Mother&Baby Indonesia
Token Economy System: Cara Efektif Mendisiplinkan Anak

Token Economy System: Cara Efektif Mendisiplinkan Anak

Moms, bagaimana cara Anda memberikan penghargaan atas pencapaian Si Kecil? Apakah Anda tipe orang tua yang lebih memilih memberikan hadiah berupa barang? Atau justru lebih suka membagikan uang sebagai reward atas keberhasilannya?

Sesungguhnya, memberikan penghargaan berupa uang atau hadiah bukan tindakan yang bijaksana, terutama bagi anak yang sudah lebih besar. Kebiasaan ini cenderung menimbulkan efek ketergantungan kepada anak. Si Kecil hanya akan mau berusaha bersikap baik hanya jika diiming-imingi hadiah dari orang tuanya. Selain itu, pemberian hadiah berupa uang atau barang juga akan membuat ia memiliki sifat materialistis.

Jadi bagaimana cara memberikan reward saat Anda berusaha mendisiplinkannya? Well, Moms bisa mencoba Token Economy System (TES)!




Apa yang Dimaksud TES?

Menurut situs Verywellfamily.comToken Economy System merupakan salah satu metode paling efektif dalam mendisiplinkan anak. Moms, mungkin pernah melihat bagaimana ibu guru memberikan bintang atau stiker ketika Si Kecil yang masih duduk di playgroup berhasil menjawab pertanyaan atau mengerjakan tugas.

Nah, TES sesungguhnya memiliki cara kerja yang hampir sama. Hanya saja TES lebih cocok diterapkan pada anak-anak yang lebih besar. Dalam sistem TES, anak akan mendapatkan token setiap harinya sebagai bentuk penghargaan atas kelakuan baiknnya, dan token ini bisa ditukar dengan ‘hadiah’ yang lebih besar sesuai dengan poin yang ditetapkan.


Menerapkan TES

Namun sangat disarankan, Moms tidak menerapkan peraturan yang terlalu rumit ketika menerapkan metode  Token Economy System  pada Si Kecil. Ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan saat memutuskan untuk menggunakan sistem ini guna mendisiplinkan Si Kecil.

1. Batasi tiga perilaku yang akan diatasi

Anda disarankan hanya memperhitungkan tiga perilaku saja ketika ingin menerapkan metode TES. Pilih perilaku yang sudah dilakukan anak dengan baik, satu perilaku yang perlu sedikit diperbaiki, dan satu lagi perilaku yang lebih sulit untuk diperbaiki.

2. Gambarkan perilaku yang diinginkan dengan cara positif

Usahakan untuk tidak ‘melarang’. Alih-alih mengatakan “Jangan memukul adikmu”, Anda bisa mengatakan “Jaga tanganmu sendiri”. Nyatakan dengan jelas perilaku yang ingin Anda lihat sehingga Anda bisa memberikan penghargaan atas perilaku baik tersebut dengan sebuah token.

3. Bagi periode waktu agar lebih singkat



Anda bisa membagi penerapan TES menjadi pagi, sepanjang sore, dan malam hari. Jadi Moms bisa saja memberikan token sebagai penghargaan karena anak sudah berperilaku yang sesuai pada malam hari. Pembagian waktu ini bertujuan agar Si Kecil tidak perlu menunggu terlalu lama atau merasa bosan, untuk mendapatkan token.

4. Benar-benar memberikan token

Jika sudah menjanjikan token, langsung berikan kepada anak jika ia berhasil menjalankan perilaku yang sudah ditetapkan. Cara ini bisa memotivasi anak agar lebih bersemangat untuk berperilaku baik dan menjaga disiplin.

5. Sediakan pilihan hadiah yang menarik

Moms, bisa menawarkan anak hadiah yang menarik dengan nilai bervariasi agar ia lebih bersemangat. Misalnya, Si Kecil boleh tidur 10 menit lebih malam bernilai 1 token, tapi membeli sesuatu dari toko bernilai 10 token.


Agar Berhasil...

• Gunakan koin plastik atau kelereng sebagai token. Pastikan Si Kecil tidak bisa memiliki akses ke tempat penyimpanan token. Anda tentu tak mau ia menambah jumlah token tanpa sepengetahuan Anda.

• Bantu Si Kecil menyimpan token yang dimilikinya. Anda bisa memberinya boks atau toples untuk menyimpan tokennya. Anak-anak biasanya suka berhitung dan semakin termotivasi untuk mendapatkan token.

• Jaga cara berpikir anak tetap positif tentang TES. Pastikan Si Kecil mengerti bahwa TES adalah sistem untuk memberikan penghargaan terhadap dirinya jika berperilaku baik.

• Jangan hanya berpatokan dengan barang-barang yang bisa dinilai dengan uang. Anda bisa memberikan penghargaan kepada seperti memeluknya, membacakan dongeng tambahan saat itu, atau mengajaknya makan malam di restoran. Moms, juga bisa meminta saran dari Si Kecil tentang apa saja bentuk penghargaan yang diinginkannya.

Penerapan  Token Economy System tidak selalu berjalan mulus. Ada kalanya Anda salah dalam menentukan penghargaan. Tapi jangan menyerah ya Moms. Bagaimana pun juga menerapkan disiplin memang memerlukan trials and errors. Selamat mencoba Moms. (Wieta Rachmatia/SW/Dok. Freepik)



Tags: anak,   balita,   token economy system,   mendisiplinkan anak