Mother&Baby Indonesia
Waspada, Bahaya Bisa Mengintai Bayi di Baby Spa

Waspada, Bahaya Bisa Mengintai Bayi di Baby Spa

Bukan hanya untuk para Moms, saat ini sudah banyak spa yang menyediakan paket perawatan bagi bayi, lho. Apakah Anda termasuk yang gemar memanjakan Si Kecil di tempat spa?

Spa bayi diyakini memiliki banyak manfaat. Selain membiasakan anak berinteraksi dengan orang lain, membawa Si Kecil ke spa juga membuatnya lebih rileks dan bisa tidur lebih nyenyak.

Namun jangan asal pilih spa ya, Moms! Ada bahaya yang mengintai saat Anda membawa Si Kecil ke spa yang kinerjanya tidak bagus.




Penggunaan Neck Ring

Salah satu kegiatan di baby spa adalah berenang. Biasanya, bayi akan dipakaikan pelampung di leher atau neck ring guna mencegah tenggelam. 

Menurut laporan yang dirilis Birthlight, sebuah yayasan nirlaba di Inggris yang fokus pada keselamatan keluarga, dan Swimming Teachers’ Association (STA), penggunaan neck ring ternyata bisa menimbulkan efek negatif dari segi fisik, saraf, dan psikologis.

Mereka beranggapan, bayi justru akan merasa terisolasi mengapung sendirian tanpa kontak dengan orang terdekatnya. Meski orang tua atau pengawas spa berada di area tersebut, sesungguhnya bayi tidak bisa menikmati aktivitas bergerak bebas saat terisolasi dari orang lain.

“Selain itu, ada potensi bahaya yang berhubungan dengan penggunaan neck ring. Walau diklaim sangat aman dan nyaman bagi bayi, alat ini membatasi kebebasan bergerak bayi dan bisa menimbulkan efek jangka panjang,” jelas Francoise Freedman, pendiri Birthlight.

“Saat bayi ‘tergantung’ secara vertikal di air dengan kepala mereka ditopang struktur yang tidak benar-benar kokoh, maka ada risiko tekanan di bagian lunak tulang di leher dan potensi terjadinya ketegangan pada ligamen serta otot-otot. Perlu diketahui, kontrol kepala merupakan kemampuan penting pertama dalam tahap awal perkembangan bayi dan hal ini dibatasi dengan adanya neck ring,” lanjut Freedman.

Jika ingin mengajak bayi berenang, disarankan Moms juga mendampingi sambil memegang tangannya. Selain lebih aman, Si Kecil juga tidak akan merasa terisolisasi dari orang-orang di sekitarnya.




Soal Kebersihan

Selain penggunaan neck ring, soal kebersihan fasilitas juga perlu diperhatikan. Di usianya yang masih rentan, bayi mudah sekali terserang penyakit. Penggunaan alat-alat di tempat spa seperti kolam dan tempat tidur secara bergantian, tentunya berpotensi menularkan penyakit.

Jangan lupa, salah satu fasilitas baby spa adalah pijat bayi. Pemijat tentunya akan menggunakan minyak tertentu saat memijat Si Kecil. Moms perlu perhatikan apakah minyak tersebut aman untuk anak Anda. Last but not least, pastikan juga bahan-bahan yang digunakan tidak menimbulkan alergi di kulit sensitif Si Kecil.


Hal yang Perlu Diperhatikan

Apabila Moms ingin memanjakan Si Kecil di baby spa, perhatikan hal-hal berikut ini ya Moms:

1. Pilih baby spa yang memang sudah terkenal dalam merawat bayi dan direkomendasikan oleh banyak orang. Sebelum pergi, Anda disarankan untuk mencari info dan review tempat spa tersebut di internet.

2. Perhatikan kebersihan tempat spa. Tidak ada salahnya Anda bertanya apakah air yang digunakan untuk bayi berenang dibersihkan secara rutin, atau handuk serta peralatan lainnya digunakan secara bergantian atau diganti setiap kali ada pengunjung.

3. Jangan segan untuk mencari info soal produk-produk yang digunakan di spa tersebut dan bertanya apakah aman untuk anak Anda. (Wieta Rachmatia/SW/Dok. Freepik)



Tags: anak,   bayi,   baby spa,   pelampung,   neck ring,   pijat bayi








Related Article