Mother&Baby Indonesia
7 Tips Sukses Toilet Training di Malam Hari untuk Anak

7 Tips Sukses Toilet Training di Malam Hari untuk Anak

Bisa buang air kecil dan buang air besar sendiri tak hanya menjadi pencapaian yang luar biasa bagi Si Kecil, tapi juga menjadi tonggak bersejarah bagi orang tua saat membesarkan anaknya. Tak heran banyak orang tua yang berusaha keras untuk mengajarkan Si Kecil toilet training dengan berbagai daya dan upaya.

Saat Si Kecil sudah memahami perintah, dapat duduk tegak, dan mulai mengerti sinyal tubuh bila ingin buang air, ini bisa menjadi pertanda untuk mulai mengajarkannya toilet training, Moms. Setelah Si Kecil sukses melakukan toilet training di siang hari, tak jarang Moms juga ingin melanjutkan untuk mengajarkannya toilet traning di malam hari.

Meski sebenarnya tak ada perbedaan yang signifikan antara cara melatih toilet training di siang hari dan malam hari, yang perlu Moms ingat adalah melatih toilet training di malam hari butuh lebih banyak usaha dan tentunya Anda harus siap untuk tetap terjaga di tengah malam guna memantau aktivitas Si Kecil. Nah, berikut ini beberapa tips yang bisa Moms lakukan agar balita sukses toilet training di malam hari.



1. Barengi waktu toilet training malam dan siang hari

Alasan utama Moms untuk mengajarkan Si Kecil toilet training di malam hari tentu salah satunya karena kesuksesan yang telah ia capai saat melakukan toilet training di siang hari. Nah, banyak dokter yang juga menyarankan untuk melakukan toilet training pada malam hari mendekati periode Si Kecil saat belajar toilet training di siang hari, dibandingkan jika Moms melakukannya nanti atau di lain waktu.

Selain itu, ketika popok Si Kecil kering untuk waktu yang cukup lama pada siang hari, misalnya saat popoknya kering selama dua jam secara konsisten, ini juga bisa menjadi indikator bahwa Si Kecil sudah seharusnya dilatih toilet training pada malam hari.

2. Biasakan Si Kecil untuk ke toilet sebelum tidur

Ini merupakan hal sederhana namun penting dilakukan saat Moms mulai melatih Si Kecil toilet training di malam hari. Membiasakan Si Kecil ke toilet sebelum tidur juga dapat mengurangi risiko terjadinya 'kecelakaan', misalnya mengompol di malam hari. Esok paginya setelah ia bangun dari tidurnya, jangan lupa untuk mengajaknya lagi ke toilet, entah untuk buang air kecil atau buang air besar, sehingga ia merasa lega dan siap bermain.

3. Batasi asupan cairan sebelum tidur

Selain membiasakannya untuk ke toilet sebelum tidur, Moms juga perlu memperhatikan asupan cairan anak sebelum tidur. Dengan membiarkan Si Kecil untuk tidak minum cairan apa pun beberapa jam sebelum tidur, hal ini berarti bisa menjaga kemihnya tidak terlalu penuh dan menghindari ia mengompol di malam hari serta membuat popoknya kering lebih lama.



4. Ajak Si Kecil ke toilet di sela-sela waktu tidurnya

Setelah 2 hingga 3 jam Si Kecil tertidur di malam hari, Moms bisa membangunkannya untuk pergi ke kamar mandi guna buang air kecil. Atau bila Anda tahu jam-jam rawan popok Si Kecil penuh, Anda bisa membangunkannya lebih awal sebelum ia mengompol. Dengan membangunkannya di sela-sela tidurnya, berarti Anda mengajarkan Si Kecil untuk dapat mengontrol kandung kemihnya dengan lebih baik dan membiarkan ia merasakan seperti apa bila kandung kemih penuh saat ia bangun tidur, sehingga nantinya ia lebih sadar untuk bangun dan pergi ke toilet tanpa bantuan Moms.

5. Antisipasi Si Kecil mengompol di malam hari

Karena masih dalam proses belajar toilet training, maka Moms perlu mengantisipasi kemungkinan Si Kecil mengompol di malam hari. Pastikan Anda menyiapkan cadangan popoknya, celana, piyama, atau bahkan menyiapkan bantalan kasur dan seprei anti air agar ia bisa kembali tidur tanpa menggangu jadwal tidurnya. Hal lain, mungkin Moms bisa menaruh mainan favoritnya yang mudah Anda jangkau untuk memudahkan Anda saat kembali menidurkan Si Kecil.

6. Tak usah dibawa stres, Moms!

Jika Si Kecil masih kerap mengompol ketika telah melakukan toilet training, tak usah dibawa stres, Moms. Karena bila Anda merasa stres ini akan terpancar di wajah Anda dan Si Kecil juga bisa merasakan hal yang sama. Ingatlah nantinya anak akan belajar sendiri dan memang ini perlu waktu sampai ia berhasil melewati proses toilet training di malam hari.

Bila Anda merasa stres atau tertekan, ini bisa menyebabkan otot kandung kemih anak Anda rileks dan justru ia bisa buang air kecil pada waktu yang paling tidak terduga. Jadi, santai saja ya, Moms. Bila Anda belum berhasil mengajarinya toilet traning pada malam hari, ini tidak menjadikan Anda sebagai ibu yang buruk, kok!

7. Ketahui masalah yang menghambat proses toilet training Si Kecil di malam hari

Selain stres yang bisa membuat Si Kecil sulit fokus toilet training di malam hari, drama yang mungkin terjadi di dalam keluarga atau hal sederhana yang mungkin membuat Si Kecil stres, entah itu hari-harinya di rumah atau di sekolah atau ada suatu hal yang tak bisa ia dapatkan, bahkan mungkin adanya masalah kesehatan pada anak Anda, semua bisa menjadi penyebab proses belajar toilet training di malam hari berjalan lebih lambat bagi anak Anda. Maka tak ada salahnya Anda konsultasikan hal ini dengan dokter anak Anda untuk mengetahui apa yang menjadi penghambat proses toilet training-nya. (Vonda Nabilla/SW/Dok. Freepik)



Tags: anak,   balita,   toilet training,   potty training