Mother&Baby Indonesia
Agar Menyusui Lancar, Inilah 7 Cara Memperbanyak ASI

Agar Menyusui Lancar, Inilah 7 Cara Memperbanyak ASI

Sebagaimana diketahui, makanan utama bayi baru lahir adalah air susu ibu (ASI). Menurut sejumlah penelitian, memberikan ASI secara eksklusif pada enam bulan pertama memberikan banyak manfaat, seperti menunjang tumbuh kembang bayi yang optimal, meningkatkan imunitas Si Kecil, serta menurunkan risiko bayi mengalami penyakit infeksi, seperti pneumonia dan diare. 

Namun, masalah yang sering dihadapi oleh ibu menyusui adalah kurangnya produksi ASI. Sayangnya, banyak Moms yang tidak mengetahui cara memperbanyak ASI secara alami, sehingga lebih mengandalkan suplemen. Padahal, tubuh Moms dapat secara alami memproduksi ASI untuk mencukupi kebutuhan Si Kecil. Nah, inilah beberapa cara yang dapat Moms lakukan untuk memperbanyak produksi ASI.

1. Perhatikan Posisi Menyusui

Salah satu cara untuk memperbanyak produksi ASI Moms adalah dengan memperhatikan posisi saat menyusui Si Kecil. Pastikan Si Kecil menempel pada payudara Anda dengan benar. Menempelkan bayi Anda pada payudara dengan benar adalah cara paling efisien untuk meningkatkan suplai ASI Anda. Karena, posisi menyusui yang kurang tepat akan menyebabkan bayi Anda tidak dapat mengeluarkan ASI dari payudara Anda dengan baik. Namun, ketika bayi Anda menyusui dengan posisi yang tepat dan mengeluarkan ASI dari payudara Anda, hal itu akan merangsang tubuh Anda untuk memproduksi lebih banyak ASI.



2. Memompa ASI

Memompa ASI menggunakan pompa bisa menjadi cara lain untuk memperbanyak produksi ASI. Tujuan memompa ASI adalah untuk memberikan rangsangan dan stimulasi pada payudara. Selain itu, memompa ASI juga dapat membantu mengosongkan ASI yang tidak dihabiskan oleh Si Kecil sehingga payudara bisa memproduksi ASI lagi untuk mengganti ASI yang telah keluar.

3. Melakukan Pijatan pada Payudara

Agar produksi ASI berjalan lancar, lakukan pijatan lembut pada payudara beberapa saat sebelum menyusui Si Kecil atau memompa ASI. Caranya, oleskan baby oil atau olive oil pada kedua telapak tangan, lalu pijat dengan gerakan memutar menggunakan tiga jari mulai dari pangkal payudara menuju areola. 

4. Berikan ASI Terus-Menerus

Pada beberapa minggu di awal kelahirannya, jadwal pemberian ASI mungkin masih belum bisa teratur. Meskipun begitu, Moms dapat memberikan ASI kira-kira dua atau tiga jam sekali, karena bayi yang baru lahir biasanya minum ASI 8-12 kali dalam sehari. Jika Si Kecil tertidur, cobalah untuk membangunkannya dengan lembut guna memberikannya ASI. Semakin banyak waktu yang dihabiskan Si Kecil untuk menyusu, maka semakin banyak rangsangan yang Anda dapatkan sehingga dapat memperbanyak produksi ASI.

5. Melakukan Skin-to-Skin Contact

Cara berikutnya untuk memperbanyak produksi ASI adalah dengan melakukan skin-to-skin contact, atau disebut juga dengan kangaroo care. Pada dasarnya, skin-to-skin contact adalah cara menggendong bayi dalam keadaan telanjang diletakkan di atas dada Moms yang telanjang dan ditutup dengan selimut.



Skin-to-skin contact dapat membantu menurunkan stres pada bayi, meningkatkan pernapasan, dan mengatur suhu tubuh Si Kecil. Selain itu, skin-to-skin contact juga dapat mendorong ikatan, dan itu bagus untuk menyusui. Melansir laman Very Well Family, menurut studi tahun 2013, kangaroo care dapat mendorong bayi untuk menyusu lebih lama dan membantu Moms menghasilkan lebih banyak ASI.

6. Menjalani Gaya Hidup Sehat

Selama masa memberikan ASI eksklusif, sebaiknya Anda menjalani pola makan sehat dan bergizi seimbang untuk menjaga kualitas dan produksi ASI. Beberapa makanan yang baik dikonsumsi selama masa menyusui antara lain adalah daun katuk, pepaya, wortel, bayam, dan oatmeal. Sebisa mungkin hindari penggunaan suplemen atau obat-obatan untuk memperbanyak produksi ASI, serta hindari mengonsumsi kafein, minum beralkohol, atau merokok. 

Selain itu, cukupi kebutuhan cairan tubuh dengan minum sekitar 6 hingga 8 gelas air setiap hari, atau bisa ditambah dengan minuman sehat lainnya seperti susu, jus buah, atau teh yang membuat Moms tetap terhidrasi dan membantu Anda menghasilkan ASI untuk mencukupi kebutuhan Si Kecil.

7. Istirahat yang Cukup

Kelelahan dan stres tentu dapat berdampak kurang baik pada suplai ASI Anda. Oleh karena itu, cobalah untuk tidur siang ketika bayi sedang tidur, dan mintalah bantuan jika memang membutuhkan. Saat Moms bisa beristirahat dengan cukup dan tidak terlalu stres, tubuh Anda dapat menghasilkan suplai ASI yang berkualitas. (Fariza Rahmadinna/SW/Dok. Freepik)



Tags: ibu menyusui,   asi,   cara memperbanyak asi,   bayi