Mother&Baby Indonesia
Bulan Peduli Sindrom Down 2020: Semua Bisa Berkarya

Bulan Peduli Sindrom Down 2020: Semua Bisa Berkarya

Tahukah Anda bahwa Oktober adalah Bulan Peduli Sindrom Down atau Down’s Syndrome Awareness Month? Ya Moms, setiap bulan Oktober semua masyarakat dunia diharapkan dapat mengetahui lebih banyak tentang Down syndrome dan merayakannya.

Faktanya, Down syndrome adalah kondisi kromosom yang paling umum terjadi. Sekitar 6.000 bayi lahir dengan Down syndrome, atau setara dengan perbandingan 1 dari 700 kelahiran. Seiring dengan perkembangan zaman, para pemilik kondisi ini memiliki ekspektasi rentang hidup yang semakin meningkat, dari 25 tahun di tahun 1980 menjadi 60 tahun di tahun ini.

Walau sedang pandemi, tetap terdapat banyak cara yang bisa dilakukan untuk mendukung dan merayakan Bulan Peduli Sindrom Down tahun ini. Seperti yang dilakukan oleh Carys Cares bersama POTADS beberapa waktu lalu secara virtual. Hmm, seperti apa ya, keseruannya?



Perayaan Virtual Penuh Bakat

Semua orang memiliki kesempatan dan kemampuan yang sama dalam berkarya, termasuk anak-anak dengan Down syndrome. Inilah yang diyakini oleh Carys Cares, yakni organisasi non-profit dengan fokus pemberdayaan anak-anak dengan Down syndrome, untuk melakukan webinar seru sebagai dukungan serta wadah unjuk bakat dan karya anak-anak dengan Down syndrome.

Webinar ini dihadiri oleh Carys Mihardja (Founder of Carys Cares), Olivia Maya Shitaresmi (Ketua Umum Yayasan POTADS), Zakaria Hamzah (Chief Operations Officer/COO Alleira Batik) dan Asteria Erlanda (Public Relations & Business Communications Manager MRA Media).

Di sini, Carys menyatakan bahwa penting agar stigma buruk tentang penyandang Down syndrome hilang. “Banyak yang salah karena mengira kondisi ini adalah penyakit. Padahal mereka istimewa dan punya hak yang sama dengan kita yang tidak memiliki Down syndrome,” kata Carys.




Untuk itu, pada acara ini pula dikenalkan berbagai merchandise yang dihias oleh lukisan Zeina, salah satu anak dengan Down syndrome yang gemar melukis, dan anak-anak lainnya. Berbagai produk, mulai dari tote bag, tas belanja, pouch, tas serut, kaus, payung, boneka, hingga masker dengan motif lukisan yang ceria ditunjukkan. Semua merchandise ini bisa didapatkan di akun Instagram @carys.cares atau @alleira_batik.

“Kami ingin mendukung kreativitas dan karya teman-teman yang memiliki Down syndrome. Kami ingin menunjukkan kepada dunia bahwa anak dengan Down syndrome berbakat dan kreatif, bahkan lebih baik daripada orang biasa,” ujar Carys.

Dukungan Alleira Batik juga tak hanya muncul pada perayaan virtual tahun ini saja, karena sebenarnya sudah terjalin sejak cukup lama. Pada tahun 2018 dan 2019, Alleira menggelar fashion show bersama anak-anak Down syndrome. Bahkan hadir pula Madeline Stuart, model internasional penyandang Down syndrome, pada pagelaran fashion tahun lalu. 

“Sebenarnya tahun ini kita sudah berencana untuk melakukan kegiatan pada tanggal 18 Maret 2020, tapi seminggu sebelumnya pemerintah menyarankan untuk tidak melakukan acara apa pun selama pandemi. Tidak berhenti di situ, kami terus mendukung anak-anak dengan Down syndrome dengan menggandeng Carys Cares dan POTADS. Anak-anak tetap dilibatkan menjadi model untuk baju karya desain Zeina,” ujar Zakaria. (Gabriela Agmassini/SW/Dok. Freepik, Just For Kids)



Tags: down syndrome,   carys cares,   potads,   alleira batik,   bulan peduli sindrom down