Mother&Baby Indonesia
Bagaimana Menghadapi Mertua yang Terlalu Ikut Campur?

Bagaimana Menghadapi Mertua yang Terlalu Ikut Campur?

T: Bagaimana cara menghadapi mertua yang tidak menghargai privasi saya dan suami? Ia juga terlalu ikut campur dalam rumah tangga kami.

J: Idealnya, sampaikan keberatan Anda tersebut kepada mertua perihal perilaku mertua yang Anda anggap tidak menghargai privasi Anda dan suami. Sampaikan juga apa harapan Anda kepada mertua, perilaku seperti apa dari mertua yang Anda harapkan.

Bicarakan hal ini secara baik tanpa menyerang atau menyalahkan pihak mana pun. Berfokus pada tujuan diskusi adalah untuk mencapai rasa nyaman bagi semua. Kalau dirasa tidak nyaman dibicarakan langsung dengan mertua, maka cobalah untuk menyampaikan melalui suami, karena ia pasti lebih paham cara berkomunikasi yang tepat dengan mertua Anda.



Begitu juga dengan masalah ikut campur mertua dalam rumah tangga. Idealnya, suami istri yang berkomitmen membangun rumah tangga harus terus mengembangkan kemampuan dirinya untuk menjalani rumah tangga.

Nah, kalau terbiasa membiarkan orang lain mengendalikan rumah tangga Anda, artinya sama saja tidak mengasah kemampuan suami istri untuk mengendalikan rumah tangga. Bukan berarti orang tua atau mertua tidak boleh mencampuri urusan rumah tangga, tetapi sebaiknya dibatasi.



Tentu tidak ada yang salah dengan masukan atau nasihat dari orang tua, tetapi yang sebaiknya tidak dilakukan adalah memberikan kendali atau kontrol kepada orang tua atau mertua. Harus suami istri sendiri yang memegang kendali atau kontrol atas rumah tangganya.

Sampaikan kepada mertua bahwa Anda dan suami ingin diberi kesempatan untuk mengasah kemampuan dalam menjalani rumah tangga sendiri.

Dijawab oleh Dessy Ilsanty, M.Psi, Psikolog. (M&B/TW/SW/Dok. Freepik)



Tags: keluarga,   pernikahan,   suami istri,   mertua,   rumah tangga








Cover Januari - Februari 2020