Mother&Baby Indonesia
Orang Tua Memanjakan Anak Sakit? Waspadai Dampaknya, Moms!

Orang Tua Memanjakan Anak Sakit? Waspadai Dampaknya, Moms!

Hati orang tua mana yang tak sedih melihat Si Kecil terbaring sakit. Demam sedikit saja orang tua sudah panik, apalagi kalau anak sedang sakit yang lebih serius. Duh, Moms pasti maunya selalu ada di sampingnya untuk memenuhi segala kebutuhan anak. Pokoknya Moms rela melakukan segala hal yang membuat anak nyaman dan cepat sembuh, deh.

Dengan kata lain, sakit adalah momen untuk memanjakan anak agar cepat sembuh. Namun pernahkah Moms berpikir, sebenarnya boleh enggak sih memanjakan anak yang sedang sakit?

Memanjakan Anak Sakit




Pelukan hangat dan kenyamanan memang efektif membuat anak betah bed rest agar cepat sembuh. Senyum manis Moms juga menjadi semangat anak untuk mau makan dan minum obat. Ya, memberikan kenyamanan memang sangat dibutuhkan anak, namun ini bukan berarti Anda boleh memanjakan anak lho, Moms.

Anak harus tahu konsekuensi yang ia dapat dari tidak menjaga kesehatan, yaitu sakit. Anak juga harus tahu kalau sakit itu tidak enak, ia tidak boleh sekolah, main, makan es krim, dan harus minum obat pahit tiga kali sehari.

Sedangkan kalau Moms memanjakan anak yang sedang sakit, itu sama saja memberi anak kesan kalau sakit itu menyenangkan. Sakit membuatnya bisa selalu dekat dengan Mama, Mama akan cuti bekerja, segala yang ia mau dituruti, boleh nonton TV seharian, dan bahkan bisa dapat hadiah mainan yang telah lama ia dambakan.

Kalau sudah tertanam kesan sakit itu enak, maka ke depannya anak jadi ogah menjaga kesehatan tubuh. Padahal anak seharusnya sudah tahu sikap dan kebiasaan apa saja yang baik untuk tubuh. Seperti makan sehat dan teratur, rutin berolahraga, minum vitamin, tidak jajan sembarangan, dan di tengah pandemi ini tentu saja menerapkan protokol kesehatan (memakai masker, rutin cuci tangan, dan physical distancing). 

Maka daripada memanjakan anak secara berlebihan ketika ia sakit, lebih baik merawatnya saja, Moms. Beri pelukan hangat ketika ia gelisah, terutama di tengah malam saat waktunya istirahat nyenyak. Sambil menemaninya, Moms bisa memberi dongeng tentang penyakit yang ia derita dan bagaimana cara melawannya. Dampingi dan semangati tanpa harus memanjakan berlebih, ternyata tetap efektif meredakan keluhan anak kok, Moms. 

Dampak Memanjakan Anak Sakit

Siapa bilang memanjakan anak sakit bisa bikin anak cepat sembuh? Memanjakan anak sakit justru bisa memberi beberapa dampak negatif, seperti:



• Anak merasa sakit itu menyenangkan.

• Anak tidak takut sakit, karena sakit itu menyenangkan.

• Anak malas menjaga kesehatan.

• Anak kurang tanggung jawab.

• Anak kurang mandiri.

Agar dampak negatif ini tidak terjadi, sebaiknya Moms tidak perlu memanjakan Si Kecil secara berlebihan ketika ia sakit, ya. Dampingi boleh, tetapi tidak perlu memanjakan. (Tiffany/SW/Dok. Freepik)



Tags: anak,   balita,   anak sakit