuran tersebut akan menghilang dengan sendirinya. Selain itu, Menurut Baby Center, banyak bayi yang mendengkur jika hidungnya sedang tersumbat atau ada penyumbatan pada saluran pernapasan. 



Namun jika bayi Anda terus mendengkur, meski tidak lagi flu, bisa jadi ada indikasi gangguan yang lebih serius. American Academy of Pediatrics merekomendasikan Anda untuk berkonsultasi dengan dokter guna mengetahui penyebab dan solusinya, karena hal ini bisa menjadi tanda masalah kesehatan lainnya.

2. Berkeringat

Beberapa bayi berkeringat lebih banyak ketika tidur. Hal ini mungkin membuat Anda panik, terlebih bayi bisa tidur selama 17 jam per hari. Kondisi ini sendiri tergolong normal dan umum terjadi. Mekanisme pendinginan suhu badan pada bayi memang belum sempurna sehingga keringat yang dikeluarkan jadi banyak.

Meskipun demikian, ketika Si Kecil berkeringat secara berlebihan, hal ini bisa menjadi pertanda adanya penyakit tertentu, seperti penyakit kongenital, infeksi, maupun sleep apnea. Bahkan, kepanasan bisa meningkatkan risiko SIDS (Sudden Infant Death Syndrome) atau kematian mendadak pada bayi. Karenanya, pastikan menjaga suhu ruangan di kamar tidur Si Kecil selalu sejuk ya, Moms. Pastikan juga ia memakai baju yang nyaman dan tidak tebal saat tidur.



3. Berhenti Bernapas

Ritme napas bayi berubah-ubah saat tidur, dari cepat jadi lambat, bahkan mungkin berhenti bernapas sebentar sekitar 15 detik. Ini disebut dengan periodic breathing dan hal yang normal terjadi pada bayi di masa-masa awal kehidupannya, Moms. Namun, jika ia berhenti bernapas selama 20 detik, waspadai Si Kecil menderita sleep apnea.

Gangguan ini terjadi karena adanya penyempitan jalan napas yang mengakibatkan udara tidak bisa masuk dan keluar. Akibat oksigen yang merosot dan kadar karbondioksida yang banyak, anak akan terbangun disertai suara hentakan keras seolah napas baru terbebas. Proses bangun ini disebut bangun mikro, di mana gelombang otak terbangun tapi anak tidak terjaga. Dan jika sering terjadi, ini akan membuat kualitas tidur Si Kecil berkurang serta mengganggu perkembangan fisik dan otaknya. Karena itu, konsultasikan segera masalah ini pada dokter anak.

4. Menggeretakkan Gigi

Jika Si Kecil sudah tumbuh gigi, ia mungkin akan mengeluarkan bunyi-bunyi aneh saat tidur seperti bunyi gemeretak gigi. Kebiasaan ini sering terjadi saat bayi memiliki gigi pertamanya. Bunyinya mungkin membuat Anda jadi ngilu mendengarnya, namun tidak membahayakan bayi, karena ini disebabkan Si Kecil berusaha mengurangi sensasi nyeri dan gatal pada gigi barunya tersebut. Akan tetapi, Moms perlu khawatir dan harus segera ke dokter bila kondisi ini terus-terusan terjadi di satu malam tanpa henti pada Si Kecil. (M&B/SW/Dok. Freepik)



Tags: bayi,   newborn,   bayi tidur