Mother&Baby Indonesia
Asah Kemampuan Berpikir Anak dengan 3 Cara Ini!

Asah Kemampuan Berpikir Anak dengan 3 Cara Ini!

Kemampuan berpikir strategis sangat dibutuhkan agar seseorang mampu mencari solusi terhadap suatu masalah. Deborah Stipek, pakar psikologi, mengatakan kemampuan tersebut sebaiknya diasah di masa golden age Si Kecil.

Di usia dini, otak Si Kecil memang berkembang sangat pesat. “Apa yang terjadi selama 5 tahun pertama usia anak memiliki pengaruh yang signifikan dalam proses belajarnya nanti,” ujar Christopher P. Lucas, MD, Director of the Early Childhood Service di NYU Child Study Center, AS.

Inilah beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mengasah kemampuan berpikir Si Kecil:




1. Berikan Pilihan

Tantangan untuk berpikir strategis dan logis biasanya muncul ketika seseorang dihadapkan kepada beberapa pilihan. Untuk itu, asah kemampuan berpikir Si Kecil dengan memberikan beberapa pilihan ketika ia akan melakukan aktivitas atau menginginkan sesuatu. Misalnya, saat akan pergi berlibur ke daerah yang dingin, biarkan ia memilih sendiri baju yang ingin ia pakai. Anda cukup memberikan gambaran mengenai kondisi di sana.




2. Hadapi Masalah

Ketika mendapatkan suatu masalah, misalnya mainan Si Kecil direbut oleh temannya dan menangis, jangan langsung merayunya untuk mengalah dan berjanji akan memberikan mainan yang lain. Justru cara terbaik adalah dengan menenangkan Si Kecil dan minta ia untuk berbicara dengan baik dengan teman yang merebut mainannya. Minta Si Kecil untuk meminta temannya mengembalikan mainan. Jelaskan pula kepada Si Kecil bahwa menangis bukan cara yang tepat untuk menyelesaikan masalah yang ia hadapi.


3. Temukan Solusi

Beri Si Kecil kesempatan mengambil keputusan sendiri saat mendapatkan suatu tantangan atau masalah. Biarkan ia menyusun sendiri strategi untuk menyelesaikan hal tersebut. Anda juga bisa mengasah kemampuan ini dengan mengizinkan Si Kecil bermain game yang memiliki target dan membutuhkan pemikiran strategis, seperti balap mobil. Namun, tetap perhatikan waktunya ya, Moms. Bermain gadget terlalu lama juga tidak baik baginya, lho. (M&B/Tiffany/SW/Dok. Freepik)



Tags: anak,   balita,   kemampuan berpikir










Cover Mei-Juni-Juli 2020