Mother&Baby Indonesia
Wajarkah Jika Ibu Sulit Berpisah dengan Anak?

Wajarkah Jika Ibu Sulit Berpisah dengan Anak?

Menjadi orang tua baru memang bisa mengubah Anda menjadi lebih protektif pada anak. Terlebih jika penantian Anda untuk kehadiran Si Kecil sudah berlangsung sangat lama. Anda tak ingin ia merasakan sakit, sedih, atau mengalami hal buruk lainnya.

Hal tersebut ternyata bisa menjadikan Moms sebagai sosok yang tak hanya protektif, tapi sampai menjadi terlalu takut untuk berpisah darinya meskipun hanya sesaat. Sebab rasa sedih dan sakit akibat perkataan atau tindakan orang lain yang dialami Si Kecil rasanya bisa Anda rasakan juga, bahkan dua hingga tiga kali lipat lebih berat.

Meski begitu, sekuat apa pun usaha yang dilakukan, Anda harus menyadari bahwa tidak selamanya Anda bisa bersama-sama dengan Si Kecil. Kelak, mereka akan dewasa dan memiliki kehidupannya sendiri. Anda pun pasti berharap buah hati Anda dapat menjadi orang dewasa yang dapat menyelesaikan masalah, berprestasi, berguna, dan mempunyai keterampilan hidup yang baik.



Baca juga: Pentingnya Gerakan Kembali ke Meja Makan untuk Keluarga


Menjaga Terlalu Berlebihan

Apabila Anda terlalu melindunginya saat ini, maka kelak ia akan bingung. Ia tidak terbiasa menyelesaikan masalah, sulit berinisiatif, dan mudah stres karena tidak biasa menanggung risiko. Lebih parah lagi, jika ia tidak terampil dalam kehidupannya.

Maka, agar Si Kecil menjadi orang dewasa yang terampil, ia harus dilatih sejak kecil. Karena keterampilan ini tidak akan muncul sendiri. Semakin dini dilatih, akan semakin mudah baginya untuk belajar. Dan saat ia sudah terbiasa, ia tidak akan mengalami kesulitan lagi.




Yang Orang Tua Perlu Lakukan

Meski tidak mudah, Anda perlu membiarkan buah hati untuk belajar mengenai hidup dari semua pengalamannya. Tugas Moms hanya melatih dan mengawasinya saja dari jauh. Bila ia nanti mengalami masalah, Anda bisa membantu dengan memberinya berbagai alternatif penyelesaian masalah dan biarkan ia memilih belajar menerima risiko.

Mungkin Anda akan melihat Si Kecil mengalami kesulitan, namun pengalaman ini akan menjadi bekal yag amat bermanfaat baginya. Yang penting, Moms selalu siap untuk mendengarkan cerita dan berdiskusi dengannya ketika ia membutuhkan bantuan, bukan?

Jadi, yuk, berlatih untuk menjalani kehidupan bersama Si Kecil. Jalani dengan perlahan sambil memahaminya tanpa perlu memaksanya untuk selalu bersama Anda. Dengan begitu, Moms juga bisa tetap menjadi ibu yang sempurna baginya. (M&B/Vonia Lucky/SW/Dok. Freepik)



Tags: keluarga,   anak