Mother&Baby Indonesia
Apel, Lebih Sehat Dimakan dengan Kulit atau Dikupas?

Apel, Lebih Sehat Dimakan dengan Kulit atau Dikupas?

Dalam sehari, berapa banyak buah yang Moms konsumsi? Mengonsumsi buah tiap hari sangat penting lho, Moms, agar kesehatan tubuh Anda dan keluarga tetap terjaga berkat beragam nutrisi baik yang dikandung oleh buah.

Nah, salah satu buah yang kaya akan nutrisi adalah apel yang umumnya dikenal dengan buah berwarna kulit merah. Di balik cerahnya warna kulit apel, buah ini menyimpan banyak khasiat bagi Moms dan keluarga, contohnya melancarkan pencernaan, meningkatkan imun tubuh, serta menunjang kesehatan organ vital.

Akan tetapi, hingga saat ini masih ada perdebatan terkait cara lebih sehat dalam mengonsumsi apel, apakah langsung dimakan dengan kulitnya atau justru dikupas dulu kulitnya baru dimakan? Bagi yang memilih untuk mengupas apel, ini dikarenakan adanya kekhawatiran bahwa kulitnya mengandung lilin serta pestisida yang berbahaya bagi tubuh. Sedangkan mereka yang memilih mengonsumsi apel seutuhnya tanpa mengupas kulitnya, menilai bahwa kulit inilah yang merupakan sumber nutrisi buah apel.



Berangkat dari kedua opini tersebut, mari simak dahulu fakta menarik terkait nutrisi apel, sebelum Moms memutuskan mana yang lebih sehat saat mengonsumsi apel, dimakan bersama kulitnya atau tidak.

Kaya Vitamin C

Saat apel belum dikupas, buah ini memiliki kandungan vitamin C sekitar 10,3 miligram. Berperan dalam membantu menjaga kekebalan tubuh, vitamin ini justru berkurang saat apel dikupas, yaitu menjadi sekitar 8,6 miligram.

Mengandung Potasium

Apel memiliki 239 miligram potasium yang termasuk dalam komponen penting dalam menjaga kesehatan organ vital, seperti jantung, otot, dan sistem saraf. Saat kulitnya dikupas, ternyata kandungan potasium apel mengalami penurunan sekitar 19% atau lebih tepatnya berubah menjadi 194 miligram.

Tinggi Serat

Serat dinilai penting dalam menjaga kelancaran sistem pencernaan tubuh. Nilai serat yang dimiliki oleh apel adalah sekitar 5,4 gram saat kulit tidak dikupas. Namun, hampir setengah dari nilai serat ini akan hilang saat kulit dikupas, yaitu menjadi sekitar 2,8 gram.



Meminimalisir Risiko Kanker

Tahukah Moms bahwa rutin mengonsumsi apel mampu mengurangi resiko terserang penyakit kardiovaskular dan kanker? Terkait hal ini, pada kulit apel telah ditemukan sejenis protein bernama maspin yang bekerja dalam menghambat pembentukan pembuluh darah di sekitar tumor, yang turut mencegah penyebaran sel kanker di dalam tubuh. Walaupun masih memerlukan kajian lebih dalam, manfaat ini tergolong kuat hingga dinilai menarik untuk dibahas lebih lanjut.

Bagus untuk Kesehatan Sendi

Bagi Moms penderita gangguan sendi yang pernah mengalami gejala serta nyeri kronis, apel dinilai mampu mengurangi sakit yang diderita. Ini berkat kandungan antioksidan pada kulit apel yang mampu membantu meningkatkan pergerakan sendi pada tubuh. Dibandingkan dengan daging buah apel, antioksidan ini lebih banyak ditemukan pada bagian kulit .

Berdasarkan ulasan di atas, terlihat bahwa Moms bisa memperoleh nutrisi yang lebih banyak jika mengonsumsi apel tanpa dikupas. Namun, apakah ini berarti Moms hanya bisa menyantap buah apel organik yang dinilai lebih aman dan tidak menggunakan pestisida dalam proses pengembangannya? Tidak juga.

Sebagian pestisida yang ditemukan pada buah atau makanan sebenarnya berada pada level toleransi. Cara terbaik yang bisa Moms lakukan adalah dengan mencuci bersih apel menggunakan air mengalir sebelum dimakan. Jika ingin hasil bersih yang lebih optimal, Moms bisa pula menggunakan spons.

Bagi Moms yang ingin mengeliminasi seluruh kemungkinan keberadaan zat berbahaya, gunakan baking soda saat mencuci apel. Caranya cukup sederhana. Larutkan 1 sendok makan baking soda pada air bersih sekitar 100 cc. Bilas apel dengan air mengalir usai merendamnya selama 15 menit. Selamat mencoba! (Oktavia Putri/SW/Dok. Freepik)



Tags: buah,   apel,   nutrisi